Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Mahasiswa Brawijaya Menciptakan Pelembab yang Berasal dari Ceker Ayam

Mahasiswa Brawijaya Menciptakan Pelembab yang Berasal dari Ceker Ayam

1 Juni 2017 | Dibaca : 1039x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Tiga mahasiswa Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Brawijaya dibawah bimbingan dosen Firman Jaya berhasil menciptakan sumber kolagen halal untuk bahan kosmetik (pelembab) ajah berbahan baku kulit ceker ayam.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Edho Okta H, Dwi Hartanti, dan Florida M. "Selain berbahan bakukulit ceker ayam, pelembab wajah halal ini juga kami tambahkan kulit buah apel sebagai antioksidan," kata Ketua Tim penemu kolagen halal tersebut, Edho Okta di Malang, Jawa Timur, Kamis.

Kulit apel, kata Edho, memiliki flanovol dan prosianidin yang berfungsi untuk mencegah penuaan dini. "Produk temuan kami ini sebagai upaya untuk memanfaatkan limbah kulit ceker ayam dan kulit apel sekaligus mewujudkan kosmetik pelembab wajah yang bersertifikasi halal, aman, dan ramah lingkungan," katanya.

Ia mengakui pelembab wajah merupakan produk kosmetik yang sering digunakan, sebab mampu mereduksi gejala kulit kering dan bersisik sehingga permukaan kulit menjadi lembut dan halus. Salah satu bahan dasar pembuatan pelembab ialah kolagen yang berperan penting untuk proses pertumbuhan sel dan jaringan (regenerasi).

Hanya saja, kolagen biasanya diambil dari jaringan ikat hewan dan mayoritas perusahaan kosmetik kurang memperhatikan kehalalan produknya, bahkan menurut Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), kolagen terbaik dan paling sering digunakan memang berasal dari babi yang bersifat haram bagi muslim.

Berangkat dari minimnya produk halal untuk kosmetik, termasuk pelembab wajah, ketiga mahasiswa Fapet tersebut terus berupaya mencari formula yang tepat untuk bahan kolagen dan menghasilkan produk halal.

Berdasarkan data penelitian, kata Edho, kulit ceker ayam mengandung 5.850 ml gelatin, kandungan tersebut lebih tinggi dari kulit kaki sapi yang hanya 2.066 ml. Gelatin ialah hasil hidrolisis protein kolagen kulit segar. "Harapan kami ke depan inovasi kolagen berbahan baku kulit ceker ayam dan kulit buah apel ini bisa dikembangkan lebih luas dan dipatenkan," ucapnya.

Melalui produk yang diberi nama Moisturizer Colagen with Extract Malus sylvestris atau Camelis tersebut , ketiga mahasiswa Fapet Universitas Brawijaya itu berhasil mengusung juara III dalam ajang nasional LKTI Halal Patika 2017.

Acara LKTI Halal Patika yang berlangsung di Hotel Graha Sarinah Vidi, Sleman, Yogyakarta ini diselenggarakan oleh LPPOM MUI, Rabu (24/5).

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Descendants of The Sun Season 2 akan Segera Tayang.
2 Juli 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Maraknya drama – drama asing yang masuk ke Indonesia membuat  masyarakat Indonesia semakin ketagihan akan cerita selanjut nya dan ...
Bolehkah Wanita Mengumandangkan Adzan dan Iqomat?
8 Februari 2018, by Zeal
Tampang.com - Dalam ajaran Islam, adzan merupakan panggilan kepada semua umat islam untuk segera melaksanakan Shalat, juga sekaligus memberitahukan bahwa saat ...
sayang istri
13 Mei 2017, by titin
Parjo sebut saja nama saya begitu, aslinya nama saya adalah Purnama Jauhari (tapi terlalu keren kata teman-teman saya...), dan saya punya teman yang tidak ...
Lawan Vietnam, Menang Harga Mati Bagi Timnas Garuda
22 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Pertandingan hidup mati bagi Timnas Indonesia akan dilakoni malam ini saat berhadapan dengan Timnas Vietnam di ajang Sepak Bola Sea Games 2017. ...
Orang-Orang Ini Lebih Berisiko Mengalami Insomnia
27 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Merasakan insomnia pastinya sangat menyiksa bagi tubuh. Kita ingin sekali untuk terlelap tidur karena tubuh dan pikiran yang sudah lelah, namun ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview