Tutup Iklan
hijab
  
login Register
jokowi anies

Program DP 1% Jokowi Untuk Rusunami Bentuk Persaingan Program Presiden dan Gubernur

7 Mei 2017 | Dibaca : 3817x | Penulis : Ayu

Presiden Joko Widodo meresmikan peletakkan batu pertama pembangunan Rusunami ,hunian vertical murah bagi buruh dan pekerja kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, Banten pada hari Kamis 9000 unit dikawasan Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (27/4/2017).

Dengan mengucapkan Bismilahirrohmanirohim, Jokowi menyatakan pembangunan Rusunami dimulai. Total keseluruhan pembangunan direncanakan ada 9.000 unit dalam 11 tower yang akan di bangun di lahan seluar 8,2 hektar tersebut.  Sebanyak 6000 unit diantaranya diperuntukkan bagi buruh dan pekerja , sedangkan sisanya diperuntukkan bagi masyarakat umum.

Presiden Joko Widodo juga menjelaskan, unit khusus bagi buruh dan bekerja yang bertipe 30 akan dijual dengan harga Rp 293 juta.  Adapun , down payment per unit hanya 1 persen atau Rp. 2,9 juta dengan cicilan Rp 1,2 juta per bulannya. Dan di rasa Jokowi cicilan 1,2 juta per bulannya cukup mampu di tanggung oleh para pekerja dan buruh dan merekapun mengakui itu.

Jokowi juga mengatakan, telah melihat sendiri maket per unit hunian tersebut, dan Jokowi juga menceritakan, huniannya sangat bagus bagi kehidupan rumah tangga buruh dan pekerja.

Namun setelah di singgung mengenai persaingan, Jokowi mengatakan pembangunan tersebut sama sekali bukan persaingan, namun merupakan program kerja untuk mensejahterakan rakyat  itu tujuan utamanya. Program 0 rupiah yang digulirkan oleh Gubernur Anies Baswedan, hampir mirip dengan ide Presiden Joko Widodo. Hal ini mendapatkan reaksi positif dari Anies Baswedan, bahwa program pembangunan tempat tinggal murah dimungkinkan bagi kalangan yang membutuhkan.

Pembangunan itu juga mendukung program Nawa Cita dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah,  bangun ini dengan fasilitas yang sangat representative, jadi tidak ada kaitanyya antara saingan atau apapun itu lah kami punya program masing-masing dengan tujuan yang sama, yaitu mensejahterakan rakyat. Jadi ditegaskan sekali lagi bahwa ini bukan ajang persaingan Presiden dan Gubernur DKI Jakarta terpilih.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Sebagian Besar Warga Korea Selatan Tidak Yakin Kapan Paralimpiade Pyeongchang Dimulai
5 Maret 2018, by Slesta
Dua dari tiga warga Korea Selatan tidak tahu kapan Paralimpiade Musim Dingin Pyeongchang akan dimulai, sebuah survei menunjukkan Senin. Sebuah jajak ...
Manchester City Memastikan Diri Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champion 2017/2018
2 November 2017, by Rachmiamy
Tim asuhan Pep Guardiola memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara grup F setelah berhasil membawa pulang tiga poin dari kandang Napoli pada laga ...
3 Kunci Sukses Program Diet Menurut Pakar Gizi
1 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ketika kita melakukan program diet, tentu pada awalnya kita bingung untuk memulai dari mana. Hal ini karena banyak sekali program diet yang dapat ...
Perubahan Iklim Telah Menyebabkan Banyak Mamalia di Eropa Tidak Dapat Pindah
18 Mei 2018, by Slesta
Sebagaimana ditunjukkan oleh penelitian sebelumnya, banyak populasi hewan bergeser sebagai akibat dari perubahan iklim. Tetapi tidak semua spesies memiliki ...
Dedi Mulyadi : Dicecar Karena Sistem Ijon
14 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Pilkada Jabar tinggal menghitung beberapa bulan lagi. Bulan ini adalah masa dimana setiap calon melakukan kampanye mendatangi daerah ...
Berita Terpopuler
Polling
Permadi Arya dibayar APBN atau Bukan?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview