Dalam konteks budaya, pandangan terhadap tangan kidal juga bervariasi antara satu masyarakat dengan masyarakat lainnya. Di latar belakang budaya tertentu, tangan kiri sering kali dianggap kurang baik, sehingga anak-anak yang kidal diharapkan untuk beradaptasi dan menulis dengan tangan kanan. Hal ini bisa memengaruhi tulisan tangan mereka, karena mereka dipaksa untuk mengubah cara alami mereka dalam menulis.
Perbedaan ini jelas menunjukkan bahwa tulisan tangan tidak hanya sekadar soal estetika, tetapi juga mencerminkan berbagai factor psikologis dan motorik. Dengan melakukan analisis tulisan tangan yang cermat, kita dapat memahami lebih dalam tentang perbedaan tulisan tangan orang yang kidal dan tidak kidal serta pengaruh yang dihasilkan oleh faktor-faktor tersebut.