Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Ternyata ini Alasan Mengapa Mendengarkan Musik dan Merokok dilarang saat Berkendara

Ternyata ini Alasan Mengapa Mendengarkan Musik dan Merokok dilarang saat Berkendara

4 April 2018 | Dibaca : 431x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Beberapa waktu yang lalu, sempat booming di media sosial mengenai larangan mendegarkan musik dan merokok saat berkendara oleh pihak kepolisian. Terlepas benar atau tidaknya, larangan tersebut malah menimbulkan pro dan kontra dimasyarakat. Pasalnya tidak ada peraturan yang secara spesifik melarang perbuatan tersebut. Sebagian orang pun mendukungnya karena terdapat keterkaitan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1, dimana disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan, wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Dengan kata lain, pengemudi mobil ataupun motor tidak dibenarkan melakukan sesuatu yang justru mengganggu konsentrasi saat berkendara, misalnya sakit, lelah, mengantuk, menggunakan telepon, menonton tayangan pada layar yang terpasang di kendaraan, mengkonsumsi minuman beralkohol dan mengonsumsi obat-obatan terlarang. Termasuk dalam hal ini juga pengemudi dilarang merokok dan mendengarkan musik saat berkendara, karena dianggap dapat membuyarkan konsentrasi pengemudi.

Namun apabila kita melihat ungkapan dari Ketua lembaga swadaya masyarakat pemerhati keselamatan jalan, Road Safety Association (RSA) Indonesia, Ivan Virnanda, beliau menyatakan bahwas aktifitas apapun yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan berkendara ataupun mengemudi, sebenarnya dapat mengganggu bahkan dapat mengurangi konsentrasi seseorang saat berkendara. Beberapa aktifitas yang berpotensi memecah konsentrasi saat berkendara seperti halnya menggunakan ponsel, makan dan minum, termasuk pula mendengarkan musik dan merokok, sebaiknya tidak dilakukan oleh para pengemudi, agar keselamatan dalam setiap berkendara lebih terjamin.

Ivan pun menambahkan, bahwa segala sesuatu yang berpotensi mengganggu konsentrasi saat berkendara akan mengakibatkan distracted driving, atau pecahnya konsentrasi pengendara akibat melakukan aktivitas yang tidak ada hubungannya dengan berkendara.

Ivan dalam hal ini pun telah mensosialisasikan segitiga RSA, yakni rules, skill and attitude. Seorang pengendara hendaknya memahami rules atau aturan, dalam hal ini ialah aturan lalu lintas, kemudian pengendara pun hendaknya memiliki skil atau keterampilan dalam berkendara dan terakhir pengendara harus menjaga attitude atau etika dan perilku saat berkendara. Adapun mendengarkan musik dan merokok merupakan aktifitas di luar berkendara, maka secara aturan pun hal ini dilarang karena dapat mengundang bahaya. Adapun secara attitude, mendengarkan musik pun hendaknya dilakukan ketika tidak berkendara, sedangkan merokok saat berkendara akan mengganggu pengendara lain akibat asap rokok tersebut.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

6 Bahan Alami Atasi Jerawat dengan Ampuh
25 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Mengatasi jerawat tidak selalu mahal. Buat kamu yang tidak punya budget lebih untuk melakukan perawatan ketika mengatasi jerawat pada wajahmu, jangan khawatir. ...
gerard deulofeu
1 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk memulangkan kembali Gerard Deulofeu dari Everton, Barcelona telah mengaktifkan klausul pembelian kembali yang dikabarkan mencapai €12 ...
Ingin Tetap Sehat dan Fit?, Aplikasikan Cara Hidup Sehat Ini!
29 Juni 2018, by Maman Soleman
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menjalani hidup yang sehat. Di antaranya adalah makan yang bergizi, melakukan olahraga, istirahat yang cukup, mengelola ...
23 orang menjadi korban Miras Oplosan di Bandung
9 April 2018, by Zeal
Tampang.com - Miras oplosan kembali merenggut korban jiwa. Sampai hari ini, korban meninggal akibat miras oplosan sudah mencapai 23 orang. Jumlah ini adalah ...
Obesitas pada Anak harus Diwaspadai sejak Dini
18 Juli 2018, by Maman Soleman
Seorang ibu memiliki anak laki-laki berusia 2 tahun, namun berat badannya mencapai 16 kg. Banyak yang berpendapat bahwa anak tersebut obesitas, tapi sang ibu ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab