Dari segi perbedaan motorik, ada banyak faktor yang memengaruhi cara individu menulis. Kemampuan motorik halus pada tangan sangat penting dalam menentukan seberapa rapi dan jelas tulisan tangan seseorang. Penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan dalam perkembangan motorik halus antara anak-anak kidal dan tidak kidal. Misalnya, anak-anak kidal mungkin memerlukan waktu lebih banyak untuk mengembangkan koordinasi mata-tangan yang efisien, yang dapat memengaruhi bagaimana mereka menulis. Hal ini dapat menghasilkan tulisan tangan kidal yang lebih bervariasi dan kadang-kadang lebih sukar dibaca dibandingkan dengan anak-anak yang tidak kidal.
Pada titik ini, analisis tulisan tangan juga muncul sebagai alat berharga untuk memahami perbedaan ini lebih dalam. Ahli grafologi, yang mempelajari tulisan tangan, sering mencari tahu karakteristik yang berbeda untuk menentukan kekuatan kepribadian dan cara berpikir individu. Dalam studi grafologi terhadap tulisan tangan kidal dan tidak kidal, mereka mungkin menemukan bahwa tulisan tangan kidal menunjukkan lebih banyak ekspresi emosi, sedangkan tulisan tangan dari orang yang tidak kidal cenderung lebih logis dan teratur.
Faktor lain yang dapat memengaruhi tulisan tangan adalah kebiasaan pribadi dan pendidikan. Keduanya memiliki peran penting dalam membentuk gaya tulisan tangan seseorang. Banyak anak-anak yang belajar menulis di sekolah dengan metode yang sama, tetapi teknik dan bahan yang digunakan bisa berbeda, terutama untuk anak-anak kidal. Sekolah seringkali menyediakan alat tulis yang tidak selalu ramah kepada penulis kidal, sehingga bisa mengakibatkan perbedaan gaya yang signifikan dalam hasil tulisan.