Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Menristekdikti Kumpulkan Rektor dan Direktur PTN Se-Indonesia, Berpesan Agar Rektor Mengawasi Materi Ceramah di Kampus Selama Ramadhan

Menristekdikti Kumpulkan Rektor dan Direktur PTN Se-Indonesia, Berpesan Agar Rektor Mengawasi Materi Ceramah di Kampus Selama Ramadhan

16 Mei 2018 | Dibaca : 288x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

 Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhamamad Nasir menghimpun dan mengadakan pertemuan dengan rektor dan direktur perguruan tinggi negeri (PTN) se-Indonesia pada Rabu (16/5). Pada kesempatan itu, Natsir berpesan kepada para rektor agar mengawasi materi ceramah di kampus-kampus sepanjang bulan Ramadhan ini.

"Saya memberikan pesan khusus kepada para rektor. Pertama terkait kegiatan-kegiatan dalam menghadapi Ramadhan. Dalam menghadapi Ramadhan ini saya ingin kampus betul-betul menjadi rujukan untuk kedamaian. Kampus harus menjadi pusat ilmu pengetahuan. Dalam hal ini jangan sampai terjadi radikalisme dan intoleransi," tuturnya di Kantor Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta Selatan.

Natsir juga mengimbau para penceramah khususnya yang akan ceramah di kampus-kampus agar menyampaikan materi atau pesan perdamaian. Dalam artinya jangan sampai materi ceramah yang berisi intoleransi.

"Dalam bulan Ramadhan ini saya meminta penceramah-penceramah memberikan pencerahan. Bisa memberi kedamaian dan ketenangan pada seluruh warga di kampusnya masing-masing. Semua yang melakukan (ceramah) jangan sampai mengacu pada intoleransi," tegas Natsir.

Natsir menambahkan jika ada pihak kampus baik dosen maupun mahasiswa yang melakukan tindakan intoleransi di kampus, maka rector diinstrusikan untuk segera mengambil tindakan. Rector diminta memberi peringatan, jika tidak berhasil maka yang bersangkutan harus dipisah.

"Intoleransi baik dari dosen maupun mahasiswa jangan sampai terjadi dan apabila terjadi segera diberikan peringatan dan segera dipindah," jelasnya.

Organisasi dakwah kampus juga harus didampingi para dosen sehingga tetap pada jalurnya. Hal ini untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme yang disebarkan melalui organisasi dakwah kampus.

"Harus didampingi para dosen," tegasnya

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Dibalik Kenyamanan Sandal Jepit, Hati-Hati Ternyata Ada Dampak Buruknya
7 Agustus 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Sandal jepit memang menjadi salah satu alas kaki yang sering dipakai. Tak hanya terjangkau, sandal jepit pun nyaman untuk digunakan. Namun, ...
Tim Pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi Resmi Polisikan Paguyuban Paranormal Ke Bawaslu
1 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Dalam persaingan politik banyak hal yang terjadi. Bahkan tidak jarang di Indonesia terjadi black campaign digunakan sebagai alat untuk mengalahkan lawan ...
Hewan Peliharaan Lebih Baik untuk Kesehatan Anak-Anak
13 Agustus 2017, by Slesta
Dapatkah hewan peliharaan memperbaiki kesehatan Anda? Ini adalah pertanyaan yang terpesona ilmuwan dan pemilik hewan peliharaan selama bertahun-tahun, namun ...
Jangan Terlalu Lama, Segera Makan 5 Makanan ini Setelah Dimasak
11 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Untuk menjaga kesehatan tubuh, kita dapat memulai dengan makanan. Memasak menjadi salah satu persiapan dalam menyantap makanan. Ternyata, ada ...
mohamed salah
5 Juni 2017, by Tonton Taufik
Liverpool berhasil menggaet Mohamed Salah dari AS Roma dengan transfer fee 35 juta Euro. Pemain berkewarganegaraan Mesir itu akan bermain di Anfield bersama ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman