Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Lagi, Kasus Bullying di Sukabumi Menelan Korban

Lagi, Kasus Bullying di Sukabumi Menelan Korban

14 Agustus 2017 | Dibaca : 940x | Penulis : Rio Nur Arifin

Tampang.com - Bullying atau perundungan kembali memakan korban. Kali ini seorang bocah kelas 2 SD Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi berinisial SR meregang nyawa lantaran mendapat tindak perundungan dari temannya sendiri (DR).

SR diduga meninggal usai bertengkar dengan DR. Dalam kondisi menangis, DR mendatangi pihak sekolah dan mengatakan bahwa ia telah berkelahi dengan SR. Hal tersebut pada awalnya diketahui oleh wali kelas 2, Ruhiyat. Mendengar pengakuan DR, Ruhiyat langsung bergegas menuju lokasi dan segera membawa SR ke ruang kesehatan sekolah. Bersama guru-guru lainnya, Ruhiyat membawa SR ke Puskesmas              Cicantayan, namun naas korban ternyata telah meninggal dalam perjalanan.

Info yang berkembang mengatakan korban karena berkelahi dan dipukul temannya. Namun, kepala sekolah SD Negeri Longkewang, Ade Rohman Gunawan mengatakan informasi ini tidak benar. Hal itu dikuatkan dengan hasil otopsi yang menyebutkan bahwa tidak ada luka lebam, dan hanya sedikit memar di bagian pelipis. Salah seorang teman korban, IK, mengatakan korban terkena lemparan es batu di bagian telinga dan kemudian terjatuh.

Netizen pun ramai memperbincangkan kejadian ini di media sosial. Beberapa komentar yang dilontarkan seperti "Hukum mati aja yang membunuh.", “Hukum mati juga .mumpung masih kecil.... klow gak di bukum mati, dewasa nanti malah jadi brandalan itu anak... udah hukum mati aja."

Benarkah yang salah dari kejadian ini adalah pelakunya yang masih berusia 8 tahun? Yang juga menangis saat berkelahi dengan korban?

Sepertinya pemerintah perlu fokus untuk menyelesaikan masalah perundungan, salah satu masalah dari sekian banyaknya masalah di negeri ini. Sudah saatnya semua lapisan masyarakat berkontribusi untuk mendidik moral generasi bangsa ini. Karena dalam kasus ini, bukan hanya SR yang merupakan korban, melainkan DR, sang pelaku, juga merupakan korban dari lingkungannya.

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Mengenal Sejarah Lyon Sebagai Kota Mural
17 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Kota Lyon, Prancis ini memang memiliki banyak sekali julukan. Mulai dari kota Budaya, kota Mawar, bahkan hingga kota Gastronomi. Salah satunya ...
7 Manfaat Minyak Zaitun Pada Kesehatan
16 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Minyak zaitun adalah minyak ajaib yang memliki banyak khasiat untuk kesehatan dan kecantikan. Minyak zaitun sudah digunakan sebagai obat herbal sejak ribuan ...
Sergio Ramos Tidak Tahu Masa Depan Cristiano Ronaldo Bersama Real Madrid
15 November 2017, by Rachmiamy
Cristiano Ronaldo merupakan salah satu pemain terbaik yang dimiliki Portugal dan Real Madrid. Pemain berusia 33 tahun tersebut sudah delapan tahun membela klub ...
Dimitar Berbatov Lebih Menyukai Lionel Messi Dibanding Cristiano Ronaldo
27 Oktober 2017, by Rachmiamy
Cristiano Ronaldo saat ini merupakan salah satu pemain terbaik di dunia. Pemain asal Portugal mempunyai banyak prestasi, baik bersama klub, timnas Portugal ...
Dampak ( + ) dan  (- ) dari Perkembangan Teknologi dan Zaman
24 Februari 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Perkembangan teknologi dan segala dampaknya adalah hal yang nggak bisa kita hindari. Kalo diperhatiin sih, perkembangan teknologi sebenernya ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview