Pegangan tangan biasanya dilakukan saat berjalan bersama pasangan atau duduk berdua. Namun, tahukah kamu bahwa kebiasaan sederhana ini juga memberikan banyak manfaat jika dilakukan saat tidur?
Menurut sejumlah penelitian, sentuhan fisik seperti pegangan tangan dapat memicu pelepasan hormon oksitosin, yang sering disebut hormon cinta. Hormon ini memberikan efek positif pada tubuh dan pikiran, membantu menciptakan rasa tenang, serta meningkatkan kualitas hubungan dengan pasangan.Tak hanya membuat hubungan semakin harmonis, kebiasaan ini juga dapat membantu tidur lebih nyenyak dan menjaga kesehatan secara menyeluruh. Berikut adalah 7 manfaat pegangan tangan saat tidur yang penting untuk kamu ketahui:
1. Mengurangi Stres dan Kecemasan
Setelah menjalani hari yang panjang dan melelahkan, tubuh dan pikiran sering kali masih terasa tegang meskipun sudah berbaring di tempat tidur. Menurut jurnal Behavioral Medicine, sentuhan dari pasangan, termasuk pegangan tangan, dapat menurunkan kadar hormon kortisol, yaitu hormon yang memicu stres.Pegangan tangan mengirimkan sinyal ke otak bahwa kamu berada di lingkungan yang aman dan penuh dukungan. Efeknya, detak jantung melambat, pernapasan menjadi lebih teratur, dan rasa cemas berkurang. Dengan begitu, tubuh lebih siap untuk memasuki fase tidur nyenyak.
2. Memperkuat Ikatan Emosional
Kontak fisik yang konsisten, termasuk pegangan tangan, dapat memicu pelepasan oksitosin yang berperan penting dalam memperkuat rasa percaya, kedekatan, dan kasih sayang. Dalam jurnal Psychology Today dijelaskan bahwa oksitosin membantu membangun hubungan yang lebih intim dan mengurangi rasa terasing.Tidur sambil menggenggam tangan pasangan menciptakan rasa aman, seolah tubuh mengingatkan diri sendiri bahwa ada seseorang yang siap memberikan dukungan. Kedekatan emosional ini tak hanya membuat hubungan lebih harmonis, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan yang mendalam.