Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Tips Memberikan Makanan Pertama Bayi dengan Tepat

Tips Memberikan Makanan Pertama Bayi dengan Tepat

9 Juli 2018 | Dibaca : 192x | Penulis : Maman Soleman

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi yang memenuhi kebutuhan nutrisi bayi dalam 6 bulan pertama. Setelah usia 6 bulan bayi memerlukan nutrisi tambahan dan sudah siap untuk diperkenalkan dengan makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI). Perkenalan pertama bayi terhadap makanan membantu bayi untuk menjadi familiar dengan beragam jenis makanan. Pada awalnya, bayi akan makan dalam jumlah yang masih sedikit sehingga ASI masih memegang peranan penting dalam tahap ini.

Memberikan makanan padat pertama kali pada waktu yang tepat sangatlah penting. Apabila terlalu dini, kurang dari usia 4 bulan, sistem pencernaan bayi masih belum siap dan dapat meningkatkan risiko alergi. Apabila ditunda terlalu lama setelah bayi berusia 6 bulan maka bayi tak akan mendapatkan nutrisi-nutrisi penting untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhannya.

Bayi juga akan kesulitan menerima rasa dan tekstur makanan baru dan juga meningkatkan risiko timbulnya alergi. Makanan pertama yang diberikan pada usia 6 bulan adalah makanan yang kaya akan zat besi termasuk sereal bayi yang diperkaya dengan zat besi atau makanan yang mengandung zat besi seperti daging sapi, ayam dan ikan, tahu serta kacang-kacangan yang dimasak dan dihaluskan menjadi pure.

Berbagai jenis makanan dapat diberikan pertama kali secara bersamaan. Jenis makanan lainnya yang dapat diberikan antara lain sayuran seperti kentang, ubi, labu, wortel, serta buah-buahan seperti apel, pir, pisang, alpukat. Yang harus diperhatikan adalah tekstur makanan yang harus menyesuaikan dengan tahapan perkembangan bayi. Diawali dengan makanan yang dihaluskan menjadi pure, lalu bertahap teksturnya menjadi lebih kasar dan padat.

Pemberiannya diawali dengan jumlah sedikit dicampur dengan ASI, sehari 1-2 kali setelah pemberian ASI, kemudian secara bertahap jumlah makanan dan waktu pemberiannya ditambah. Kukus atau rebus sayuran atau buah dengan sedikit air tanpa diberikan tambahan garam atau gula. Daging sapi, ayam, ikan dimasak dengan sedikit air tanpa ditambahkan bumbu. Haluskan makanan menggunakan blender sampai teksturnya halus. Makanan bayi yang dibuat sendiri dapat dimasukkan dalam wadah-wadah kecil disimpan dalam lemari es atau freezer dan pastikan terbebas dari kontaminasi saat dibuat, disimpan, dan disajikan.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Cara Adaptasi di Lingkungan Kerja Baru
23 Maret 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Pindah bekerja ditempat baru pasti memerlukan keberanian karena rasa cemas, ragu dan takut akan mungkin datang saat melangkah ke tempat kerja ...
Metro Mini Hajar Sejumlah Kendaraan, 2 Pengendara Motor Tewas
22 Desember 2017, by Retno Indriyani
Kecelakaan lalu lintas terjadi pagi tadi (Jum'at, 22-12-2017) di fly over Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kecelakaan ini melibatkan Metro Mini 69 jurusan ...
Turunkan Berat Badan dengan Laser Weber
2 Mei 2018, by Maman Soleman
Ada berbagai macam treatment yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Namun ada metode terbaru yang dapat digunakan yaitu laser weber. Cara kerja ...
Wanita, 6 Tanda Ini Buktikan Kamu Sedang Menjalin Hubungan dengan Pria Egois
15 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dalam menjalin hubungan asmara, pastinya wanita selalu ingin diperhatikan dan dimengerti. Jika seperti itu, pastinya wanita tak mau untuk ...
Ekonomi : Kekhawatiran Perdagangan Menyeret Harga Minyak Lebih Rendah
28 Mei 2018, by Slesta
Keprihatinan Eropa tentang volatilitas ekonomi berbasis luas dan resah atas guncangan sisi penawaran membantu mengirim harga minyak mentah turun tajam pada ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview