Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Tak ada Panci, Pisau pun jadi Alat Terorisme

Tak ada Panci, Pisau pun jadi Alat Terorisme

2 Juli 2017 | Dibaca : 1764x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Rentetan serangan yang diduga dilakuan para terorisme yang tergabung dalam gerakan ISIS dan jaringan JAD, membuat masyarakat dan aparat kepolisian dan TNI harus meningkatkan kewaspadaannya. Kasus Bom panci yang terjadi di Bandung dan kampung Melayu Jakarta pada tahun ini menjadi bukti bahwa para penebar teror masih banyak yang berkeliaran walaupun tidak sedikit yang sudah ditangkap pihak Densus 88.

Tak ada Panci, Pisau pun jadi, mungkin ini bisa menjadi pepatah para pelaku teror saat melakukan aksinya terutama terhadap pihak aparat kepolisian yang menjadi salah satu sasaran target mereka. Penggunaan bom yang dilakukan para pelaku teror, bisa saja dideteksi oleh pihak aparat karena untuk merakit sebuah bom, harus ada bahan peledak dan perakitannya pun membutuhkan orang yang ahli.

Pengiriman bahan peledak dan komunikasi antara pelaku dan perakit, sangat mungkin terendus oleh Polisi, nah.. kalau alat yang digunakan adalah sebuah pisau, baik itu pisau sangkur , parang atau golok, agak sulit untuk mendeteksi para pelaku yang menggunakan alat ini karena alat tersebut cenderung dijual bebas di pasaran.

Beberapa kasus pelaku teror yang menggunakan senjata tajam terjadi pada bulan Oktober 2016 kemarin, tiga orang polisi diserang dengan pisau di Cikokol, Tanggerang, serangan teror dengan menggunakan parang di Mapolres banyumas yang dilakukan seorang pemuda dengan menggunakan kendaraan sepeda motor dan melukai dua orang anggota pada bulan April tahun 2017, Teror terbaru terjadi saat lebaran, seorang anggota tewas setelah diserang pelaku teror dengan menggunakan parang di Mapolda Sumatera Utara dan terakhir, seorang pelaku menyerang dua anggota brimob dengan menggunakan sebilah pisau sangkur.

Wakapolri, Komjen Syafruddin mengatakan bahwa penyerangan terhadap dua anggota brimob di masjid faletehan depan Mabes Polri ini hampir dipastikan didalangi oleh ISIS. Ini terlihat dari model penyerangan pelaku terhadap korban dengan melukai bagiab pipi persis seperti yang terjadi di Medan.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Loew Memuji Chile Sebagai Penakluk Raksasa
2 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Joachim Loew sebagai pelatih Timnas Jerman mengaku tak akan menyepelekan Timnas Chile pada final Piala Konfederasi 2017. Dia bahkan memberikan ...
Merubah Diri Jadi Lebih Sehat dan Bahagia di Tahun 2018
28 Desember 2017, by Retno Indriyani
Perubahan itu perlu apalagi merubah diri menjadi lebih baik dari sebelumnya. Nah sebentar lagi kita akan memasuki tahun baru 2018, ini saat yang tepat untuk ...
Luigi Dall'Igna : "Kejuaraan Balap Motor di Tahun 2017 Sangat Emosional dan Menggairahkan"
16 Januari 2018, by Rachmiamy
Di MotoGP 2017, tim Ducati Corse mendapat hasil yang cukup memuaskan. Salah satu pembalapnya berhasil menempati posisi runner up di klasemen akhir MotoGP 2017. ...
politik uang
16 April 2017, by Tonton Taufik
Jakarta, 16 April 2017—Setelah sebulan lebih menggelar kampanye penajaman visi misi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, hari ini (16/4), Pilkada ...
Cegah Menangis Saat Memotong Bawang Merah dengan Cara Ini..
20 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Bawang merupakan salah satu jenis bumbu dapur pokok yang sering digunakan sebagai penyedap masakan. Ada beberapa jenis bawang yang digunakan saat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab