Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Kepunahan Spesies dan Perubahan Iklim Diperkirakan Terjadi Pada Tahun 2100

Kepunahan Spesies dan Perubahan Iklim Diperkirakan Terjadi Pada Tahun 2100

21 Maret 2018 | Dibaca : 580x | Penulis : Maman Soleman

Pemanasan global berdampak langsung terhadap kelangsungan kehidupan makhluk di Bumi. Kita kerap mengidentikkannya dengan bahaya kepunahan berbagai spesies di muka Bumi. Namun, bagaimana hubungan antara kepunahan spesies dan perubahan iklim bumi?

Sebuah studi yang meneliti 36 spesies amfibi dan reptil endemik di Amerika Serikat menghasilkan kesimpulan yang menarik. Menurut penelitian itu, perubahan iklim bumi bukanlah satu-satunya problem yang berkontribusi luar biasa terhadap kepunahan spesies. Secara mendasar, pemanasan bumi tidak berbeda dengan ancaman kepunahan lain. Betul jika pemanasan global memiliki dampak terhadap kelangsungan makhluk hidup. Namun, ada faktor lain juga yang turut memiliki andil.

Dikutip dari laman Science Daily, faktor paling penting dalam proses kepunahan, yaitu populasi spesies yang tergolong kecil. Riset yang dipimpin oleh Dr. Richard Pearson (UCL Centre for Biodiversity and EiSfironment Research) dan Dr. Resit Akcakaya (Stony Brook University) itu mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepunahan spesies dalam tingkat krisis. Para penelilti mengkaji informasi-informasi yang tersedia untuk mendalami berbagai jenis hewan reptil dan amfibi itu.

Melalui analisis kuantitatif, reptil dan amfibi akan mengalami kepunahan pada 2100. Sebaliknya, tingkat kepunahan andaikata tanpa kondisi perubahan iklim, hanya kurang dari 1%. Hal itu mengindikasikan perubahan iklim dapat menyebabkan peningkatan kepunahan spesies secara dramatis dalam beberapa abad mendatang.

Menurut Dr. Akcakaya, tindakan konservasi terhadap spesies spesifik tertentu dapat menghindari berbagai kepunahan akibat perubahan iklim. Studi tersebut merekomendasikan konservasi harus dilakukan utamanya terhadap spesies yang menempati area kecil atau rusak dan sedikit dalam jumlah populasi. Tidak seperti studi-studi sebelumnya yang memprediksi risiko kepunahan hanya berdasarkan kecocokan iklim pada tiap-tiap spesies, riset tersebut menggunakan perspektif metodologi geografis, yang memperhatikan aspek reproduksi, kelangsungan hidup, dan sebaran populasi.

Penelitian Dr. Pearson dan Dr. Akcakaya memperkirakan risiko kepunahan populasi terjadi pada 2100 mendatang.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Yuk Intip Rahasia Kecantikan Sonam Kapoor !
27 Oktober 2017, by Rachmiamy
Aktris Bollywood Sonam Kapoor, putri bintang Bollywood terkenal Anil Kapoor adalah salah satu aktris berbiaya tertinggi dalam industri tersebut, dan ...
Kata BI tentang Deflasi 0.07% Agustus 2017
5 September 2017, by Rindang Riyanti
Pada bulan Agustus 2017 Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami deflasi sebesar 0,07%. Realisasi ini lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata inflasi bulan ...
Alasan Cowok Perhatian Bukan Karena Suka
4 Mei 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Setiap wanita tentunya akan suka jika seorang pria memberikan perhatian lebih padanya. Tak jarang wanita tersebut menganggapnya sebagai sinyal ...
Anak-Anak Butuh Cukup Vitamin D Agar Terhindar dari Diabetes
29 Oktober 2017, by Rindang Riyanti
Mendapatkan cukup vitamin D selama masa kanak-kanak dikaitkan dengan penurunan risiko autoimun yang berkaitan dengan diabetes tipe 1. Islet autoimmunity, ...
Belajar dari Kelas 'Lebaran'...
16 Juni 2018, by Dika Mustika
Belajar itu bisa dilakukan di mana dan kapan saja lho! Dan salah satu momennya adalah di waktu lebaran ini. Lebaran adalah salah satu momen di mana kita bisa ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab