Tutup Iklan
powerman
  
login Register
Keren! Pasca Panen, Jerami di Jepang Menjadi Monster

Keren! Pasca Panen, Jerami di Jepang Menjadi Monster

10 Oktober 2017 | Dibaca : 2762x | Penulis : Ghilman Azka Fauzan

Tampang.com - Ketika musim gugur tiba, para petani menyambut masa panen. Tiap negara, tentunya berbeda pula dalam merayakannya. Di Jepang, perayaan tersebut digambarkan dengan Wara Art Matsuri.

Dikutip dari laman Bored Panda, Wara Art Matsuri merupakan tradisi yang sebenarnya baru di wilayah Utara Jepang. Perayaan ini baru dimulai sejak tahun 2008, yang diciptakan berkat kolaborasi antara divisi pariwisata kota dan Musashino Art University.

Setelah masa panen yang berlangsung sejak bulan September hingga Oktober, para siswa di Niigata mengadakan festival seni dengan konsep yang cukup unik. Jerami yang tersisa setelah padi dipanen tidak dibuang atau dijual.

Melainkan diubah menjadi karya seni berukuran raksasa. Jerami diikat dan disusun menjadi monster-monster berbentuk binatang. Ada yang menyerupai tikus sawah, buaya, gorila, badak, atau kerbau.

Ini merupakan cara yang dipilih untuk mendayagunakan kembali jerami. Dulu rumpun padi yang sudah kering diolah menjadi tikar tatami dan benda-benda keperluan rumah tangga lainnya.

Namun kini warga Jepang lebih akrab dengan peralatan rumah tangga yang dibuat dari kayu dan plastik. Dengan diselenggarakannya Wara Art Matsuri jerami yang tak terpakai jadi berguna lagi.

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

MUI Akan Mengkaji Soal Fatwa Larangan Politisasi Masjid
3 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan melakukan pengkajian terhadap wacana mengeluarkan fatwa soal masalah politisasi masjid. Ketua MUI KH Ma’aruf Amin ...
Rokok Elektrik Picu Risiko Serangan Jantung dan Stroke
15 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Rokok elektrik kini menjadi salah satu pilihan bagi para perokok untuk mengurangi dampak buruk dari rokok. Hal ini karena rokok elektrik dianggap ...
DPR, Senat mencapai kesepakatan tagihan pajak
14 Desember 2017, by Slesta
Anggota Partai Republik di DPR dan Senat pada hari Rabu mencapai kesepakatan, pada prinsipnya, dalam sebuah undang-undang pajak konsensus, menjaga agar partai ...
Mars Lebih Berbahaya Dari yang Kita Duga
11 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa tanah Mars merupakan lingkungan yang tidak ramah bagi kehidupan mikroba. Sementara bukti yang menunjukkan bahwa pernah ...
orangutan
22 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Yayasan BOS (Borneo Orangutan Survival Foundation) menerima penghargaan internasional atas dedikasi dan komitmennya dalam upaya menyelamatkan ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
glowhite