Tutup Iklan
ObatKolesterol
  
login Register
Para Pejabat Korea Utara di Cina Belajar Tentang Pertumbuhan Ekonomi

Para Pejabat Korea Utara di Cina Belajar Tentang Pertumbuhan Ekonomi

16 Mei 2018 | Dibaca : 132x | Penulis : Slesta

Pejabat tinggi Partai Buruh Korea Utara berada di China untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang reformasi ekonomi, menurut kementerian luar negeri Beijing.

Kunjungan dua hari dari sebuah delegasi yang mencakup Pak Thae Song, wakil ketua komite pusat partai, dimulai Senin, juru bicara kementerian luar negeri Cina Lu Kang mengkonfirmasi kepada Yonhap.

"Kunjungan ke China dimulai tanggal 14 Mei atas undangan China kepada kelompok pengunjung goodwill Partai Pekerja Korea Utara," kata Lu. "Kunjungan itu adalah langkah konkret untuk menerapkan pemahaman bersama antara Presiden China Xi Jinping dan Ketua Korea Utara Kim Jong Un."

Lu juga mengatakan bahwa Partai Komunis Tiongkok dan Partai Buruh sedang melakukan pertukaran sehingga Korea Utara dapat melihat secara langsung "pencapaian" pembangunan dan reformasi ekonomi China.

Menurut Yonhap, pada hari Senin Pak mengunjungi Taman Sains Zhongguanchun, di mana Kim berkunjung selama pertemuan pertamanya dengan Xi pada bulan Maret.

Pak didampingi oleh delegasi yang mencakup Kim Su Gil, kepala komite kota Pyongyang dari Partai Buruh, Kim Nung O dari Provinsi Pyongan Utara dan Ryu Myong Son, direktur urusan internasional di komite pusat partai, menurut surat kabar Korea Selatan Korea Herald.

Kelompok itu tinggal di Diaoyutai State Guesthouse.

Layanan berita Korea Selatan SP News melaporkan bahwa Korea Utara dapat melakukan tur fasilitas yang memamerkan teknologi pertanian China - sebuah tanda bahwa Pyongyang bisa serius menyelesaikan masalah kekurangan makanan.

KCNA melaporkan Selasa kelompok itu berada di China tetapi tidak menyebutkan alasan untuk perjalanan itu.

Pada bulan April, Kim Jong Un meminta partai untuk berkontribusi pada "konstruksi ekonomi sosialis."

Ayah Kim, Kim Jong Il, melakukan kunjungan ke pusat industri China selama periode pemerintahannya, tetapi akhirnya kembali ke isolasi ekonomi setelah menolak menyerahkan senjata nuklirnya.

Penatua Kim meninggal pada tahun 2011.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Kebiasaan Ini Ternyata Merusak Kesehatan Kita
5 September 2017, by Rindang Riyanti
Hal-hal yang biasa kita lakukan tidak sesederhana kelihatannya. Beberapa diataranya sedikit berbahaya, dan yang lainnya mungkin benar-benar berbahaya. 1. ...
Kim Jong Un: Pembicaraan Dengan Trump Bisa Menghasilkan 'Prestasi Besar'
9 Maret 2018, by Slesta
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dilaporkan mengatakan jika dia bertemu dengan Presiden A.S. Donald Trump, mungkin ada "prestasi besar," juru bicara ...
Ini Fakta tentang Flakka, Narkoba yang Bikin Pecandunya Seperti Zombie
29 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Seminggu terakhir ini banyak pengguna media sosial yang mengunggah video para pemakai narkoba Flakka. Flakka merupakan jenis narkoba baru yang ...
Kapan Anak Kecil Boleh diberi Ponsel menurut Bill Gates?
16 Juli 2017, by Zeal
Bill Gates, salah seorang terkaya di dunia, menerapkan aturan tegas tentang memberikan gadget pada anak-anaknya. Ia juga menetapkan usia minimum anak-anak ...
Bintang YouTube Berusia 6 tahun menghasilkan Milyaran Rupiah per Tahun dengan Mengulas Mainan
13 Desember 2017, by Rachmiamy
Pada usia anak- anak, ketika banyak dari kita yang mengisi waktu dengan hanya belajar dan bermain bersama teman- teman. Seorang anak laki-laki yang masih ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview