Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Main Game Tanpa Henti, Gadis Ini Alami Kebutaan

Main Game Tanpa Henti, Gadis Ini Alami Kebutaan

9 Oktober 2017 | Dibaca : 359x | Penulis : Rindang Riyanti

Di era milenial ini, kehidupan remaja tak lepas dari gadget. Entah itu untuk berkomunikasi dengan teman-teman, untuk belajar dan mengerjakan tugas, untuk mendapatkan berita dan informasi, untuk mencari hiburan seperti menonton video, mendengarkan musik, dan juga untuk bermain game.

Game memang memberikan hiburan yang menyenangkan dan menantang pemainnya untuk terus dan terus memainkan game dengan berbagai fitur yang ditawarkan. Rupanya game tidak hanya memberikan kesenangan, namun juga dapat menjadi sumber bencana.

Seperti yang dialami remaja 21 tahun di China yang menderita kebutaan setelah 24 jam bermain game tanpa henti via smartphone. Bagi Xiaojing (nama samaran), bermain game adalah satu-satunya hobi yang ia miliki. Xiaojing bisa menghabiskan malam dan akhir pekan dengan bermain game di smartphone.

Bahkan dirinya rela tak tidur dan tak memerhatikan kesehatan tubuhnya demi dapat bermain game.

"Saya sangat ketagihan main game bahkan sampai lupa makan dan mandi," kata Xiaojing.

"Saya selalu bilang ke diri sendiri ‘ini bakal jadi ronde terakhir’, tapi saya tak bisa berhenti," ia menambahkan.

Suatu hari, Xiaojing yang bekerja sebagai akuntan ingin melepas penat dengan bermain game tanpa jeda. Game yang ia mainkan kala itu adalah “Honour of Kings” yang dikembangkan raksasa China, Tencent. Game tersebut sangat populer di China, hingga menghimpun 200 juta pengguna.

Lalu setelah memaikan game tersebut secara terus menerus, ia kehilangan fungsi penglihatannya.

Ia hanya bisa melihat dengan mata kiri, sebagaimana dilansir KompasTekno, Sabtu (11/7/2017), dari BGR Setelah diperiksa, dokter mendiagnosis Xiaojing terkena retinal artery occlusion (oklusi arteri retina).

Penyebabnya tak lain karena terlalu intens di depan layar smartphone. Kebanyakan orang yang mengidap penyakit itu mengalami kebutaan total pada akhirnya.

Hanya 20 hingga 35 persen yang dapat pulih.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Peristiwa Ganjil di Moto GP Argentina Hingga Insiden Rossi Terjatuh
9 April 2018, by oteli w
Tampang.com - Goto GP Argentina yang disiarkan secara live di Trans7 berlangsung dramatis sertai diwarnai kejanggalan. Berikut penjelasannya: 1. ...
Setahun Rilis, Pokemon Go Meraup Keuntungan USD 1,2 Miliar
2 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pokemon GO kini sudah hampir mencapai setahun setelah dirilis pada 6 Juli 2016. Bahkan kini, game ini telah meraup keuntungan mencapai USD 1,2 ...
Ratusan Sopir Bus Jalani Tes Urine Sebelum Antarkan Pemudik ke Kampung Halaman
22 Juni 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Ditlantas dan Direktorat Ditnarkoba Polda Metro Jaya menggelar tes urine di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur. Tes urine ini diikuti oleh ...
Ini Dia 2 Teknologi untuk Mengeluarkan Racun dalam Tubuh
10 Juli 2018, by Maman Soleman
Pada kondisi gagal ginjal terminal, fungsi ginjal menurun drastis sehingga perlu dibantu dengan dialisis. Meski demikian, cuci darah hanya membantu satu peran ...
Johann Zarco Berambisi Meraih Podium Tertinggi di Seri Terakhir MotoGP 2017
8 November 2017, by Rachmiamy
Pembalap tim Yamaha Tech 3 asal Perancis Johann Zarco sukses menjalani tahun perdananya di balapan MotoGP dengan hasil yang memuaskan. Walaupun balapan ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab