Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Lagi, Polisi di era TK Bertindak Represif dalam Menindak Aksi Mahasiswa!

Lagi, Polisi di era TK Bertindak Represif dalam Menindak Aksi Mahasiswa!

25 Mei 2017 | Dibaca : 554x | Penulis : Zeal

Jakarta – Aksi yang dilakukan oleh Ratusan mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) di depan istana negara dinodai oleh tindakan represif aparat, padahal KAMMI hanya menuntut penegakan hukum yang berkeadilan di Indonesia.

Aksi yang dimulai pukul 14.00 awalnya berlangsung kondusif. Para anggota KAMMI berganti-gantian menyampaikan orasinya. Mereka membawa atribut KAMMI, bendera, serta poster yang berisikan ironi penegakan hukum di indonesia.

“19 tahun reformasi membuat kondisi negara semakin jauh dari cita-cita Kemerdekaan”, ungkap Ketua Umum KAMMI, Kartika Nur Rakhman di depan Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/5).

KAMMI menuntut agar dituntaskannya berbagai kasus korupsi yang mandek selama ini.

“kami menuntut agar dituntaskannya kasus Mega Skandal BLBI, kasus bailout Century, dan kasus E-KTP”, ungkap Nur Rakhman.

Selain itu supremasi hukum masih sangat lemah, hal ini ditandai dengan penunjukan Jaksa Agung dari kalangan partai politik.

“Hadirnya HM Prasetyo sebagai jaksa agung menjadi tanda kematian hukum. Kondisi ini menggambarkan bahwa hukum telah dikangkangi oleh kepentingan politik” tandas Nur Rakhman.

Semakin lama orasi mahasiswa semakin panas dan polisi menjadi represif dalam menindak mahasiswa. Mahasiswa duduk untuk menenangkan massanya, namun polisi mulai memukul dan menendang massa yang duduk.

Kondisi semakin ricuh, hingga 3 orang mahasiswa menjadi korban luka-luka, dan terdapat 7 orang mahasiswa yang dipukuli dan diculik oleh polisi termasuk salam satunya ketua umum KAMMI.

Kondisi ricuh membuat mahasiswa mundur dan istirahat dengan dilanjutkan sholat maghrib. Setelah sholat maghrib, mahasiswa melanjutkan menyampaikan sikapnya dan menutup dengan doa.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Surat Yasin Versi Digital untuk Sempurnakan Ibadah Puasamu
23 Mei 2018, by Maman Soleman
Salah satu aktivitas paling menyenangkan di bulan Ramadan adalah membaca Al-Quran. Aplikasi ini membuat kita lebih mudah membaca Surah Yasin di mana pun ...
Peneliti Melatih Laba-laba untuk Melompat
9 Mei 2018, by Slesta
Untuk pertama kalinya, para ilmuwan telah melatih seekor laba-laba untuk melompat pada jarak yang berbeda dan ketinggian yang berbeda. Prestasi ini ...
Ada Pola Serupa pada Serangan yang Menyasar Prabowo dan SBY
16 Januari 2018, by Gatot Swandito
Sekalipun tengah mendapat serangan yang menimbulkan kerusakan yang begitu masif, Prabowo Subianto seharusnya masih bisa tersenyum lebar. Sebab, pola-pola ...
Sandiaga: Tim Gubernur Bukan Tempat Penampungan Tim Sukses
26 November 2017, by Rindang Riyanti
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan segera membentuk Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP). Terkait dengan hal itu, Wakil Gubernur DKI ...
Pemilik Situs Nikahsirri.com Ditangkap Polisi
24 September 2017, by Risa Suadiani
Aris Wahyudi selaku pimilik website yang mengkhawatirkan baru-baru ini, nikahsirri.com akhirnya berhasil ditangkap polisi. Aris ditangkap di kawasan Bekasi, ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab