Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Tips Memberikan Makanan Pertama Bayi dengan Tepat

Tips Memberikan Makanan Pertama Bayi dengan Tepat

9 Juli 2018 | Dibaca : 486x | Penulis : Maman Soleman

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi yang memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dalam 6 bulan pertama. Setelah usia 6 bulan bayi memerlukan nutrisi tambahan dan sudah siap untuk diperkenalkan dengan makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI). Perkenalan pertama bayi terhadap makanan membantu bayi untuk menjadi familiar dengan beragam jenis makanan. Pada awalnya, bayi akan makan dalam jumlah yang masih sedikit sehingga ASI masih memegang peranan penting dalam tahap ini.

Memberikan makanan padat pertama kali pada waktu yang tepat sangatlah penting. Apabila terlalu dini, kurang dari usia 4 bulan, sistem pencernaan bayi masih belum siap dan dapat meningkatkan risiko alergi. Apabila ditunda terlalu lama setelah bayi berusia 6 bulan maka bayi tak akan mendapatkan nutrisi-nutrisi penting untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhannya.

Bayi juga akan kesulitan menerima rasa dan tekstur makanan baru dan juga meningkatkan risiko timbulnya alergi. Makanan pertama yang diberikan pada usia 6 bulan adalah makanan yang kaya akan zat besi termasuk sereal bayi yang diperkaya dengan zat besi atau makanan yang mengandung zat besi seperti daging sapi, ayam dan ikan, tahu serta kacang-kacangan yang dimasak dan dihaluskan menjadi pure.

Berbagai jenis makanan dapat diberikan pertama kali secara bersamaan. Jenis makanan lainnya yang dapat diberikan antara lain sayuran seperti kentang, ubi, labu, wortel, serta buah-buahan seperti apel, pir, pisang, alpukat. Yang harus diperhatikan adalah tekstur makanan yang harus menyesuaikan dengan tahapan perkembangan bayi. Diawali dengan makanan yang dihaluskan menjadi pure, lalu bertahap teksturnya menjadi lebih kasar dan padat.

Pemberiannya diawali dengan jumlah sedikit dicampur dengan ASI, sehari 1-2 kali setelah pemberian ASI, kemudian secara bertahap jumlah makanan dan waktu pemberiannya ditambah. Kukus atau rebus sayuran atau buah dengan sedikit air tanpa diberikan tambahan garam atau gula. Daging sapi, ayam, ikan dimasak dengan sedikit air tanpa ditambahkan bumbu. Haluskan makanan menggunakan blender sampai teksturnya halus. Makanan bayi yang dibuat sendiri dapat dimasukkan dalam wadah-wadah kecil disimpan dalam lemari es atau freezer dan pastikan terbebas dari kontaminasi saat dibuat, disimpan, dan disajikan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Trik Hidari Boros Saat Di Supermartket
9 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Wanita kalau sudah masuk perbelanjaan mau itu minimarket, supermarket ataupun pasar tradisional tapi lengkap udah deh mata jadi hijau. Segala ...
Manfaat Meminum Teh, bagi Wajah kita
21 Januari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Ternyata selain nikmat untuk diminum, teh memiliki banyak manfaat dari sisi kesehatan maupun kecantikan, lho! Berikut 7 manfaat air teh bagi ...
Mahfud MD : "Setnov Ketua DPR Terburuk Pasca Reformasi"
17 November 2017, by Admin
Tampang.com – Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta DPP Partai Golkar untuk segera melakukan langkah strategis demi penyelamatan partai ...
Ingin Wujudkan Keinginan Punya Rumah Pribadi Atau Apartemen? Berikut Tipsnya
30 Juni 2018, by Jenis Jaya Waruwu
  Siapa yang tidak ingin memiliki rumah hunian pribadi baik berupa rumah tapak maupun apartemen? Semua orang pasti menginginkannya bukan? Namun, ...
Trik Memakai Busana Bagi Si Tubuh Mungil
14 Desember 2017, by Maman Soleman
Mempunyai tubuh yang mungil atau kecil ternyata ada plus minusnya lho. Plusnya yaitu Anda dapat memakai beragam model pakaian, corak dan warna. Namun minusnya ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview