Tutup Iklan
hijab
  
login Register
 Koalisi Saudi untuk Menjaga Agar Pelabuhan Yaman Terbuka untuk Bantuan

Koalisi Saudi untuk Menjaga Agar Pelabuhan Yaman Terbuka untuk Bantuan

22 Desember 2017 | Dibaca : 601x | Penulis : Slesta

Sebuah koalisi pimpinan-Saudi yang mendukung Presiden Yaman Abdu Rabbo Mansour Hadi mengatakan akan mempertahankan sebuah pelabuhan penting yang terbuka untuk bantuan kemanusiaan setelah serangan rudal yang gagal oleh pemberontak Houthi di Riyadh.

Arab Saudi mengatakan bahwa mereka mencegat sebuah rudal balistik Burkan 2-H buatan Iran yang ditembakkan oleh pemberontak yang melawan pemerintah Hadi pada hari Selasa sebelum dapat menyebabkan kerusakan atau cedera. Terakhir kali Houthi menargetkan Arab Saudi dengan sebuah rudal, koalisi menutup pelabuhan dan bandara di Yaman untuk mencegah pemberontak melakukan penyelundupan senjata.

Blokade Saudi pada bulan November melontarkan Yaman yang sudah miskin ke dalam krisis kemanusiaan dimana penduduk sipil tidak dapat mengakses makanan dan obat-obatan.

Arab Saudi membuka kembali beberapa pelabuhan setelah mendapat permintaan dari organisasi hak asasi manusia, dan mengatakan pada hari Rabu bahwa pihaknya akan menyimpan salah satu pelabuhan paling penting - Hodeidah - buka selama 30 hari untuk masuknya kapal komersial, termasuk kapal bahan bakar dan makanan.

"Meskipun provokasi Iran-Houthi terus berlanjut yang disaksikan pada hari Selasa oleh masyarakat internasional, koalisi tetap berkomitmen untuk membantu orang-orang Yaman yang sangat membutuhkan," kata seorang juru bicara Saudi dalam sebuah pernyataan. "Orang-orang Houthi Iran berusaha keras untuk memperpanjang konflik di Yaman dan hanya membawa kehancuran pada orang-orang Yaman."

Iran membantahnya memasok rudal tersebut ke pemberontak Houthi dan mengatakan tuduhan Saudi dinyatakan sebagai "tidak berdasar."

Pemberontak Houthi, yang mewakili minoritas Muslim Syiah Zaidi di negara itu, telah memerangi pemerintah Yaman secara berkala sejak 2004. Konflik tersebut meledak pada tahun 2014 dan 2015, meskipun ketika pemberontak, bersama dengan pendukung mantan Presiden Ali Abdullah Saleh, memasuki ibukota Sanaa dan dipaksa Hadi kabur ke kota pelabuhan Aden.

Sebuah koalisi delapan negara Arab - kebanyakan Muslim Sunni - berjuang untuk mengembalikan kekuasaan kepada Hadi. Amerika Serikat, Inggris dan Prancis juga mendukung koalisi tersebut.

Aliansi antara Houthi dan pasukan yang setia kepada Saleh mogok ketika mantan presiden tersebut mengatakan kepada pendukungnya untuk mengangkat senjata melawan pemberontak awal bulan ini. Houthi membunuh Saleh dalam sebuah serangan di rumahnya pada 4 Desember.

Pemerintah Hadi mengendalikan sebagian besar wilayah timur Yaman dan juga pantai selatan, termasuk kota Aden terbesar kedua. Pemberontak menguasai sebagian besar wilayah barat laut, termasuk ibu kota dan Hodeidah.

Meskipun Iran telah menolak keterlibatan dalam konflik tersebut, militer AS mengatakan bahwa mereka mencegat pengiriman senjata dari Iran menuju ke Huthi pada bulan April 2016. Pekan lalu, Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Nikki Haley mengatakan bahwa puing-puing dari rudal jarak pendek yang dipecat oleh Houthi adalah buatan Iran.

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

5 Topik Berikut Jangan Bahas Saat Masa PDKT
29 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Sebelum resmi berpacaran, pada umumnya sepasang kekasih pasti menjalani proses awal yang namanya pendekatan atau sering disebut PDKT. Pada tahap ini, keduanya ...
Ingin Sehat? Coba Ubah Nasi Putih Kamu ke Nasi Cokelat
6 Maret 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Orang Indonesia memang dikenal biasa makan dengan nasi. Bahkan, ada istilah belum makan kalau belum menikmati nasi, padahal badan sudah ...
Babak Pertama : Tendangan Mendatar Da Silva Ciptakan Gol Pertama Persija Ke Gawang Boneo FC
14 April 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Laga Gojek Liga 1 mempertemukan Persija Jakarta dengan tamunya Borneo FC, Sabtu (14/04) di Stadion Utama Gelora Bung Karno ( SUGBK ). Menit awal ...
Mana yang Lebih Nikmat, Dunia Maya atau Dunia Nyata?
17 Januari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Kehidupan manusia di berbagai belahan dunia telah mengalami transformasi yang begitu pesat dengan bantuan ilmu pengetahuan yang semakin hari semakin banyak ...
 Ribuan Ton Beras Oplosan di Sita Langsung dari Gudang di Bekasi
21 Juli 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Beras merupakan salah satu kebutuhan pangan yang paling pokok bagi masyarakat Indonesia. Harga bahan pangan yang semakin melambung menjadikan ...
Berita Terpopuler
Polling
Setujukah Banser dikirim ke Papua?
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab