Tutup Iklan
ObatDiabetes
  
login Register
Camilan yang Merenggut Korban Jiwa

Sadis !! 4 Kasus Kematian Karena Camilan, Ini Dia Penyebabnya...

10 April 2017 | Dibaca : 1024x | Penulis : Retno Indriyani

Camilan merupakan makanan yang biasa menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu luang. Camilan dapat menemani kita saat melakukan beragam kegiatan, mulai dari bermain, bekerja, kumpul bersama keluarga maupun teman dan mengerjakan tugas. Namun tahukah bahwa kesan camilan yang ceria itu juga dapat membahayakan bahkan menyebakan hilangnya nyawa seseorang? Kematian akibat cemilan atau permen memiliki cerita yang beragam, ada yang murni kecelakaan, kelalaian manusia hingga pembunuhan.

Dibawah ini adalah 4 kasus kematian yang disebabkan oleh camilan :

Ledakan Permen Karet

Vladimir (25 th), seorang mahasiswa Ukraina tewas saat mengunyah sebuah permen karet. Saat kejadian ia sedang berada di rumahnya karena sedang libur kuliah. Ledakan akibat permen karet di kamar Vladimir membuat ibunya kaget dan segera memeriksa kamar putranya. Saat tiba dikamar Vladimir, sang ibu menemukan putranya sudah dalam kondisi kritis dengan bagian wajah rusak akibat ledakan permen karet tersebut.Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim forensik, ternyata permen karet yang dikunyah Vladimir mengandung senyawa kimia berbahaya yang menyebabkan terjadinya ledakan.

Agar-Agar Beracun

Julia Lynn Turner, Wanita asal Texas, Amerika Serikat yang melakukan pembunuhan sadis menggunakan agar-agar. Julia terbukti bersalah telah membunuh suaminya di tahun 1995 dan pacarnya pada tahun 2001. Aksi pembunuhan Julia diketahui setelah pacarnya meninggal dengan kronologi yang sama seperti yang dialami oleh suami Julia di tahun 1995. Pihak kepolisian curiga keduanya meninggal akibat gagal jantung dan kemudian mengusut kasus tersebut dengan mengautopsi jenazah keduanya. Di tubuh keduanya ditemukan zat ethylene-glycol yang menyebabkan gagal jantung.

Kue Kering Berpestisida

Sebuah keluarga di Provinsi Punjab, Pakistan, menjadi korban tragis akibat kue kering berpestisida pada tahun 2006. Awalnya keluarga tersebut berniat untuk merayakan kelahiran anggota baru di keluarga mereka dan membeli kue kering (laddoo) seperti kue nastar untuk disajikan pada para tamu. Namun setelah memakan kue tersebut 11 orang tewas keracunan tanpa diketahui penyebabnya. Polisi segera menyelidiki dan mendapatkan fakta bahwa pemilik toko kue kering tersebut meminjamkan tokonya pada pemilik toko pestisida dan sudah dipastikan bahwa kue kering itu telah terkontaminasi oleh pestisida.

Karamel Apel Beracun

Karamel Apel Beracun ini menewaskan 4 orang di Amerika Serikat pada Januari 2015. Hal ini terjadi karena produk olahan apel (karamel apel) ini terserang bakteri Listeria Monocytogenes. Bakteri ini mudah menyerang seseorang yang memiliki sistem imun yang lemah, ibu hamil dan bayinya.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

liverpool vs mu
9 Oktober 2017, by Rachmiamy
Manchester United akan menjalani laga North West Derby melawan tuan rumah Liverpool pada hari Sabtu 14 Oktober 2017. Pertandingan yang akan berlangsung di ...
Marquez Puncaki Klasemen Setelah Memenangkan Seri Moto GP Sachsenring Jerman
2 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Setelah balapan di Sachsenring, Jerman 2017 berakhir, pemuncak klasemen sementara kembali berubah. Hal ini terjadi setelah Marc Marquez menjuarai ...
Malaikat yang Menjaga
5 April 2018, by oteli w
MALAIKAT YANG MENJAGA Semua manusia tentunya pasti memiliki rasa takut, baik itu takut terhadap orang jahat maupun rasa takut terhadap setan atau kuasa ...
DPR Dukung Pemprov DKI Jakarta Hentikan Reklamasi
2 November 2017, by Admin
Tampang.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyatakan pemerintah harus tetap menghentikan reklamasi Teluk Jakarta yang selama ini menjadi polemik. Oleh sebab ...
Manfaat Jamu Kunyit Asam
13 Juni 2018, by oteli w
Manfaat Jamu Kunyit Asam   Jamu adalah minuman tradisional yang sudah tidak asing lagi. Sejak jaman dahulu kala, orang Indonesia menjadikan jamu ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih