Terakhir, kemampuan auman singa itu sendiri adalah sebuah keajaiban biologis. Singa memiliki tulang hyoid yang tidak sepenuhnya mengeras, tidak seperti kucing kecil. Tulang ini memberikan fleksibilitas pada laring, memungkinkan pita suara untuk bergetar pada frekuensi yang sangat rendah, menghasilkan suara auman yang dalam dan beresonansi yang menjadi ciri khas mereka.
Secara keseluruhan, auman singa adalah bahasa yang kuat dan multifungsi. Ia adalah gabungan dari komunikasi teritorial, sosial, dan dominasi yang fundamental bagi kehidupan mereka di alam liar, menjadikannya lebih dari sekadar pekikan menakutkan, melainkan sebuah instrumen kelangsungan hidup yang sangat canggih.