Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Kepunahan Spesies dan Perubahan Iklim Diperkirakan Terjadi Pada Tahun 2100

Kepunahan Spesies dan Perubahan Iklim Diperkirakan Terjadi Pada Tahun 2100

21 Maret 2018 | Dibaca : 819x | Penulis : Maman Soleman

Pemanasan global berdampak langsung terhadap kelangsungan kehidupan makhluk di Bumi. Kita kerap mengidentikkannya dengan bahaya kepunahan berbagai spesies di muka Bumi. Namun, bagaimana hubungan antara kepunahan spesies dan perubahan iklim bumi?

Sebuah studi yang meneliti 36 spesies amfibi dan reptil endemik di Amerika Serikat menghasilkan kesimpulan yang menarik. Menurut penelitian itu, perubahan iklim bumi bukanlah satu-satunya problem yang berkontribusi luar biasa terhadap kepunahan spesies. Secara mendasar, pemanasan bumi tidak berbeda dengan ancaman kepunahan lain. Betul jika pemanasan global memiliki dampak terhadap kelangsungan makhluk hidup. Namun, ada faktor lain juga yang turut memiliki andil.

Dikutip dari laman Science Daily, faktor paling penting dalam proses kepunahan, yaitu populasi spesies yang tergolong kecil. Riset yang dipimpin oleh Dr. Richard Pearson (UCL Centre for Biodiversity and EiSfironment Research) dan Dr. Resit Akcakaya (Stony Brook University) itu mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kepunahan spesies dalam tingkat krisis. Para penelilti mengkaji informasi-informasi yang tersedia untuk mendalami berbagai jenis hewan reptil dan amfibi itu.

Melalui analisis kuantitatif, reptil dan amfibi akan mengalami kepunahan pada 2100. Sebaliknya, tingkat kepunahan andaikata tanpa kondisi perubahan iklim, hanya kurang dari 1%. Hal itu mengindikasikan perubahan iklim dapat menyebabkan peningkatan kepunahan spesies secara dramatis dalam beberapa abad mendatang.

Menurut Dr. Akcakaya, tindakan konservasi terhadap spesies spesifik tertentu dapat menghindari berbagai kepunahan akibat perubahan iklim. Studi tersebut merekomendasikan konservasi harus dilakukan utamanya terhadap spesies yang menempati area kecil atau rusak dan sedikit dalam jumlah populasi. Tidak seperti studi-studi sebelumnya yang memprediksi risiko kepunahan hanya berdasarkan kecocokan iklim pada tiap-tiap spesies, riset tersebut menggunakan perspektif metodologi geografis, yang memperhatikan aspek reproduksi, kelangsungan hidup, dan sebaran populasi.

Penelitian Dr. Pearson dan Dr. Akcakaya memperkirakan risiko kepunahan populasi terjadi pada 2100 mendatang.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Stuntman Demian Nyaris Tewas saat Gantikan Demia, ini Kronologinya
2 Desember 2017, by Admin
Kronologi Musibah Stuntman Death Drop Acara Pertunjukan Demian 1. Demian Aditya menaiki tangga, lalu masuk ke peti kayu tertutup yang sudah disediakan ...
Hasil MotoGP Jepang : Marc Marquez Disalip Andrea Dovizioso Beberapa Detik Sebelum Mencapai Garis Finis
15 Oktober 2017, by Rachmiamy
Pembalap MotoGP asal tim Repsol Honda Marc Marquez harus merelakan kemenangan yang tinggal di depan mata harus buyar oleh kesalahannya sendiri. Pembalap asal ...
5 Kalimat Ini Mampu Membuat Cewe Klepek-Klepek
20 Juli 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Ada banyak cara untuk menunjukkan rasa sayangmu pada pasanganmu, salah satunya adalah melalui kata-kata. Ada juga yang menunjukkan cintanya pada pasangan ...
Demokrat: AHY Berpotensi Menjadi Pemimpin Masa Depan Indonesia
31 Januari 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Figur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah dikenal oleh banyak masyarakat Indonesia, terutama ketika mencalonkan diri sebagai calon gubernur Jakarta pada ...
Pemprov Lampung Dukung Bandara Lampung jadi Bandara Internasional
30 November 2017, by Admin
Tampang.com - Persoalan alih status Bandara Radin Inten II Lampung Selatan menjadi internasional hingga kini masih belum jelas. Namun, Pemprov Lampung tetap ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab