Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Puluhan Tewas, 1,7 Juta Terkena Letusan Gunung Berapi Guatemala

Puluhan Tewas, 1,7 Juta Terkena Letusan Gunung Berapi Guatemala

5 Juni 2018 | Dibaca : 341x | Penulis : Slesta

Sedikitnya 62 orang tewas setelah letusan mendadak Gunung Fuego di Guatemala, peristiwa seismik yang mempengaruhi hampir 2 juta orang, kata pihak berwenang setempat.

Tiga belas dari 62 orang yang tewas akibat letusan telah diidentifikasi Senin, kata Mirna Celedon, juru bicara Institut Ilmu Forensik Guatemala.

Kementerian Kesehatan Guatemala mengatakan sedikitnya 15 orang telah dirawat di rumah sakit, termasuk 12 anak-anak.

Gunung berapi, 25 mil dari Guatemala City, meletus untuk kedua kalinya tahun ini sekitar tengah hari Minggu. Sebagian besar korban tewas dan terluka berasal dari kota El Rodeo, di mana aliran lahar melewati struktur.

Asap tebal meletus dari puncak gunung setinggi 12.000 kaki dan angin bertiup ke barat laut menuju kota San Luca, Antigua Guatemala, Alotenango, Chimaltenago, dan Zaragoza.

Lembaga seismologi negara itu mengatakan letusan Gunung Fuego, Spanyol untuk "gunung api", mengirim abu dan puing hampir 33.000 kaki ke udara.

"Ini adalah sungai lava yang meluap dan mempengaruhi desa El Rodeo. Ada orang-orang yang terluka, terbakar dan mati," Sergio Cabañas, sekretaris jenderal badan manajemen bencana nasional CONRED Guatemala, mengatakan dalam sebuah pidato radio.

Seorang penasihat yang berhati-hati memperingatkan tentang batu yang jatuh dan yang lain mengatakan El Rodeo terkubur di bawah lava. Dia menambahkan bahwa aliran itu menghalangi penyelamat memasuki kota. Badan ini menggambarkan lava sebagai aliran piroklastik - campuran blok lava panas, batu apung, abu dan gas vulkanik.

CONRED mengatakan letusan berlangsung lebih dari 16 jam sebelum tenang.

Para pejabat mengatakan mereka mengevakuasi lebih dari 3.000 orang. Presiden Guatemala Jimmy Morales mengumumkan keadaan darurat nasional dan tiga hari berkabung.

Di antara yang tewas adalah seorang petugas CONRED. Setidaknya 12 anak-anak menerima luka bakar tingkat tiga dan dibawa ke Rumah Sakit Roosevelt di Guatemala City. Para pejabat khawatir jumlah korban tewas akan meningkat

Pada Minggu malam, korps insinyur tentara Guatemala mengatakan bahwa mereka membajak abu vulkanik dari landasan pacu di bandara tertutup di Guatemala City, dan video online menunjukkan seluruh wilayah yang tertutup abu vulkanik.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Ambisi Ferrari Taklukkan Sirkuit Yas Marina di Seri Terakhir Formula 1
23 November 2017, by Admin
YAS MARINA- Tidak banyak lagi yang bisa dinanti dari seri terakhir balapan Formula 1 musim 2017 di Abu Dhabi akhir pekan ini. Tapi ada satu ambisi yang masih ...
Korea Utara Sindir Presiden Korea Selatan - dalam sebuah 'kegagalan'
19 Agustus 2017, by Slesta
Korea Utara menggambarkan pemerintahan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in sebagai "kegagalan" dan mengatakan bahwa sanksi ekonomi tidak sesuai dengan ...
Jangan Sepelekan Hal Kecil...
17 Mei 2018, by Dika Mustika
Jangan pernah sepelekan sedikit atau sebentar! Kemarin aku mengalami kejadian yang cukup membuatku kaget ketika hendak pergi ke kantor. Pagi itu aku berangkat ...
Reputasi Brand Aktor-aktri Film Korea Selatan Ter-up date 2017
5 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - The Korean Business Research Institute menganalisa data sebanyak 139,284,258 dari 28 Juni hingga 29 Juli. Faktor-faktor yang dianalisa adalah ...
Bingung dengan Masalah Keringat Berlebih? Jus Ini Mampu Atasi Masalah Ini
14 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Keringat menjadi salah satu cara tubuh untuk membuang sampah yang ada dalam tubuh. Namun, ketika keringat muncul berlebih, hal ini menjadi salah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab