Tampang

Harimau Jawa Belum Punah? Bukti Baru di Sukabumi Picu Harapan

23 Mar 2025 16:09 wib. 69
0 0
Harimau Jawa Belum Punah? Bukti Baru di Sukabumi Picu Harapan
Sumber foto: iStock

"Melalui analisis mtDNA yang komprehensif, kami menyimpulkan bahwa sampel bulu yang diambil di Sukabumi Selatan berasal dari Harimau Jawa, dan masih dari kelompok yang sama dengan spesimen yang diambil pada tahun 1930," ungkap tim peneliti dalam laporan ilmiah mereka yang dipublikasikan di jurnal Oryx. Penemuan ini tidak hanya memberikan harapan baru bagi pelestarian Harimau Jawa, tetapi juga menjadi landasan bagi upaya-upaya konservasi yang lebih lanjut.

Kabar penemuan tersebut tentunya mengundang antusiasme dari berbagai kalangan, khususnya aktivis pelindungan satwa liar di Indonesia. Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Setyawan Pudyatmoko, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hasil penelitian mengenai keberadaan harimau itu. “Penelitian ini telah memicu spekulasi bahwa Harimau Jawa masih berkeliaran. Kami siap dan akan berupaya untuk menindaklanjutinya,” ujarnya kepada Reuters.

Dalam upaya melacak keberadaan Harimau Jawa lebih lanjut, Kementerian LHK melakukan berbagai inisiatif. Mereka berencana memasang kamera trap di lokasi-lokasi strategis dan memperluas pencarian untuk menemukan jejak-jejak DNA yang mungkin tersisa di lingkungan sekitar. Pendekatan ini melibatkan kerjasama dengan para ahli genetika untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang populasi harimau yang mungkin masih ada.

Selain langkah-langkah praktis tersebut, penting untuk menyadari bahwa keberadaan Harimau Jawa bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan lembaga konservasi, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan. Setyawan menekankan bahwa jika harimau jawa akhirnya terbukti belum punah, maka spesies ini akan mendapatkan perlindungan hukum yang lebih kuat. “Adalah tanggung jawab semua pihak, termasuk masyarakat, untuk turut berperan serta dalam menjaga keberlangsungan populasi harimau ini,” tegasnya.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?