Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Pemimpin GM Korea Mendesak Serikat Pekerja untuk Menerima Pembekuan Upah

Pemimpin GM Korea Mendesak Serikat Pekerja untuk Menerima Pembekuan Upah

29 Maret 2018 | Dibaca : 410x | Penulis : Slesta

GM Korea telah mendesak serikat buruhnya untuk bekerja sama dalam negosiasi upah pada akhir bulan, untuk membuat kemajuan dalam menyusun rencana bantuan mandiri, ketika perusahaan itu bergoyang-goyang di tepi kebangkrutan.

Sumber-sumber industri mengatakan pada hari Kamis bahwa Presiden GM Korea Kaher Kazem mengirim email kepada para pekerja sehari sebelumnya, memberi tahu mereka bahwa pembuat mobil tidak dapat mengamankan dana tambahan untuk menutupi biaya pada April kecuali perusahaan dan serikat pekerja mencapai kesepakatan tentang upah pada akhir Maret.

Biaya termasuk tunjangan lump sum yang tenaga kerja dan manajemen sebelumnya setuju untuk mendistribusikan kepada pekerja Jumat depan, KBS melaporkan.

GM Korea mengatakan membutuhkan sekitar $ 561 juta pada akhir April untuk menutupi pengeluaran termasuk pesangon, setelah 2.600 pekerja secara sukarela pensiun untuk pembayaran pesangon dan pembayaran setara dengan tahun gaji.

Perusahaan mobil AS telah meminta pekerja untuk menerima pembekuan upah dan tidak memberikan bonus untuk membantu perusahaan yang sakit tetap bertahan. Namun, serikat pekerja mengatakan GM harus terlebih dahulu menarik rencananya untuk menutup salah satu pabrik Korea Selatan.

Kazem menekankan bahwa tenaga kerja dan manajemen harus mencapai kesepakatan tentang upah untuk membuktikan kepada kreditur komitmen perusahaan untuk mempertahankan operasi, dan bahwa pemegang saham utama, termasuk perusahaan induk GM dan Bank Pengembangan Korea (KDB) yang dikelola negara, tidak akan memberikan keuangan membantu tanpa melihat partisipasi aktif dari semua pihak yang terlibat.

KDB, bersama dengan kreditor lainnya, telah meminta kedua belah pihak untuk menyetujui rencana bantuan mandiri pada 20 April, untuk menerima bantuan keuangan, Yonhap melaporkan.

GM juga mengatakan tidak dapat menyuntikkan lebih banyak dana ke bisnis Korea kecuali karyawan mengambil pembekuan upah yang diusulkan.

Tarik-menarik perang antara GM Korea dan para pekerja yang berserikat dimulai setelah perusahaan mengumumkan akan menutup pabriknya di Gunsan, mengorbankan ribuan pekerjaan lokal.

Perusahaan telah meminta dukungan keuangan dan manfaat pajak dari pemerintah Korea Selatan, untuk mengamankan operasi masa depan perusahaan di negara tersebut.

Pihak berwenang telah menyerukan uji tuntas menyeluruh dan rencana untuk menormalkan bisnis serta membuat investasi baru di negara tersebut.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Jika Demokrat tidak Memberikan Suara, Trump: Saya akan 'Menutup' Pemerintah!
30 Juli 2018, by Zeal
Tampang.com - Demi memuluskan pembangunan tembok perbatasan, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengancam akan menutup layanan pemerintahan federal ...
Manajemen Persib masih kasih Kesempatan buat Carlton Cole
26 Mei 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Performa buruk yang selama ini ditunjukkan oleh mantan penyerang West Ham United, Carlton Cole dalam skuad Persib Bandung, menjadikan manajemen ...
Luar Biasa.. Jalan Tol Palembang Kok Ambles? Ini Penyebabnya..
18 Juni 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Jalan tol pertama di Sumatera Selatan (Sumsel) yang semula direncankan akan dipakai untuk jalur mudik lebaran tahun 2017 mengalami ambles. Ruas ...
Timnas Kroasia Tumbangkan Inggris dengan Skor 2-1 di Partai Semifinal Piala Dunia 2018
12 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Seperti dibahas di berita sebelumnya sesi babak semifinal Piala Dunia 2018 yang kedua yakni antara timnas Inggris vs Kroasia akan dilangsungkan pada Kamis ...
SehatQ.com Layanan Kesehatan Digital Terlengkap dan Akurat
26 September 2019, by Admin
Saat ini informasi mengenai segala informasi seputar kesehatan, pencegahan suatu penyakit maupun hal-hal lainnya yang berhubungan dengan kesehatan sangat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview