Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Tips Memberikan Makanan Pertama Bayi dengan Tepat

Tips Memberikan Makanan Pertama Bayi dengan Tepat

9 Juli 2018 | Dibaca : 60x | Penulis : Maman Soleman

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi yang memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dalam 6 bulan pertama. Setelah usia 6 bulan bayi memerlukan nutrisi tambahan dan sudah siap untuk diperkenalkan dengan makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI). Perkenalan pertama bayi terhadap makanan membantu bayi untuk menjadi familiar dengan beragam jenis makanan. Pada awalnya, bayi akan makan dalam jumlah yang masih sedikit sehingga ASI masih memegang peranan penting dalam tahap ini.

Memberikan makanan padat pertama kali pada waktu yang tepat sangatlah penting. Apabila terlalu dini, kurang dari usia 4 bulan, sistem pencernaan bayi masih belum siap dan dapat meningkatkan risiko alergi. Apabila ditunda terlalu lama setelah bayi berusia 6 bulan maka bayi tak akan mendapatkan nutrisi-nutrisi penting untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhannya.

Bayi juga akan kesulitan menerima rasa dan tekstur makanan baru dan juga meningkatkan risiko timbulnya alergi. Makanan pertama yang diberikan pada usia 6 bulan adalah makanan yang kaya akan zat besi termasuk sereal bayi yang diperkaya dengan zat besi atau makanan yang mengandung zat besi seperti daging sapi, ayam dan ikan, tahu serta kacang-kacangan yang dimasak dan dihaluskan menjadi pure.

Berbagai jenis makanan dapat diberikan pertama kali secara bersamaan. Jenis makanan lainnya yang dapat diberikan antara lain sayuran seperti kentang, ubi, labu, wortel, serta buah-buahan seperti apel, pir, pisang, alpukat. Yang harus diperhatikan adalah tekstur makanan yang harus menyesuaikan dengan tahapan perkembangan bayi. Diawali dengan makanan yang dihaluskan menjadi pure, lalu bertahap teksturnya menjadi lebih kasar dan padat.

Pemberiannya diawali dengan jumlah sedikit dicampur dengan ASI, sehari 1-2 kali setelah pemberian ASI, kemudian secara bertahap jumlah makanan dan waktu pemberiannya ditambah. Kukus atau rebus sayuran atau buah dengan sedikit air tanpa diberikan tambahan garam atau gula. Daging sapi, ayam, ikan dimasak dengan sedikit air tanpa ditambahkan bumbu. Haluskan makanan menggunakan blender sampai teksturnya halus. Makanan bayi yang dibuat sendiri dapat dimasukkan dalam wadah-wadah kecil disimpan dalam lemari es atau freezer dan pastikan terbebas dari kontaminasi saat dibuat, disimpan, dan disajikan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pilihan Filter pada Foto Instagram Ternyata Menggambarkan Kepribadian Seseorang
14 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kini, media sosial menjadi salah satu tempat orang-orang mengekspresikan diri dan kepribadiannya. Sebuah penelitian baru memanfaatkan tren ini ...
Ternyata Daun Kelor Bermanfaat Untuk Kesehatan
24 Mei 2018, by oteli w
Ternyata Daun Kelor Bermanfaat Untuk Kesehatan Daun kelor adalah daun yang biasa dimanfaatkan sebagian orang untuk membuat sayur. Daun kelor memiliki ...
Pelatihan Otak Komersial Tidak Memperbaiki Pengambilan Keputusan Atau Fungsi Kognitif
12 Juli 2017, by Fernandusman
Pelatihan otak komersial tidak meningkatkan pengambilan keputusan atau fungsi kognitif, demikian hasil penelitian baru. Sebuah studi baru menemukan bahwa ...
Alasan Mengapa Orang Jepang Cenderung Lebih Sehat, Lebih Bugar, dan Hidup Lebih Lama
28 Agustus 2017, by Noor Azizah
Sempat menjadi perbincangan hangat, bagaimana pengaruh memakan nasi Jepang (termasuk beberapa negara di Asia Timur) membuat warganya lebih sehat dibanding ...
Nasib Simone Zaza yang baru Gabung Timnas Italia harus Batal Tampil karena Cedera
11 November 2017, by Admin
Tampang.com - Sungguh sial nasib penyerang Italia Simone Zaza. Setelah menunggu setahun buat dipanggil bergabung lagi dengan Azzurri, kok ya nasib apes ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
belireview