Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Sebuah Ledakan di Stasiun Kereta Api Brussel Dicurigai Sebagai Serangan Teroris

Sebuah Ledakan di Stasiun Kereta Api Brussel Dicurigai Sebagai Serangan Teroris

1 Juli 2017 | Dibaca : 342x | Penulis : Rio Nur Arifin

Dilansir Abcnews.go.com - Sebuah ledakan terjadi di sebuah stasiun kereta api di Brussels, Belgia, 20 Juni kemarin. Beruntung tidak ada korban jiwa pada insiden tersebut. Kejadian tersebut dianggap sebagai sebuah serangan teroris, menurut kantor jaksa federal Belgia.

Seorang tersangka ditembak oleh militer setempat setelah ledakan di Stasiun Pusat Brussel, menurut seorang pejabat penegak hukum senior Belgia kepada ABC News. Seorang juru bicara polisi federal Belgia mengatakan bahwa saat ini tersangka penyerang tersebut telah tewas.

Tidak ada korban cedera dalam ledakan yang terjadi sekitar pukul 08:30 malam waktu setempat, Van Der Sypt menambahkan. Polisi mengatakan situasinya "terkendali".

Jaksa Federal Belgia Eric Van Der Sypt mengatakan identitas tersangka tidak diketahui.

Pihak berwenang sedang menyelidiki apakah tersangka memiliki perangkat atau perangkat peledak, yang berpotensi menjadi rompi bunuh diri atau tas atau koper.

Ketika ditanya apakah ada tersangka lain, Van Der Sypt mengatakan dia tidak bisa berkomentar.

Seorang saksi mata mengatakan kepada TV Belgia bahwa dia mendengar teriakan dan melihat api.

Saksi mata Arash Aazami mengatakan kepada bahwa dia mendengar dua ledakan dan tembakan. Dia sedang berlindung di dalam sebuah restoran saat mengatakan kepada ABC News bahwa ada banyak kehadiran militer, ambulans dan polisi.

Perangkat ledaknya belum jelas jenisnya, namun regu bom telah bersiap untuk mencegah adanya bahan peledak lain.

Seorang saksi mata lainnya, Remy Bonnaffe, mengatakan bahwa dia mendengar dua ledakan keras.

Seorang saksi mata yang ketiga mengatakan bahwa dia telah dievakuasi dari stasiun, namun situasi sampai saat ini tampaknya terkendali dan polisi membiarkan orang-orang berjalan bebas di jalan lagi.

Layanan dihentikan di ketiga stasiun kereta utama Brussels, kata beberapa pejabat.

Badan Koordinasi Penilaian Ancaman Belgia mengatakan bahwa tingkat ancaman tetap pada tingkat 3 dan tidak ada indikasi insiden lainnya, Kementerian Luar Negeri Belgia melaporkan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Winda Viska Terpaksa Melahirkan di Usia Kehamilan 8 Bulan. Kenapa?
14 Oktober 2017, by Rachmiamy
Hamil memang butuh perjuangan. Dan kelahiran sang buah hati ke dunia pastilah sesuatu yang sangat ditunggu- tunggu oleh setiap calon orang tua. Tapi bagaimana ...
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Kabulkan Gugatan Maki Terkait Kasus Bank Century, Boediono Angkat Bicara
13 April 2018, by oteli w
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Kabulkan Gugatan Maki Terkait Kasus Bank Century, Boediono Angkat Bicara   Hakim tunggal Pengadilan Negeri Selatan ...
Terdakwa Kasus E-Ktp Diancam Penjara Seumur Hidup
15 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kasus korupsi proyek E-Ktp yang semakin membuat banyak masyarakat penasaran akan siapa saja yang ada dibalik kasus tersebut. Penasaran para ...
Jakarta di Guncang Bom Saat Pawai Obor Sambut Ramadhan
25 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Terjadi ledakan besar sebanyak dua kali di Halte Transjakarta Kampung Melayu Jakarta Timur, Rabu 24 Mei 2017. Ledakan pertama terjadi sekitar ...
Waktu yang Baik untuk Olahraga Bersepeda Ketika sedang Berpuasa
19 Mei 2018, by Maman Soleman
Bersepeda termasuk jenis olahraga aerobik. Salah satu manfaat utama dari olahraga bersepeda adalah untuk kebugaran paru-paru dan jantung. Di samping ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab