Surai singa jantan adalah salah satu ciri fisik paling ikonik yang membedakan mereka dari spesies kucing besar lainnya. Lebih dari sekadar simbol kegagahan, surai yang megah ini adalah sebuah petunjuk visual yang kompleks, menyampaikan informasi penting tentang kesehatan, status sosial, dan kemampuan tempur seekor singa. Fungsi biologisnya yang beragam telah lama menjadi objek penelitian mendalam di kalangan ahli biologi.
Menurut studi yang dilakukan oleh para ahli biologi evolusi, surai berfungsi sebagai indikator visual utama dalam proses seleksi alam. Surai yang lebih lebat, gelap, dan penuh menandakan tingkat kesehatan yang optimal dan kadar testosteron yang tinggi pada singa jantan. Surai yang gelap juga menyerap panas lebih banyak, yang berarti singa dengan surai gelap harus mampu mentoleransi suhu tubuh yang lebih tinggi. Toleransi panas ini menunjukkan kebugaran genetik yang superior. Singa betina secara naluriah tertarik pada sifat-sifat ini karena mereka menjanjikan gen yang kuat untuk keturunan mereka.