Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Pulau yang Dapat Ancaman Rudal dari Korut, Ternyata Pernah Dihuni Orang Purba Indonesia

Pulau yang Dapat Ancaman Rudal dari Korut, Ternyata Pernah Dihuni Orang Purba Indonesia

11 Agustus 2017 | Dibaca : 346x | Penulis : Risa Suadiani

Pulau Guam mendadak menjadi sorotan setelah mendapatkan ancaman akan diserang oleh Korea Utara. Menurut laporan dari media Amerika Serikat, Pyong Yang telah berhasil membangun hulu ledak nuklir yang cukup untuk membawa rudal mereka. Sedangkan lporan dari media Korut, peluncuran rudal ke pulau Guam akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan dengan persetujuan pemimpin mereka, Kim Jong Un.

Pulau Guam adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Samudra Pasifik antara Filipina dan Hawaii. Memiliki luas hanya 541km persegi dengan 163.000 jiwa penduduk. KEunikan dari Pulau Guam ini adalah tidak tergabung secara administratif dengan Amerika Serikat. Artinya, warga di Pulau Guam adalah warga negara Amerika Serikat yang memiliki gubernur dan dewan perwakilan terpilih, namun tidak memiliki hak suara untuk memilih Presiden, Kongres dan Senat. Sekitar 25% dari luas wilayahnya merupakan pangkalan militer Amerika Serikat dan enam ribu Amerika Serikat berpangkal disana. Pulau Guam juga sebagai pangkalan Amerika Serikat pada World War II dan hingga sekarang masih menjadi pangkalan militer yang penting untuk menjaga wilayah potensial seperti Laut Cina Selatan, Korea dan Selat Taiwan.

Nah, pada 2000 tahun sebelum masehi, manusia purba Indonesia-Filipina, sampai pada tahun 1521 seorang penjelajah bernama Ferdinand Magellan mendarat di Pulau Guam atas nama Raja Spanyol lalu di tahun 1565 Spanyol mengklaim kedaulatan pulau tersebut. Di tahun 1898 Pulau Guam memutuskan untuk bergabung dengan Amerika ketika perang Amerika-Spanyol meletus. Ketika Pearl Harbour diserang Jepang di tahun 1941, Pulau Guam diambil alih oleh Jepang, dan diambil alih kembali oleh Amerika Serikat pada tahun 1944 dan menjadi pangkalan militer yang penting untuk menyerang Jepang sebelum World War II berakhir.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Berlebihan Nonton Film Porno Hancurkan Karier dan Hubungan Cinta
27 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Banyak film porno dan situs-situs porno beredar di internet sehingga memudahkan orang untuk mendownload atau mengunduh film atau video ...
Persahabatan Antar Perempuan di Tempat Kerja Mampu Kurangi Konflik
18 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Tampang.com, Internasional - Menurut sebuah studi baru di jurnal INFORMS Organization Science, ketika pengusaha mendorong lingkungan kantor yang mendukung ...
Viral Lagu “#2019GantiPresiden”, John Paul Ivan Laporkan Salah Satu Media Online
23 Mei 2018, by oteli w
Viral Lagu “#2019GantiPresiden”, John Paul Ivan Laporkan Salah Satu Media Online Tak terima dirinya disebut sebagai pencipta lagu ...
4 Tips Agar Baterai Ponsel Kamu Tetap Awet
28 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Jika kalian pengguna smartphone, pastinya akan merasa jengkel jika ponsel sedang dibutuhkan namun tiba-tiba mati. Baterai menjadi cepat habis ...
Mengenal Satu-Satunya Sahabat Nabi Muhammad yang Masih Hidup
4 Desember 2017, by Zeal
Tampang - Nabi Muhammad lahir pada tahun 570 M dan meninggal pada tahun 632 M. Itu artinya, beliau hidup ribuan tahun sebelum hari ini. Namun, percayakah Anda ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview