Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Ternyata ini Alasan Mengapa Mendengarkan Musik dan Merokok dilarang saat Berkendara

Ternyata ini Alasan Mengapa Mendengarkan Musik dan Merokok dilarang saat Berkendara

4 April 2018 | Dibaca : 287x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Beberapa waktu yang lalu, sempat booming di media sosial mengenai larangan mendegarkan musik dan merokok saat berkendara oleh pihak kepolisian. Terlepas benar atau tidaknya, larangan tersebut malah menimbulkan pro dan kontra dimasyarakat. Pasalnya tidak ada peraturan yang secara spesifik melarang perbuatan tersebut. Sebagian orang pun mendukungnya karena terdapat keterkaitan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1, dimana disebutkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan, wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Dengan kata lain, pengemudi mobil ataupun motor tidak dibenarkan melakukan sesuatu yang justru mengganggu konsentrasi saat berkendara, misalnya sakit, lelah, mengantuk, menggunakan telepon, menonton tayangan pada layar yang terpasang di kendaraan, mengkonsumsi minuman beralkohol dan mengonsumsi obat-obatan terlarang. Termasuk dalam hal ini juga pengemudi dilarang merokok dan mendengarkan musik saat berkendara, karena dianggap dapat membuyarkan konsentrasi pengemudi.

Namun apabila kita melihat ungkapan dari Ketua lembaga swadaya masyarakat pemerhati keselamatan jalan, Road Safety Association (RSA) Indonesia, Ivan Virnanda, beliau menyatakan bahwas aktifitas apapun yang tidak ada kaitannya dengan kegiatan berkendara ataupun mengemudi, sebenarnya dapat mengganggu bahkan dapat mengurangi konsentrasi seseorang saat berkendara. Beberapa aktifitas yang berpotensi memecah konsentrasi saat berkendara seperti halnya menggunakan ponsel, makan dan minum, termasuk pula mendengarkan musik dan merokok, sebaiknya tidak dilakukan oleh para pengemudi, agar keselamatan dalam setiap berkendara lebih terjamin.

Ivan pun menambahkan, bahwa segala sesuatu yang berpotensi mengganggu konsentrasi saat berkendara akan mengakibatkan distracted driving, atau pecahnya konsentrasi pengendara akibat melakukan aktivitas yang tidak ada hubungannya dengan berkendara.

Ivan dalam hal ini pun telah mensosialisasikan segitiga RSA, yakni rules, skill and attitude. Seorang pengendara hendaknya memahami rules atau aturan, dalam hal ini ialah aturan lalu lintas, kemudian pengendara pun hendaknya memiliki skil atau keterampilan dalam berkendara dan terakhir pengendara harus menjaga attitude atau etika dan perilku saat berkendara. Adapun mendengarkan musik dan merokok merupakan aktifitas di luar berkendara, maka secara aturan pun hal ini dilarang karena dapat mengundang bahaya. Adapun secara attitude, mendengarkan musik pun hendaknya dilakukan ketika tidak berkendara, sedangkan merokok saat berkendara akan mengganggu pengendara lain akibat asap rokok tersebut.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Pilih Produk Pewarna Rambut yang Telah Teruji Hindarkan Anda dari Dermatitis
3 Juni 2018, by Maman Soleman
Sebagai seorang public figure tentu saja harus terlihat segar dan cantik. Ini juga yang dilakukan oleh artis cantik Christie Julia. Agar tidak terlihat bosan, ...
Inilah 5 Langkah Membangun Kepercayaan dengan Pasangan
26 Juni 2018, by Slesta
Tampang.com – Kepercayaan menjadi suatu hal yang sangat penting dalam suatu hubungan. Bagaimana jadinya jika kepercayaan telah hilang dalam hubungan yang ...
Alibaba, Bakalan Jual Mobil dengan Konsep Vending Machine
12 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Vending machine atau mesin penjual otomatis, umumnya digunakan untuk penjualan makanan ringan, minuman, atau rokok. Namun, raksasa e-commerce ...
Selain Miss V Lebih Kesat dan Legit, Ramuan Ini Ampuh untuk Mengharumkan Daerah Kewanitaan
18 Juli 2018, by Maman Soleman
Miss V yang menebarkan bau kurang sedap bisa sangat mengganggu kepercayaan diri seorang wanita. Resep berikut sebuah pilihan. Kalaupun seorang wanita ...
Oknum Polisi Tampar Anak SD di depan Guru-guru Sekolah karena Ribut dengan Anaknya
17 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Bocah kelas VI  SDN 1 Kumai Hilir berinisial MAD, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah mengalami perlakuan yang tidak ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih