Meski insiden ini cukup mengganggu kelancaran proyek pembongkaran pagar laut, pihak TNI AL tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Hermanto menegaskan bahwa keselamatan personel adalah prioritas utama, dan pihaknya akan terus melakukan evaluasi serta meningkatkan prosedur keamanan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
"Ini adalah pekerjaan yang sangat menantang, namun kami akan memastikan bahwa proyek ini selesai dengan baik dan aman bagi semua personel yang terlibat," tambah Hermanto. Proyek ini diharapkan dapat memberikan kontribusi besar terhadap pengamanan wilayah laut dan pesisir Indonesia.