Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Kapolri Akui Telah Menghentikan Kasus Penembakan Anggota FPI: yang Terlibat Telah Meninggal Dunia

Kapolri Akui Telah Menghentikan Kasus Penembakan Anggota FPI: yang Terlibat Telah Meninggal Dunia

17 Juni 2021 | Dibaca : 124x | Penulis : Admin

Baru-baru ini Kapolri memaparkan perkembangan kasus yang berkaitan dengan Habib Rizieq Shihab dan FPI.

Diketahui sebelumnya, kasus antara anggota FPI dan Polisi sebelumnya sempat menyita perhatian masyarakat Indonesia.

Kasus penembakan anggota FPI ini sama menyita perhatiannya dengan kasus yang menimpa Rizieq Shihab terkait protokol kesehatan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan langsung perkembangan kedua kasus tersebut ketika melakukan rapat bersama Komisi III DPR RI.

Dikutip PikiranRakyat-Cirebon.com dari Humas.Polri.go.id, Kapolri menekankan untuk kasus yang berkaitan dengan penembakan terhadap anggota FPI telah dihentikan.

Hal yang menjadi pertimbangan untuk dihentikannya kasus penembakan terhadap anggota FPI tersebut dikarenakan pihak yang terlibat telah meninggal dunia.

“Perkara penyerangan FPI di KM 50, saat itu sudah kita hentikan karena meninggal,” ujar Kapolri.

Kapolri juga menyampaikan bahwa Polri berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian kasus-kasus yang telah menjadi perhatian publik.

“Selanjutnya mempercepat kasus-kasus yang menjadi perhatian publik,” kata Kapolri.

Selain kasus penembakan yang menewaskan anggota FPI itu, ada kasus mengenai pelanggaran protokol kesehatan melibatkan Rizieq Shihab.

Kasus pelanggaran protokol kesehatan yang melibatkan Rizieq Shihab sejauh ini sudah berjalan dan telah disidangkan.

Kasus pelanggaran protokol kesehatan yang berkaitan dengan Rizieq Shihab ini terjadi di tiga tempat.

“Tiga pelanggaran protokol kesehatan, saat ini semuanya sudah disidang, Petamburan, Megamendung, Rumah Sakit UMMI,” ucap Kapolri.

Di samping dengan perkara penembakan anggota FPI tersebut ada kasus unlawful killing yang masih diproses.

Kapolri mengungkapkan untuk kasus unlawful killing yang menimpa simpatisan Rizieq Shihab, Polri sampai saat ini masih melengkapi berkas-berkas yang dibutuhkan.

Disampaikan juga bahwa berkas tersebut akan diselesaikan dan dikirim ke Kejaksaan pada pekan ini agar dapat diproses lebih lanjut.

“Perkara unlawful killing saat ini sudah masuk tahap pertama, ada petunjukan P19 dari kejaksaan, sudah kami lengkapi, dan mudah-mudahan minggu ini segera kami kirim ke kejaksaan,” ujar Kapolri.

Kasus unlawful killing ini merupakan keputusan yang diberikan Komnas HAM setelah melakukan investigasi terkait penyerangan FPI di KM 50.

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Khasiat Mengonsumsi Kolang Kaling untuk Kesehatan Tubuh
16 Juli 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Kolang kaling biasanya dapat dengan mudah kita jumpai saat bulan Ramadhan tiba. Kolang kaling merupakan salah satu penambah cita rasa pada sup ...
3 Alasan Melahirkan Normal Lebih Baik Daripada Metode Operasi Caesar
3 Mei 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Bagi wanita hamil yang sudah mendekati waktunya melahirkan pasti memikir dan menimbang-nimbang dalam hati memilih metode yang mana untuk melahirkan sang buah ...
Rasa Pedas Ternyata Mampu Bikin Panjang Umur
14 Februari 2018, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Ada satu kabar baik bagi kamu pecinta makanan pedas. Menurut hasil studi terbaru, gemar mengkonsumsi makanan pedas yang berasal dari cabai dapat ...
Efek Menangis pada Mood Seseorang Menurut Ilmuwan
27 Agustus 2017, by Rindang Riyanti
Ya, tangisan yang bagus memang bisa membuat Anda merasa lebih baik, kata Asmir Grańćanin dari Universitas Tilburg di Belanda, penulis utama sebuah studi di ...
Ronaldo akan Tinggalkan Real Madrid, Ini Alasannya..
16 Juni 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Kabar mengejutkan datang dari Striker utama Real madrid, Cristiano Ronaldo yang ingin hengkang atau mengakhiri karirnya di Madrid. Dilansir dari A ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab