Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
YAICI Perkuat Alasan Susu Kental Manis Bukanlah Susu Bernutrisi

YAICI Perkuat Alasan Susu Kental Manis Bukanlah Susu Bernutrisi

12 Juli 2018 | Dibaca : 104x | Penulis : Nur Atinal Khusna

Ada apa dengan susu kental manis yang akhir-akhir ini dikritisi oleh banyak pihak terkait keberadaannya?

Sejak dulu kala, susu kental manis memang menjadi andalan banyak keluarga untuk memnuhi kebutuhan gizi sang anak. Selain dinilai cukup murah, penyajian suus kental manis pun tak perlu ditambahkan gula lagi. Sebab, rasanya memang sudah manis sesuai dengan namanya.

Yayasan Abripraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) yang bergerak di bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat Indonesia menilai produk susu kental manis miss persepsi di masyarakat. Hal ini berbuntut pada permintaan YAICI yang melarang Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) agar tidak menyiarkan iklan tentang susu kental manis.

Ketua Harian YAICI, Arif Hidayat mengaku telah bertemu dengan pihak Komisi Penyiaran Indonesia terkait iklan SKM dari setahun yang lalu. Namun, KPI memberikan alasan tak memiliki justifikasi yang jelas dan pernyataan dari BPOM untuk menghentikan iklan tersebut.

Padahal, sebelumnya YAICI sudah melakukan advokasi ke Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Alhasil, BPOM malah menentang rekomendasi tentang aturan penggunaan kata susu. Saat ini, BPOM pun telah menerbitkan aturan tentang label dan iklan pada produk susu kental manis.

"Awal-awalnya kami ditentang habis tentang kandungan gula ini alasannya ini adalah susu dan tidak bisa dirubah ke creamer kemana, tapi sekarang akhirnya bobol, mereka makan sendiri pernyataan mereka, kami sempat di BPOM diceramahin abis itu, akhirnya kami keluarkan hasil riset, terbukti semuanya," tandas Arif.

Pihak YAICI tak lantas patah semangat, mereka tetap melancarkan tugas selanjutnya terkait aturan dari KPI mengenai iklan susu kental manis.

"Sekarang bagaimana tindakan dari KPI mereka awasi iklan itu atau tidak bagaimana ketegasan dari BPOM untuk mengawasi pelaksanaan pernyataan dari mereka juga," tegasnya.

Akhir kata, YAICI hanya ingin mendapatkan kejelasan seperti larangan siaran iklan susu kental manis agar diubah menjadi penambah makanan atau topping.

Pasalnya, menurut YAICI, susu kental manis bukanlah susu yang dikenal sebagai minuman bernutrisi, melainkan gula beraroma susu sepertinya layaknya sirup.

"Termasuk juga iklan visual juga iya, iklan cetak juga iya, karena selama ini yang dikeluarkan SKM adalah minuman bernutrisi keluarga dan dianjurkan diminum dua kali sehari di iklan mereka kan itu dari zaman dulu, jadi itu iklan mereka tidak menampilkan lagi seperti minuman tapi iklan mereka ke depan sebagai topping pelengkap makanan atau minuman," papar Arif.

Yaaaah, sekarang balik lagi pada Anda. Apakah Anda akan mengganti susu kental manis ke susu bubuk untuk memenuhi nutrisi tubuh anak Anda, atau tetap bertahan pada susu kental manis karena telah menjadi minuman favorit keluarga. Yang terpenting adalah keluarga Anda sehat dan kebutuhan nutrisi terpenuhi.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

10 Hal Ini Tak Mungkin Kamu Temukan pada Pria Baik
14 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dalam menjalin suatu hubungan asmara, wanita mana yang tak mau mendapatkan pria yang baik untuk dirinya. Pria dianggap baik, jika mereka ...
Pujian Takaaki Nakagami Kepada Cal Crutchlow
7 Desember 2017, by Rachmiamy
Balapan MotoGP 2018 akan bergulir beberapa bulan lagi. Banyak wajah baru bermunculan di MotoGP 2018, diantaranya Juara dunia Moto2 2017 Franco Morbidelli, ...
Ini Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia, Amerika masih Mendominasi
23 Januari 2018, by Zeal
Tampang - Menjadi orang terkaya didunia merupakan impian semua orang, namun untuk menjadi orang terkaya di dunia perlu usaha yang keras dan maksimal sehingga ...
Kesalahan yang Kerap Dilakukan Wanita  Saat Menggunakan Sheet Mask
30 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Apakah kamu termasuk orang yang menggunakan sheet mask secara rutin yang dijadikan sebagai salah satu skincare untuk perawatan kulit? Jika iya, maka salah satu ...
Kala Presiden Jokowi ke Jerman Beserta Keluarga Besarnya
5 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Presiden Jokowi tadi pagi bersama rombongan memulai lawatan ke Turki dan Jerman melalui Bandara Halim Perdana Kusumah, menggunakan pesawat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman