Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Lagi, Kasus Bullying di Sukabumi Menelan Korban

Lagi, Kasus Bullying di Sukabumi Menelan Korban

14 Agustus 2017 | Dibaca : 1168x | Penulis : Rio Nur Arifin

Tampang.com - Bullying atau perundungan kembali memakan korban. Kali ini seorang bocah kelas 2 SD Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi berinisial SR meregang nyawa lantaran mendapat tindak perundungan dari temannya sendiri (DR).

SR diduga meninggal usai bertengkar dengan DR. Dalam kondisi menangis, DR mendatangi pihak sekolah dan mengatakan bahwa ia telah berkelahi dengan SR. Hal tersebut pada awalnya diketahui oleh wali kelas 2, Ruhiyat. Mendengar pengakuan DR, Ruhiyat langsung bergegas menuju lokasi dan segera membawa SR ke ruang kesehatan sekolah. Bersama guru-guru lainnya, Ruhiyat membawa SR ke Puskesmas              Cicantayan, namun naas korban ternyata telah meninggal dalam perjalanan.

Info yang berkembang mengatakan korban karena berkelahi dan dipukul temannya. Namun, kepala sekolah SD Negeri Longkewang, Ade Rohman Gunawan mengatakan informasi ini tidak benar. Hal itu dikuatkan dengan hasil otopsi yang menyebutkan bahwa tidak ada luka lebam, dan hanya sedikit memar di bagian pelipis. Salah seorang teman korban, IK, mengatakan korban terkena lemparan es batu di bagian telinga dan kemudian terjatuh.

Netizen pun ramai memperbincangkan kejadian ini di media sosial. Beberapa komentar yang dilontarkan seperti "Hukum mati aja yang membunuh.", “Hukum mati juga .mumpung masih kecil.... klow gak di bukum mati, dewasa nanti malah jadi brandalan itu anak... udah hukum mati aja."

Benarkah yang salah dari kejadian ini adalah pelakunya yang masih berusia 8 tahun? Yang juga menangis saat berkelahi dengan korban?

Sepertinya pemerintah perlu fokus untuk menyelesaikan masalah perundungan, salah satu masalah dari sekian banyaknya masalah di negeri ini. Sudah saatnya semua lapisan masyarakat berkontribusi untuk mendidik moral generasi bangsa ini. Karena dalam kasus ini, bukan hanya SR yang merupakan korban, melainkan DR, sang pelaku, juga merupakan korban dari lingkungannya.

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

bawang putih
8 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Seperti biasanya menjelang bulan puasa harga mayoritas komoditas pangan mengalami kenaikan harga. Ada beberapa bahan pangan yang mengalami ...
wuling indonesia
22 Januari 2018, by Zeal
Wuling Motors yang berasal dari Tiongkok ini memang masih belum banyak yang mengetahuinya. Wuling Motors memproduksi kendaraan seperti mobil, bus dan truk, ...
Prestasi Wali Kota Tegal Rusak Karena OTT
31 Agustus 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Sosok wanita pemimpin Kota Tegal, Siti Masitha Soeparno memang terlihat sempurna, selain wajahnya yang cantik, anggun, Siti Masitha yang lebih ...
Obat Diare ini Bisa Hilangkan Jerawat dalam Sekejap!
1 September 2017, by Sandra Wijaya
Siapa yang tidak kesal jika memiliki kulit berjerawat? Masalah kulit yang satu ini sering membuat kita tidak percaya diri. Jerawat adalah masalah kulit yang ...
Yuk Menelusuri Jejak Kerajaan Kutai di Museum Mulawarman
22 Juli 2018, by Maman Soleman
Kalimantan Timur merupakan salah satu kepulauan di Indonesia yang memiliki situs kerajaan tertua, yakni Kerajaan Kutai Martadipura atau yang lebih dikenal ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab