Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Pulau yang Dapat Ancaman Rudal dari Korut, Ternyata Pernah Dihuni Orang Purba Indonesia

Pulau yang Dapat Ancaman Rudal dari Korut, Ternyata Pernah Dihuni Orang Purba Indonesia

11 Agustus 2017 | Dibaca : 383x | Penulis : Risa Suadiani

Pulau Guam mendadak menjadi sorotan setelah mendapatkan ancaman akan diserang oleh Korea Utara. Menurut laporan dari media Amerika Serikat, Pyong Yang telah berhasil membangun hulu ledak nuklir yang cukup untuk membawa rudal mereka. Sedangkan lporan dari media Korut, peluncuran rudal ke pulau Guam akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan dengan persetujuan pemimpin mereka, Kim Jong Un.

Pulau Guam adalah sebuah pulau kecil yang terletak di Samudra Pasifik antara Filipina dan Hawaii. Memiliki luas hanya 541km persegi dengan 163.000 jiwa penduduk. KEunikan dari Pulau Guam ini adalah tidak tergabung secara administratif dengan Amerika Serikat. Artinya, warga di Pulau Guam adalah warga negara Amerika Serikat yang memiliki gubernur dan dewan perwakilan terpilih, namun tidak memiliki hak suara untuk memilih Presiden, Kongres dan Senat. Sekitar 25% dari luas wilayahnya merupakan pangkalan militer Amerika Serikat dan enam ribu Amerika Serikat berpangkal disana. Pulau Guam juga sebagai pangkalan Amerika Serikat pada World War II dan hingga sekarang masih menjadi pangkalan militer yang penting untuk menjaga wilayah potensial seperti Laut Cina Selatan, Korea dan Selat Taiwan.

Nah, pada 2000 tahun sebelum masehi, manusia purba Indonesia-Filipina, sampai pada tahun 1521 seorang penjelajah bernama Ferdinand Magellan mendarat di Pulau Guam atas nama Raja Spanyol lalu di tahun 1565 Spanyol mengklaim kedaulatan pulau tersebut. Di tahun 1898 Pulau Guam memutuskan untuk bergabung dengan Amerika ketika perang Amerika-Spanyol meletus. Ketika Pearl Harbour diserang Jepang di tahun 1941, Pulau Guam diambil alih oleh Jepang, dan diambil alih kembali oleh Amerika Serikat pada tahun 1944 dan menjadi pangkalan militer yang penting untuk menyerang Jepang sebelum World War II berakhir.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Turki Sasaran Designer Hijaber Indonesia Selanjutnya
20 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Dinobatkan sebagai trend model busana muslim dunia, para perancang muda hijaber kita sedikit berbesar dan berbangga hati kan semua itu. ...
Surya Paloh Memuji Edy Rahmayadi "Adik saya Ini Tampan, Gagah"
9 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
 Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sempat memberi pujian terhadap Calon Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat memimpin Rapat Koordinasi ...
Kehidupan di Mars, Apa Lagi yang Dicari?
24 September 2017, by Rindang Riyanti
Banyak ilmuwan yang setuju jika ada makhluk hidup di Planet Merah, Mars, mungkin akan berupa bakteri. Untuk menemukannya, ahli astrobiologi mungkin perlu ...
Terdakwa Kasus E-Ktp Diancam Penjara Seumur Hidup
15 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Kasus korupsi proyek E-Ktp yang semakin membuat banyak masyarakat penasaran akan siapa saja yang ada dibalik kasus tersebut. Penasaran para ...
5 Alasan Sehat Mengapa Kamu Harus Suka Pedas
13 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk makanan, ada sebagian orang yang menyukai santapan berasa pedas. Tak hanya menambah cita rasa, ternyata makanan pedas punya manfaat lain. ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JusKulitManggis