Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Menristekdikti Kumpulkan Rektor dan Direktur PTN Se-Indonesia, Berpesan Agar Rektor Mengawasi Materi Ceramah di Kampus Selama Ramadhan

Menristekdikti Kumpulkan Rektor dan Direktur PTN Se-Indonesia, Berpesan Agar Rektor Mengawasi Materi Ceramah di Kampus Selama Ramadhan

16 Mei 2018 | Dibaca : 357x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

 Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhamamad Nasir menghimpun dan mengadakan pertemuan dengan rektor dan direktur perguruan tinggi negeri (PTN) se-Indonesia pada Rabu (16/5). Pada kesempatan itu, Natsir berpesan kepada para rektor agar mengawasi materi ceramah di kampus-kampus sepanjang bulan Ramadhan ini.

"Saya memberikan pesan khusus kepada para rektor. Pertama terkait kegiatan-kegiatan dalam menghadapi Ramadhan. Dalam menghadapi Ramadhan ini saya ingin kampus betul-betul menjadi rujukan untuk kedamaian. Kampus harus menjadi pusat ilmu pengetahuan. Dalam hal ini jangan sampai terjadi radikalisme dan intoleransi," tuturnya di Kantor Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta Selatan.

Natsir juga mengimbau para penceramah khususnya yang akan ceramah di kampus-kampus agar menyampaikan materi atau pesan perdamaian. Dalam artinya jangan sampai materi ceramah yang berisi intoleransi.

"Dalam bulan Ramadhan ini saya meminta penceramah-penceramah memberikan pencerahan. Bisa memberi kedamaian dan ketenangan pada seluruh warga di kampusnya masing-masing. Semua yang melakukan (ceramah) jangan sampai mengacu pada intoleransi," tegas Natsir.

Natsir menambahkan jika ada pihak kampus baik dosen maupun mahasiswa yang melakukan tindakan intoleransi di kampus, maka rector diinstrusikan untuk segera mengambil tindakan. Rector diminta memberi peringatan, jika tidak berhasil maka yang bersangkutan harus dipisah.

"Intoleransi baik dari dosen maupun mahasiswa jangan sampai terjadi dan apabila terjadi segera diberikan peringatan dan segera dipindah," jelasnya.

Organisasi dakwah kampus juga harus didampingi para dosen sehingga tetap pada jalurnya. Hal ini untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme yang disebarkan melalui organisasi dakwah kampus.

"Harus didampingi para dosen," tegasnya

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Giampiero Ventura Dipecat, Siapa Pelatih Italia Selanjutnya?
16 November 2017, by Rachmiamy
Italia gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2018 Rusia. Dari dua kali bertanding, Italia kalah secara agregat 0-1 dari Swedia. Italia pun harus merasakan ...
suzuki Auto Value
12 April 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com.- Dalam upaya memenuhi permintaan pasar Mokas ( Mobil Bekas ), PT. Suzuki Indomobil Sales ( PT. SIS ), meluncurkan Program Suzuki Auto Value pada ...
Kemenag: Ada Penerbit Al Quran yang Menghilangkan Ayat Al Maidah 51-57
29 Mei 2017, by Tonton Taufik
Tampang.com - Jakarta, PT Suara Agung Jakarta mendapat teguran keras dari Kementerian Agama, menyangkut kelalaian penempatan halaman surat Al Maidah ...
Warisan Gubernur BI Agus Martowadjojo untuk Perry Wajiyo
27 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Gubernur Bank Indonesia akan berganti dari yang awalnya dipimpin oleh agus Martowardojo, kini Bank Indonesia akan beralih kepemimpinan ke ...
reklamasi teluk jakarta
9 Oktober 2017, by Zeal
tampang - Persoalan berkaitan dengan pembangunan reklamasi yang terletak di Pantai Utara Jakarta kembali mencuat. Setelah moratorium pembangunan reklamasi ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman