Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Lagi, Kasus Bullying di Sukabumi Menelan Korban

Lagi, Kasus Bullying di Sukabumi Menelan Korban

14 Agustus 2017 | Dibaca : 972x | Penulis : Rio Nur Arifin

Tampang.com - Bullying atau perundungan kembali memakan korban. Kali ini seorang bocah kelas 2 SD Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi berinisial SR meregang nyawa lantaran mendapat tindak perundungan dari temannya sendiri (DR).

SR diduga meninggal usai bertengkar dengan DR. Dalam kondisi menangis, DR mendatangi pihak sekolah dan mengatakan bahwa ia telah berkelahi dengan SR. Hal tersebut pada awalnya diketahui oleh wali kelas 2, Ruhiyat. Mendengar pengakuan DR, Ruhiyat langsung bergegas menuju lokasi dan segera membawa SR ke ruang kesehatan sekolah. Bersama guru-guru lainnya, Ruhiyat membawa SR ke Puskesmas              Cicantayan, namun naas korban ternyata telah meninggal dalam perjalanan.

Info yang berkembang mengatakan korban karena berkelahi dan dipukul temannya. Namun, kepala sekolah SD Negeri Longkewang, Ade Rohman Gunawan mengatakan informasi ini tidak benar. Hal itu dikuatkan dengan hasil otopsi yang menyebutkan bahwa tidak ada luka lebam, dan hanya sedikit memar di bagian pelipis. Salah seorang teman korban, IK, mengatakan korban terkena lemparan es batu di bagian telinga dan kemudian terjatuh.

Netizen pun ramai memperbincangkan kejadian ini di media sosial. Beberapa komentar yang dilontarkan seperti "Hukum mati aja yang membunuh.", “Hukum mati juga .mumpung masih kecil.... klow gak di bukum mati, dewasa nanti malah jadi brandalan itu anak... udah hukum mati aja."

Benarkah yang salah dari kejadian ini adalah pelakunya yang masih berusia 8 tahun? Yang juga menangis saat berkelahi dengan korban?

Sepertinya pemerintah perlu fokus untuk menyelesaikan masalah perundungan, salah satu masalah dari sekian banyaknya masalah di negeri ini. Sudah saatnya semua lapisan masyarakat berkontribusi untuk mendidik moral generasi bangsa ini. Karena dalam kasus ini, bukan hanya SR yang merupakan korban, melainkan DR, sang pelaku, juga merupakan korban dari lingkungannya.

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Orang Kanada Dibunuh Oleh Paus Setelah Menyelamatkannya
12 Juli 2017, by Angga
Paus yang terancam punah menyerang dan membunuh seorang pria Kanada setelah dia melepaskan hewan tersebut dari jaring, kata badan perikanan dan kelautan ...
Akhir April 2018, Penyaluran KUR Mencapai 38 Persen
17 Mei 2018, by Slesta
Tampang.com – Hingga April 2018 ini, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai 38 persen dari target dan pencapaian tersebut tergolong positif. Hal ...
Luaskan Hati dan Pikiran Yuk!
14 April 2018, by Dika Mustika
Pernahkah kau menuangkan sambal terlalu banyak pada mangkuk baksomu, mangkuk sotomu, mangkuk lontong karimu, atau pada mangkuk makanan berkuah lainnya? Nah, ...
Wanita Jepang Tubuhnya Tetap Langsing Apa Rahasianya
7 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Wanita jepang dianggap paling cantik dan elegan di dunia. Diusia 30 mereka terlihat berusia 18, pada usia 40 tahun seperti usia 25, dan ...
Ivan Gunawan Sewot Bunga Jelita DiBully Netizen
2 Desember 2017, by Admin
Tampang.com – Puteri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani disambut pelukan dan keharuan saat tiba di tanah air. Meski pulang tanpa satu pun kemenangan di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab