Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Pemimpin GM Korea Mendesak Serikat Pekerja untuk Menerima Pembekuan Upah

Pemimpin GM Korea Mendesak Serikat Pekerja untuk Menerima Pembekuan Upah

29 Maret 2018 | Dibaca : 384x | Penulis : Slesta

GM Korea telah mendesak serikat buruhnya untuk bekerja sama dalam negosiasi upah pada akhir bulan, untuk membuat kemajuan dalam menyusun rencana bantuan mandiri, ketika perusahaan itu bergoyang-goyang di tepi kebangkrutan.

Sumber-sumber industri mengatakan pada hari Kamis bahwa Presiden GM Korea Kaher Kazem mengirim email kepada para pekerja sehari sebelumnya, memberi tahu mereka bahwa pembuat mobil tidak dapat mengamankan dana tambahan untuk menutupi biaya pada April kecuali perusahaan dan serikat pekerja mencapai kesepakatan tentang upah pada akhir Maret.

Biaya termasuk tunjangan lump sum yang tenaga kerja dan manajemen sebelumnya setuju untuk mendistribusikan kepada pekerja Jumat depan, KBS melaporkan.

GM Korea mengatakan membutuhkan sekitar $ 561 juta pada akhir April untuk menutupi pengeluaran termasuk pesangon, setelah 2.600 pekerja secara sukarela pensiun untuk pembayaran pesangon dan pembayaran setara dengan tahun gaji.

Perusahaan mobil AS telah meminta pekerja untuk menerima pembekuan upah dan tidak memberikan bonus untuk membantu perusahaan yang sakit tetap bertahan. Namun, serikat pekerja mengatakan GM harus terlebih dahulu menarik rencananya untuk menutup salah satu pabrik Korea Selatan.

Kazem menekankan bahwa tenaga kerja dan manajemen harus mencapai kesepakatan tentang upah untuk membuktikan kepada kreditur komitmen perusahaan untuk mempertahankan operasi, dan bahwa pemegang saham utama, termasuk perusahaan induk GM dan Bank Pengembangan Korea (KDB) yang dikelola negara, tidak akan memberikan keuangan membantu tanpa melihat partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat.

KDB, bersama dengan kreditor lainnya, telah meminta kedua belah pihak untuk menyetujui rencana bantuan mandiri pada 20 April, untuk menerima bantuan keuangan, Yonhap melaporkan.

GM juga mengatakan tidak dapat menyuntikkan lebih banyak dana ke bisnis Korea kecuali karyawan mengambil pembekuan upah yang diusulkan.

Tarik-menarik perang antara GM Korea dan para pekerja yang berserikat dimulai setelah perusahaan mengumumkan akan menutup pabriknya di Gunsan, mengorbankan ribuan pekerjaan lokal.

Perusahaan telah meminta dukungan keuangan dan manfaat pajak dari pemerintah Korea Selatan, untuk mengamankan operasi masa depan perusahaan di negara tersebut.

Pihak berwenang telah menyerukan uji tuntas menyeluruh dan rencana untuk menormalkan bisnis serta membuat investasi baru di negara tersebut.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Belajar di Alam, Itu Mengasyikkan!
18 April 2018, by Dika Mustika
Belajar di sekolah, mungkin itu adalah hal yang lumrah. Atau justru kita sebut wajib dilakukan oleh anak usia sekolah. Namun, proses belajar itu sendiri tidak ...
Inilah 4 Tips Mengatur Keuangan dengan Pasangan
17 Juli 2018, by Slesta
Tampang.com – Suatu hal yang sangat sensitive adalah yang berkaitan dengan keuangan. Terutama soal keuangan dengan pasangan. Agar hubungan dengan ...
Vitamin B yang Berlebihan Bisa Menyebabkan Kanker
27 Agustus 2017, by Rio Nur Arifin
Meskipun suplemen vitamin B diklaim bisa meningkatkan energi dan memperbaiki metabolisme, sebuah penelitian baru menemukan hubungan antara dosis tinggi vitamin ...
Alzheimer, Penyakit Pikun yang Mematikan
17 Juli 2018, by Maman Soleman
Banyak yang berpikir pikun merupakan hal biasa dan wajar. Namun, penyakit pikun yang parah di usia lanjut menjadi penyakit yang mematikan. Penyakit itu ialah ...
Suka Pisang? Berikut Tips Memilih Pisang yang Baik
13 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Salah satu buah yang mudah didapat namun digemari adalah pisang. Pisang sangat cocok untuk dijadikan sarapan karena kandungan karbohidratnya yang ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab