Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Tips Memberikan Makanan Pertama Bayi dengan Tepat

Tips Memberikan Makanan Pertama Bayi dengan Tepat

9 Juli 2018 | Dibaca : 152x | Penulis : Maman Soleman

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi yang memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dalam 6 bulan pertama. Setelah usia 6 bulan bayi memerlukan nutrisi tambahan dan sudah siap untuk diperkenalkan dengan makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI). Perkenalan pertama bayi terhadap makanan membantu bayi untuk menjadi familiar dengan beragam jenis makanan. Pada awalnya, bayi akan makan dalam jumlah yang masih sedikit sehingga ASI masih memegang peranan penting dalam tahap ini.

Memberikan makanan padat pertama kali pada waktu yang tepat sangatlah penting. Apabila terlalu dini, kurang dari usia 4 bulan, sistem pencernaan bayi masih belum siap dan dapat meningkatkan risiko alergi. Apabila ditunda terlalu lama setelah bayi berusia 6 bulan maka bayi tak akan mendapatkan nutrisi-nutrisi penting untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhannya.

Bayi juga akan kesulitan menerima rasa dan tekstur makanan baru dan juga meningkatkan risiko timbulnya alergi. Makanan pertama yang diberikan pada usia 6 bulan adalah makanan yang kaya akan zat besi termasuk sereal bayi yang diperkaya dengan zat besi atau makanan yang mengandung zat besi seperti daging sapi, ayam dan ikan, tahu serta kacang-kacangan yang dimasak dan dihaluskan menjadi pure.

Berbagai jenis makanan dapat diberikan pertama kali secara bersamaan. Jenis makanan lainnya yang dapat diberikan antara lain sayuran seperti kentang, ubi, labu, wortel, serta buah-buahan seperti apel, pir, pisang, alpukat. Yang harus diperhatikan adalah tekstur makanan yang harus menyesuaikan dengan tahapan perkembangan bayi. Diawali dengan makanan yang dihaluskan menjadi pure, lalu bertahap teksturnya menjadi lebih kasar dan padat.

Pemberiannya diawali dengan jumlah sedikit dicampur dengan ASI, sehari 1-2 kali setelah pemberian ASI, kemudian secara bertahap jumlah makanan dan waktu pemberiannya ditambah. Kukus atau rebus sayuran atau buah dengan sedikit air tanpa diberikan tambahan garam atau gula. Daging sapi, ayam, ikan dimasak dengan sedikit air tanpa ditambahkan bumbu. Haluskan makanan menggunakan blender sampai teksturnya halus. Makanan bayi yang dibuat sendiri dapat dimasukkan dalam wadah-wadah kecil disimpan dalam lemari es atau freezer dan pastikan terbebas dari kontaminasi saat dibuat, disimpan, dan disajikan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

lindsay lohan
29 Juni 2017, by Tonton Taufik
Seorang bintang film Amerika yang sedang belajar tentang agama Islam, menurut beberapa berita, mengucapkan Eid Mubarak, sambil mengutip kata-kata dari bunda ...
Mungkinkah Stress bisa Picu Kolesterol Tinggi ?
20 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Pola hidup dan gaya hidup masyarakat sekarang, terutama masyarakat di perkotaan yang semakin ketat dalam persaingan baik di dunia kerja maupun ...
nasi goreng hitam
5 Mei 2017, by Ayu
Jenis kuliner hitam memang lagi hits baru-baru ini serta sudah menjadi Tren Kuliner Hitam yang harus Kalian Coba. Perlu diketahui bahwa Warna hitam dari ...
Cara Mengobati Wasir Dengan Minyak Zaitun
15 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Minyak zaitun adalah sebuah bahan alami yang berkandungan tinggi akan sifat anti-inflamasi sehingga otomatis wasir dapat teredakan dan bahkan pembengkakannya ...
La Vecchia Signora Juventus Berhasil Mengalahkan Tamunya  Sporting Lisbon Dengan Skor 2-1
19 Oktober 2017, by Rachmiamy
Klub Raksasa Italia Juventus berhasil mengalahkan tamunya Sporting Lisbon pada laga pekan ketiga babak penyisihan grup D Liga Champion 2017/2018. La Vecchia ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab