Tutup Iklan
SabunPemutih
  
login Register
Legenda Sepakbola Dunia Ronaldinho Gantung Sepatu

Legenda Sepakbola Dunia Ronaldinho Gantung Sepatu

17 Januari 2018 | Dibaca : 253x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Ronaldinho merupakan pemain sepakbola asal Brazil yang telah melegenda ini resmi menyatakan bahwa dirinya akan pensiun dari lapangan hijau. Pengumuman gantung sepatu tersebut disampaikan oleh saudara sekaligus agennya yakni Roberto Assis.

Ronaldhinho memang sudah sewajarnya tidak lagi bermain sepakbola dikarenakan usinya telah mencapai 37 tahun. Selama bermain sepakboleh berbagai prestasi telah ditorehnya seperti Piala Dunia, Liga Champions, Copa Libertadores, dan Pemain Terbaik Dunia. Kini dirinya sudah tak lagi bermain di laga professional sejak tahun 2015.

"Dia sudah berhenti bermain, semuanya sudah berakhir," tutur Assis di OGlobo. "Sekarang, mari kita lakukan sesuatu yang indah, sebesar mungkin, usai Piala Dunia, mungkin di Agustus mendatang." Yang dimaksud Assis kemungkinan besar pertandingan perpisahan. Ini akan berlangsung di Brasil, Eropa, dan Asia, juga bisa termasuk pertandingan dengan tim nasional, kata Assis.

Sang legenda memulai karir sepakbolanya di Gremio pada tahun 1998 hingga 2001, kemudian meneruskan bermain untuk 7 klub lain seperti Paris Saint-Germain (PSG) pada tahun 2001-2003, Barcelona pada tahun 2003-2008, AC Milan pada tahun 2008-2011, Flamengo pada tahun 2011-2012, Atletico Mineiro pada tahun 2012-2014, Queretaro pada tahun 2014-2015, dan Fluminense pada tahun 2015.

Pria kelahiran 21 Maret 1980, di Brazil ini telah meninggalkan banyak inspirasi bagi persepakbolaan dunia. Puncak karir sang legenda terjadi ketika dirinya bermain di club raksasa Spanyol, Barcelon antara 2003 hingga 2008. Ronaldinho menghabiskan tahun-tahun kejayaannya di sana, dan berhasil membawa timnya juara Liga Champion pada tahun 2006, La Liga pada tahun 2005, dan 2006, dan memenangkan Ballon D’Or pada tahun 2005.

Puncak karier Ronaldinhho terjadi di Barcelona antara 2003 dan 2008, di mana dia menghabiskan tahun-tahun kejayaannya. Aksinya yang mungkin paling dikenang dalam kemenangan 3-0 atas Real Madrid di Bernabeu pada tahun 2005.

Dia membantu membimbing tim Katalan juara Liga Champions pada tahun 2006, La Liga pada 2005 dan 2006 dan memenangkan Ballon D'Or pada 2005. Kemudian pada tahun 2011 berangkat ke Milan dan berhasil memenangkan scudetto. Pada tahun 2013 dirinya kembali ke Brasil dan membawa Atletico Mineiro juara Copa Libertadores untuk pertama kalinya. Sejak saat itu tidak ada trofi yang diraihnya.

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Rumput Laut Bisa Jadi Pengganti Plastik Kemasan Loh.. Bisa dimakan Lagi..
13 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan. Sudah banyak inovasi mengenai air baik untuk kebutuhan sehari hari maupun air yang ...
Menakjubkan, Beginilah Penampakan Trans Papua Yang Membelah Gunung
9 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com Dilansir dari liputan6.com, Pembangunan Trans Papua telah lama dikerjakan oleh Kementrian pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) beserta TNI. ...
Apakah Tampon Aman Digunakan untuk Kesehatan Vagina?
1 Mei 2017, by Ayu
Kita semua ingat pertama kali kita menggunakan tampon, itu adalah pengalaman membebaskan (jika agak aneh). Akhirnya, sebuah alternatif untuk bantalan besar ...
3 Potensi Wisata Bahari Sumatera Barat yang Memikat untuk Dilihat
7 Juli 2018, by Maman Soleman
Dengan luas perairan sekitar 75 persen, Indonesia sangat berpotensi untuk mengembangkan wisata bahari. Kisah-kisah perjalanan para wisatawan maupun petualang, ...
Ini yang Terjadi Pada Bumi Ketika Kehilangan Matahari
17 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pusat dari tata surya kita adalah matahari. Dengan adanya matahari, maka bumi berputar pada lintasannya, adanya siang dan malam, dan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
SabunPemutih