Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Putra Bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Dilaporkan Ke Polisi

Putra Bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Dilaporkan Ke Polisi

5 Juli 2017 | Dibaca : 2974x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Kaesang, putra bungsu Presiden Indonesia Joko Widodo, dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polres Kota Bekasi. Laporan ini berasal dari seseorang yang berinisial MH.

Kaesang dilaporkan melakukan penodaan agama dan ujaran kebencian melalui video blog yang diunggahnya pada akun Youtube pada 27 Mei 2017.

Kepala Polda Metro Jaya Irjen (Pol) M. Iriawan mengatakan, kalimat Kaesang pada videonya yang dilaporkan MH, yakni 'dasar ndeso'.

"Di situ (video) kalau tidak salah ada kata-kata, kalau tidak menjalankan tentang apa yang ada di situasi itu, 'ndeso'. Begitulah kira-kira," ujar Iriawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (5/7/2017).

Video berdurasi 2 menit 41 detik itu, sebenarnya menyinggung tentang oknum yang meminta proyek pada pemerintah. Kaesang juga menyinggung mengenai pentingnya memelihara dan menjaga para remaja dari hal negatif pada video itu.

Berikut kutipan kalimat Kaesang seutuhnya:

Ini adalah salah satu contoh, seberapa buruknya generasi masa depan kita. Lihat saja.... (Video itu kemudian menampilkan anak-anak berteriak "bunuh, bunuh, bunuh si Ahok. Bunuh si Ahok sekarang juga").

Di sini aku bukannya membela Pak Ahok. Tapi aku di sini mempertanyakan, kenapa anak seumur mereka bisa begitu? Sangat disayangkan kenapa anak kecil seperti mereka itu udah belajar menyebarkan kebencian? Apaan coba itu? dasar N**** (sensor bunyi). Ini ajarannya siapa coba? dasar N**** (sensor bunyi).

Ndak jelas banget. Ya kali ngajarin ke anak-anak untuk mengintimidasi dan meneror orang lain. Mereka adalah bibit-bibit penerus bangsa kita. Jangan sampai kita itu kecolongan dan kehilangan generasi terbaik yang kita punya.

Untuk membangun Indonesia yang lebih baik, kita tuh harus kerja sama. Iya kerja sama. Bukan malah saling menjelek-jelekan, mengadu domba, mengkafir-kafirkan orang lain. Apalagi ada kemarin itu, apa namanya, yang enggak mau menshalatkan padahal sesama Muslim, karena perbedaan dalam memilih pemimpin. Apaan coba? Dasar N**** (sensor bunyi)

Kita itu Indonesia, kita itu hidup dalam perbedaan. Salam Kecebong.

Iriawan mengatakan, pihaknya akan tetap menindaklanjuti laporan tersebut.

"(Laporannya) di Polres Bekasi Kota. saya akan perintahkan Kapolresnya untuk segera menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut," ujar Iriawan.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Valentino Rossi Keluhkan Performa Motor Yamaha
22 Mei 2018, by oteli w
Valentino Rossi Keluhkan Performa Motor Yamaha Pebalap tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, mengeluhkan performa motor yang dipakainya saat ...
Superman minta Pelatih Persiter Ternate Mundur
18 November 2017, by Admin
TERNATE – Keputusan ketua umum Persiter Ternate untuk mempertahankan pelatih Liga 3, Alfian Rivai tetap tidak diterima oleh Suporter Persiter Mania ...
Pernikahan Bobby dan Kahiyang Bikin Usaha Sekitar Rumah Bobby Tutup dan Rugi
25 November 2017, by Admin
Tampang.com -PT PLN menyatakan selama pernikahan Muhammad Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu di Medan dipastikan tidak ada terjadi pemadaman listrik. Bila ...
Ridwan Kamil untuk JABAR!
13 Februari 2018, by Slesta
Tampang.com – Dalam upaya mempersiapkan kampanye yang akan dihadapi di tahun 2018 ini. Ridwan Kamil telah menyiapkan beberapa program dalam memimpin Jawa ...
Raih Penghasilan dengan Menjadi Publisher di RajaTraffic
13 September 2019, by Admin
Sudah pernah mendengar istilah publisher? Publisher dikenal sebagai afiliasi atau reseller dan ini merupakan pihak independen (baik berupa individu atau ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab