Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Ternyata Anak-Anak Sudah Mulai Menyiapkan Masa Depan Mulai Usia 6 Tahun

Ternyata Anak-Anak Sudah Mulai Menyiapkan Masa Depan Mulai Usia 6 Tahun

27 Oktober 2017 | Dibaca : 366x | Penulis : Rindang Riyanti

Kebiasaan yang disengaja sangat penting untuk meningkatkan berbagai keterampilan yang penting untuk kehidupan sehari-hari, mulai dari mengikat tali sepatu hingga membaca dan menulis. Namun, terlepas dari pentingnya mengembangkan keterampilan dasar, kesuksesan akademis, dan keahlian, kita hanya tahu sedikit tentang perkembangan kebiasaan yang disengaja.

Sebuah studi baru dari Australia menemukan bahwa anak-anak secara spontan mempraktikkan keterampilan untuk mempersiapkan masa depan dimulai pada usia 6 tahun. Studi tersebut, dari para peneliti di University of Queensland, diterbitkan dalam jurnal Child Development.

"Studi kami berkontribusi pada pemahaman kita tentang bagaimana anak-anak mulai mengatur pembelajaran mereka sendiri untuk mencapai tujuan jangka panjang mereka, serta pengembangan proses kognitif yang memungkinkan mereka memperoleh berbagai keterampilan umum dan keahlian yang sangat khusus sepanjang kehidupan," jelas Melissa Brinums, seorang Ph.D. calon di University of Queensland yang memimpin penelitian ini. "Ini adalah satu dari sedikit penelitian yang mendokumentasikan perbedaan usia terkait pada perilaku masa depan anak-anak di luar masa prasekolah."

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang pemahaman anak-anak tentang praktik dan usia di mana mereka mulai berlatih tanpa diminta, periset menguji 120 anak-anak berusia 4 sampai 7 tahun. Sebagian besar berasal dari keluarga kelas menengah dari Eropa-Australia.

Dalam studi tersebut, anak-anak di satu ruangan diperlihatkan tiga game yang melibatkan keterampilan motorik dan mengatakan bahwa mereka akan diuji pada salah satu dari mereka (game target). Anak-anak kemudian dibawa ke ruangan yang berbeda dengan replika permainan yang mereka lihat di ruang pertama dan mengatakan bahwa mereka memiliki waktu lima menit untuk bermain sebelum kembali ke ruang pertama untuk ujian.

Para peneliti mengantisipasi bahwa anak-anak yang mengerti bahwa latihan bisa membantu kinerja masa depan mereka akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk bermain game daripada dua game lainnya. Setelah bermain, anak-anak ditanya permainan mana yang paling mereka mainkan dan mengapa, apa yang bisa mereka lakukan untuk memperbaiki permainan, dan apakah mereka bisa menjelaskan latihan apa.

Sebagian besar anak berusia 6 dan 7 tahun menjelaskan latihan apa dan tahu bahwa hal itu membantu meningkatkan keterampilan mereka, dan sebagian besar memainkan game target lebih lama daripada permainan lainnya dan mengatakan bahwa mereka melakukannya untuk latihan tesebut. Sebagian besar anak berusia 5 tahun menunjukkan pemahaman tentang latihan dan menghabiskan sedikit waktu untuk bermain game dengan target; Namun, ketika ditanya mengapa mereka memilih untuk memainkan permainan itu, anak-anak berusia 5 tahun mengatakan bahwa mereka melakukannya karena alasan selain praktik. Sebagian besar anak usia 4 tahun tidak mengerti konsep latihan dan tidak meluangkan lebih banyak waktu untuk bermain game target.

Secara keseluruhan, temuan ini mengungkapkan perbedaan yang jelas dalam praktik anak-anak yang disengaja dari usia 4 sampai 7. Peningkatan pemahaman dan keterlibatan dalam praktik yang disengaja ini mungkin disebabkan oleh peningkatan kapasitas kognitif terkait usia seperti kejelian, metakognisi, dan fungsi eksekutif. 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ayo Periksa Denyut Nadi Anda Sendiri!
2 Oktober 2017, by Rio Nur Arifin
Apa itu denyut nadi? Denyut nadi hanyalah perluasan arteri. Ekspansi ini disebabkan oleh peningkatan tekanan darah yang mendorong dinding elastis arteri ...
Pilgub DKI 2017: Apakah Jakarta Dibiarkan Di-Tripoli-Kan
18 April 2017, by Gatot Swandito
Di bulan April 2017 ini ada dua momentum yang berpotensi menimbulkan bentrok massal di Jakarta. Pertama putaran kedua Pilgub DKI Jakarta yang dilangsungkan ...
KONI Berikan Penghargaan kepada Atlet Nasional Berprestasi
1 November 2017, by Admin
Tampang.com - Usia bukan halangan untuk berprestasi. Darmiyanto, seorang pria berusia 81 tahun asal Salatiga, Jawa Tengah, baru saja membuktikan itu. Di usia ...
Fadli Zon Sarankan Jokowi Tak Perlu Keluarkan Perpu Antiterorisme
14 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon berpendapat agar Presiden Joko Widodo tidak perlu mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang soal ...
Dampak Hamil Anak Kembar yang Sering Tidak Disadari Wanita
5 Juni 2018, by Maman Soleman
Melahirkan bayi kembar sangatlah sulit, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah perdesaan. Bayi kembar cenderung kecil dan lebih lemah ketimbang bayi yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite