Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Lagi, Kasus Bullying di Sukabumi Menelan Korban

Lagi, Kasus Bullying di Sukabumi Menelan Korban

14 Agustus 2017 | Dibaca : 911x | Penulis : Rio Nur Arifin

Tampang.com - Bullying atau perundungan kembali memakan korban. Kali ini seorang bocah kelas 2 SD Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi berinisial SR meregang nyawa lantaran mendapat tindak perundungan dari temannya sendiri (DR).

SR diduga meninggal usai bertengkar dengan DR. Dalam kondisi menangis, DR mendatangi pihak sekolah dan mengatakan bahwa ia telah berkelahi dengan SR. Hal tersebut pada awalnya diketahui oleh wali kelas 2, Ruhiyat. Mendengar pengakuan DR, Ruhiyat langsung bergegas menuju lokasi dan segera membawa SR ke ruang kesehatan sekolah. Bersama guru-guru lainnya, Ruhiyat membawa SR ke Puskesmas              Cicantayan, namun naas korban ternyata telah meninggal dalam perjalanan.

Info yang berkembang mengatakan korban karena berkelahi dan dipukul temannya. Namun, kepala sekolah SD Negeri Longkewang, Ade Rohman Gunawan mengatakan informasi ini tidak benar. Hal itu dikuatkan dengan hasil otopsi yang menyebutkan bahwa tidak ada luka lebam, dan hanya sedikit memar di bagian pelipis. Salah seorang teman korban, IK, mengatakan korban terkena lemparan es batu di bagian telinga dan kemudian terjatuh.

Netizen pun ramai memperbincangkan kejadian ini di media sosial. Beberapa komentar yang dilontarkan seperti "Hukum mati aja yang membunuh.", “Hukum mati juga .mumpung masih kecil.... klow gak di bukum mati, dewasa nanti malah jadi brandalan itu anak... udah hukum mati aja."

Benarkah yang salah dari kejadian ini adalah pelakunya yang masih berusia 8 tahun? Yang juga menangis saat berkelahi dengan korban?

Sepertinya pemerintah perlu fokus untuk menyelesaikan masalah perundungan, salah satu masalah dari sekian banyaknya masalah di negeri ini. Sudah saatnya semua lapisan masyarakat berkontribusi untuk mendidik moral generasi bangsa ini. Karena dalam kasus ini, bukan hanya SR yang merupakan korban, melainkan DR, sang pelaku, juga merupakan korban dari lingkungannya.

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Olahraga yang Cocok Saat Puasa
25 Mei 2018, by oteli w
Tampang.com - Berpuasa bukanlah alasan untuk malas bergerak. Meskipun berpuasa kita harus tetap berolahraga supaya badan tetap fit dan bugar. Selama ...
Internet Lambat? Peneliti Kembangkan Teknologi Bandwith Baru
24 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Kecepatan internet yang lambat dan jam sibuk internet - waktu puncak ketika kecepatan data turun hingga 30% - menjadi fokus penelitian yang menyediakan ...
10 Makanan Ini Bisa Timbulkan Jerawat di Wajah
30 Juli 2017, by Rachmiamy
Munculnya jerawat memang mengganggu penampilan, baik itu laki- laki maupun perempuan. Kadar percaya diri seseorang bisa berkurang hanya karena jerawat. Banyak ...
Film Horor Petak Umpet Minako Tayang September ini
7 September 2017, by Rachmiamy
Bagi kalian penggemar film bergenre horror, segera bersiap. Di bulan September ini akan hadir film bergenre horror berjudul Petak Umpet Minako. Film Petak ...
Siapa Sangka Gadis Cantik Ini Jadi Miliarder Setelah Terlilit Utang
4 Agustus 2017, by Slesta
Tampang.com – Hidup itu memang dinamis, kadang diatas dan juga kadang kita berada dibawah. Namun keadaan tersebut jangan membuat kita menyerah untuk ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite