Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Ternyata Anak-Anak Sudah Mulai Menyiapkan Masa Depan Mulai Usia 6 Tahun

Ternyata Anak-Anak Sudah Mulai Menyiapkan Masa Depan Mulai Usia 6 Tahun

27 Oktober 2017 | Dibaca : 403x | Penulis : Rindang Riyanti

Kebiasaan yang disengaja sangat penting untuk meningkatkan berbagai keterampilan yang penting untuk kehidupan sehari-hari, mulai dari mengikat tali sepatu hingga membaca dan menulis. Namun, terlepas dari pentingnya mengembangkan keterampilan dasar, kesuksesan akademis, dan keahlian, kita hanya tahu sedikit tentang perkembangan kebiasaan yang disengaja.

Sebuah studi baru dari Australia menemukan bahwa anak-anak secara spontan mempraktikkan keterampilan untuk mempersiapkan masa depan dimulai pada usia 6 tahun. Studi tersebut, dari para peneliti di University of Queensland, diterbitkan dalam jurnal Child Development.

"Studi kami berkontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana anak-anak mulai mengatur pembelajaran mereka sendiri untuk mencapai tujuan jangka panjang mereka, serta pengembangan proses kognitif yang memungkinkan mereka memperoleh berbagai keterampilan umum dan keahlian yang sangat khusus sepanjang kehidupan," jelas Melissa Brinums, seorang Ph.D. calon di University of Queensland yang memimpin penelitian ini. "Ini adalah satu dari sedikit penelitian yang mendokumentasikan perbedaan usia terkait pada perilaku masa depan anak-anak di luar masa prasekolah."

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang pemahaman anak-anak tentang praktik dan usia di mana mereka mulai berlatih tanpa diminta, periset menguji 120 anak-anak berusia 4 sampai 7 tahun. Sebagian besar berasal dari keluarga kelas menengah dari Eropa-Australia.

Dalam studi tersebut, anak-anak di satu ruangan diperlihatkan tiga game yang melibatkan keterampilan motorik dan mengatakan bahwa mereka akan diuji pada salah satu dari mereka (game target). Anak-anak kemudian dibawa ke ruangan yang berbeda dengan replika permainan yang mereka lihat di ruang pertama dan mengatakan bahwa mereka memiliki waktu lima menit untuk bermain sebelum kembali ke ruang pertama untuk ujian.

Para peneliti mengantisipasi bahwa anak-anak yang mengerti bahwa latihan bisa membantu kinerja masa depan mereka akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk bermain game daripada dua game lainnya. Setelah bermain, anak-anak ditanya permainan mana yang paling mereka mainkan dan mengapa, apa yang bisa mereka lakukan untuk memperbaiki permainan, dan apakah mereka bisa menjelaskan latihan apa.

Sebagian besar anak berusia 6 dan 7 tahun menjelaskan latihan apa dan tahu bahwa hal itu membantu meningkatkan keterampilan mereka, dan sebagian besar memainkan game target lebih lama daripada permainan lainnya dan mengatakan bahwa mereka melakukannya untuk latihan tesebut. Sebagian besar anak berusia 5 tahun menunjukkan pemahaman tentang latihan dan menghabiskan sedikit waktu untuk bermain game dengan target; Namun, ketika ditanya mengapa mereka memilih untuk memainkan permainan itu, anak-anak berusia 5 tahun mengatakan bahwa mereka melakukannya karena alasan selain praktik. Sebagian besar anak usia 4 tahun tidak mengerti konsep latihan dan tidak meluangkan lebih banyak waktu untuk bermain game target.

Secara keseluruhan, temuan ini mengungkapkan perbedaan yang jelas dalam praktik anak-anak yang disengaja dari usia 4 sampai 7. Peningkatan pemahaman dan keterlibatan dalam praktik yang disengaja ini mungkin disebabkan oleh peningkatan kapasitas kognitif terkait usia seperti kejelian, metakognisi, dan fungsi eksekutif. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Luka Modric dan Kawan-Kawan Berambisi Bawa Gelar Juara Piala Dunia 2018
13 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kroasia ingin membuat sejarah di Piala Dunia 2018. Mereka ingin keluar sebagai juara sama seperti Prancis yang ingin merebut trofi bergengsi itu. Kroasia ...
3 Tahap Miliki Rambut Sehat Setiap Hari
22 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Rambut merupakan mahkota wanita yang harus senantiasa dijaga setiap hari. Rambut yang sehat berkilau akan membuat wanita tampil percaya diri. ...
Deulofeu Dinilai Layak Gantikan Posisi Neymar
8 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ernesto Valverde, pelatih Barcelona memuji penampilan dari Gerard Deulofeu pada laga trofi Joan Gamper. Ia menilai, Deulofeu layak menggantikan ...
Gerry Salim Berpeluang Juarai Asian Road Racing Championship 2017
2 Desember 2017, by Admin
Tampng.com – Pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT) Gerry Salim berpeluang mengunci gelar juara Asian Road Racing Championship (ARRC) 2017 AP250. Hari ...
Ibu Adalah Segalanya,,,Apa yang Dirasa Bila Ibu Tiada…
26 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kalau kita bicara soal ibu atau bunda rasany nggak ada kata yang cukup untuk mengungkapkan perasaan kita. Tanpa beliau kita bukan siapa – ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite