Tutup Iklan
belireview
  
login Register
Menristekdikti Kumpulkan Rektor dan Direktur PTN Se-Indonesia, Berpesan Agar Rektor Mengawasi Materi Ceramah di Kampus Selama Ramadhan

Menristekdikti Kumpulkan Rektor dan Direktur PTN Se-Indonesia, Berpesan Agar Rektor Mengawasi Materi Ceramah di Kampus Selama Ramadhan

16 Mei 2018 | Dibaca : 59x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

 Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhamamad Nasir menghimpun dan mengadakan pertemuan dengan rektor dan direktur perguruan tinggi negeri (PTN) se-Indonesia pada Rabu (16/5). Pada kesempatan itu, Natsir berpesan kepada para rektor agar mengawasi materi ceramah di kampus-kampus sepanjang bulan Ramadhan ini.

"Saya memberikan pesan khusus kepada para rektor. Pertama terkait kegiatan-kegiatan dalam menghadapi Ramadhan. Dalam menghadapi Ramadhan ini saya ingin kampus betul-betul menjadi rujukan untuk kedamaian. Kampus harus menjadi pusat ilmu pengetahuan. Dalam hal ini jangan sampai terjadi radikalisme dan intoleransi," tuturnya di Kantor Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta Selatan.

Natsir juga mengimbau para penceramah khususnya yang akan ceramah di kampus-kampus agar menyampaikan materi atau pesan perdamaian. Dalam artinya jangan sampai materi ceramah yang berisi intoleransi.

"Dalam bulan Ramadhan ini saya meminta penceramah-penceramah memberikan pencerahan. Bisa memberi kedamaian dan ketenangan pada seluruh warga di kampusnya masing-masing. Semua yang melakukan (ceramah) jangan sampai mengacu pada intoleransi," tegas Natsir.

Natsir menambahkan jika ada pihak kampus baik dosen maupun mahasiswa yang melakukan tindakan intoleransi di kampus, maka rector diinstrusikan untuk segera mengambil tindakan. Rector diminta memberi peringatan, jika tidak berhasil maka yang bersangkutan harus dipisah.

"Intoleransi baik dari dosen maupun mahasiswa jangan sampai terjadi dan apabila terjadi segera diberikan peringatan dan segera dipindah," jelasnya.

Organisasi dakwah kampus juga harus didampingi para dosen sehingga tetap pada jalurnya. Hal ini untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme yang disebarkan melalui organisasi dakwah kampus.

"Harus didampingi para dosen," tegasnya

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Cincin Pernikahan Kenapa Selalu Sebelah kiri ya Guys,,,?
26 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Hemmm, bener juga ya guys, setiap ada pernikahan pasangan selalu menyematkan cincin ke sebelah kiri ya?. Memang ada yang nggak wajib menggunakan ...
Masimiliano Allegri : "Bermain di San Paolo selalu sulit dan permainan sepertinya tidak akan berakhir indah untuk kami"
27 November 2017, by Rachmiamy
Juventus akan menjalani laga berat di akhir pekan ini. Pada pertandingan pekan kelima belas yang akan berlangsung tanggal 2 Desember 2017, Si Nyonya Tua harus ...
poligami
27 Mei 2017, by Tonton Taufik
Adam Lyons, seorang berkewarganegaraan Inggris, seorang lelaki yang sangat beruntung, menikahi 2 istrinya di satu rumah, bahkan di satu kamar. Istri-istrinya ...
Punya Anak Tidak Bisa Diam? Bersyukurlah !
31 Juli 2017, by Rachmiamy
Sebagai seorang ibu, terkadang kita merasa jengkel saat anak tidak bisa diam. Lari kesana kemari, lompat- lompatan, dan membuat seisi rumah berantakan. ...
Lucinta Luna : Bertemu dan Duet Bersama Millendaru
11 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Baru – baru ini telah banyak beredar dan juga banyak dibicarakan sosok yang fenomenal. Ia disangka seorang transgender. Ia adalah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
powerman