Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Tips Memberikan Makanan Pertama Bayi dengan Tepat

Tips Memberikan Makanan Pertama Bayi dengan Tepat

9 Juli 2018 | Dibaca : 34x | Penulis : Maman Soleman

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi yang memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dalam 6 bulan pertama. Setelah usia 6 bulan bayi memerlukan nutrisi tambahan dan sudah siap untuk diperkenalkan dengan makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI). Perkenalan pertama bayi terhadap makanan membantu bayi untuk menjadi familiar dengan beragam jenis makanan. Pada awalnya, bayi akan makan dalam jumlah yang masih sedikit sehingga ASI masih memegang peranan penting dalam tahap ini.

Memberikan makanan padat pertama kali pada waktu yang tepat sangatlah penting. Apabila terlalu dini, kurang dari usia 4 bulan, sistem pencernaan bayi masih belum siap dan dapat meningkatkan risiko alergi. Apabila ditunda terlalu lama setelah bayi berusia 6 bulan maka bayi tak akan mendapatkan nutrisi-nutrisi penting untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhannya.

Bayi juga akan kesulitan menerima rasa dan tekstur makanan baru dan juga meningkatkan risiko timbulnya alergi. Makanan pertama yang diberikan pada usia 6 bulan adalah makanan yang kaya akan zat besi termasuk sereal bayi yang diperkaya dengan zat besi atau makanan yang mengandung zat besi seperti daging sapi, ayam dan ikan, tahu serta kacang-kacangan yang dimasak dan dihaluskan menjadi pure.

Berbagai jenis makanan dapat diberikan pertama kali secara bersamaan. Jenis makanan lainnya yang dapat diberikan antara lain sayuran seperti kentang, ubi, labu, wortel, serta buah-buahan seperti apel, pir, pisang, alpukat. Yang harus diperhatikan adalah tekstur makanan yang harus menyesuaikan dengan tahapan perkembangan bayi. Diawali dengan makanan yang dihaluskan menjadi pure, lalu bertahap teksturnya menjadi lebih kasar dan padat.

Pemberiannya diawali dengan jumlah sedikit dicampur dengan ASI, sehari 1-2 kali setelah pemberian ASI, kemudian secara bertahap jumlah makanan dan waktu pemberiannya ditambah. Kukus atau rebus sayuran atau buah dengan sedikit air tanpa diberikan tambahan garam atau gula. Daging sapi, ayam, ikan dimasak dengan sedikit air tanpa ditambahkan bumbu. Haluskan makanan menggunakan blender sampai teksturnya halus. Makanan bayi yang dibuat sendiri dapat dimasukkan dalam wadah-wadah kecil disimpan dalam lemari es atau freezer dan pastikan terbebas dari kontaminasi saat dibuat, disimpan, dan disajikan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ribuan Umat Islam Hadiri Zikir Bersama di Kampus Uninus Bandung
1 November 2017, by Admin
  Tampang.com .BANDUNG - Peluncuran Majelis Silaturahmi Nusantara (MSN) diisi dengan zikir bersama yang diikuti ribuan umat Islam se Jawa Barat di ...
Bahaya di Balik Kelezatan Makanan yang di Bakar
4 Mei 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Makanan yang disajikan dengan cara di bakar memiliki cita rasa tersendiri yang menggugah selera. Siapa yang tak suka makanan yang dibakar seperti ...
Antisipasi Peredaran Narkoba, Unnes Adakan Tes Urin Maba
27 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Universitas Negeri Semarang (Unnes) bekerja sama dengan kepolisian dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng untuk melakukan tes urin terhadap ribuan ...
Kurang Percaya Diri Karena Bibir Gelap? Ini Cara Mengatasinya
24 September 2017, by Risa Suadiani
Bibir yang berwarna gelap atau menghitam memang mengganggu penampilan. Banyak hal yang dapat menyebabkan bibir berwarna gelap. Kulit bibir memang seharusnya ...
McDonald's Pasang Loker Ponsel Agar Orang Bisa Ngobrol Saat Makan, Tapi Justru Ini yang Terjadi
19 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Agar pengunjung dapat fokus menikmati burger dan ayam goreng, jaringan resto waralaba global McDonald’s menyediakan loker khusus ponsel. Hal ini untuk ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview