Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Mendagri Jerman mengusulkan Hari Libur untuk Muslim, Apakah Mungkin?

Mendagri Jerman mengusulkan Hari Libur untuk Muslim, Apakah Mungkin?

15 Oktober 2017 | Dibaca : 774x | Penulis : Zeal

tampang - Hari libur bagi kaum Muslim diusulkan untuk ada di Jerman. Namun, usulan yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas de Maiziere, langsung menuai reaksi keras dari kubu konservatif. Padahal, kubu yang dipimpin oleh Kanselir Angela Merkel ini, dalam waktu dekat akan memulai pembicaraan koalisi bersama dengan Partai Demokrat Bebas (FDP). Perlu diketahui, pada pemilihan september kemarin, kubu konservatif memenangkan pemilihan, namun meski menang, hal ini merupakan yang terburuk semenjak tahun 1949.

Berbicara mengenai pemberian hari libur bagi Muslim, Wolfgang Bosbach yang merupakan anggota senior CDU angkat bicara. Ia mengatakan kepada surat kabar Bild bahwa siapapun dapat merayakan upacara keagamaan yang mereka inginkan di Jerman. Namun, Bosbach menambahkan,

"Apakah negara mesti juga melindungi hari-hari libur non-Kristen dengan regulasi legal di masa depan merupakan isu yang sesungguhnya berbeda."

Hal yang lebih tegas disampaikan oleh seorang tokoh Senior Uni Sosial Kristen (CSU), Alexander Dobrindt. Dobrindt mengatakan,

"Kami tidak akan pertimbangkan untuk memberlakukan hari-hari libur bagi kaum Muslim di Jerman,” kata Dobrindt, Ahad (15/10).

Populasi muslim di Jerman terdiri dari sekitar empat juta orang Islam. Sebagian besar dari populasi tersebut merupakan keturunan Turki. Selain itu, lebih dari sejuta migran yang tiba di negara Jerman berasal dari Timur tengah dan sekitarnya.

Isu mengenai hari libur bagi Muslim ini sebenarnya sudah cukup lama. Bahkan, saat kampanye menjelang pemilihan di Lower Saxony yang bertempat di negara bagian utara Jerman, pada Ahad (6/10), seorang anggota Uni Demokrat Kristen (CDU), de Maiziere, mengatakan pada wilayah tertentu cukup terbuka Jerman menyediakan hari libut bagi kaum Muslim.

Ia mengungkapkan "All Saints' Day" (Hari Raya Semua Orang Kudus) satu-satunya hari libur di wilayah-wilayah Katolik Jerman dan menambahkan,

"Di tempat-tempat yang banyak orang Islam, mengapa tidak kita berpendapat tentang pemberlakuan sebuah hari libur Muslim?"

Semoga, rencana untuk melegalkan hari libur untuk Muslim bisa terealisasi di Negara Jerman. (Zeal/Red)

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Valentino Rossi Memuji Penampilan Tim Suzuki di Tiga Seri Awal MotoGP 2018
24 April 2018, by Rachmiamy
Valentino Rossi kembali gagal naik ke podium. Pada seri ketiga MotoGP 2018 yang berlangsung di Circuit of the Americas (CoTA), Amerika Serikat, pembalap asal ...
Kehidupan Seksual Terungkap Dari Bentuk Wajah Anda
14 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Tahukah guys bahwa bentuk wajah kamu bisa menunjukkan kehidupan seks atau percintaan kamu loo. Karena ada bentuk study baru menunjukan bahwa ...
Crimson Peak: Film Horor Romantis Yang Bikin Kamu Deg-degan
18 Juli 2017, by Shaqina
Crimson peak bercerita tentang seorang gadis muda, Edith Cushing  yang ditinggal mati oleh ibunya yang menderita penyakit kusta. Ketika kecil Edith ...
Makanan Penghambat Proses Penuaan
12 April 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Penuaan merupakan proses alami pada tubuh yang pasti dialami setiap individu. Namun hal ini bisa dicegah atau ditunda agar tidak datang terlalu ...
payudara indah
9 Juni 2018, by Maman Soleman
Memiliki payudara sehat dan indah merupakan salah satu dambaan nyaris setiap wanita. Untuk mendapatkan payudara yang sehat dan indah tentunya payudara harus ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab