Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
Jokowi: Islam Tidak Mengajarkan Kekerasan

Jokowi: Islam Tidak Mengajarkan Kekerasan

14 Mei 2018 | Dibaca : 915x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

 Terkait teror yang terus terjadi di Indonesia, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta para mubaligh untuk mengingatkan umatnya bahwa Islam bukan agama yang mengajarkan kekerasan. Islam, bahkan Islam mengajarkan umatnya untuk bersikap lemah lembut.

"Saya kira itu yang diajarkan oleh nabi besar kita, Nabi Muhammad, kepada kita," ujar Jokowi dalam sambutannya di acara Halaqoh Nasional Hubbul Wathon dan Deklarasi Gerakan Nasional Muballigh Bela Negara (GN-MBN), di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin, 914/05/2018)

Jokowi mengaku heran paham radikal bisa membuat pelaku terror melakukan aksi tersebut yang bahkan mengajak seluruh anggota keluarganya termasuk dua anaknya yang masih kecil. Jokowi katakan saat ia bercerita ketika dirinya melihat tempat kejadian perkara ledakan bom bunuh diri di Surabaya, Minggu 13 Mei 2018 kemarin.

"Saya mengajak kita semuanya, utamanya pada para mubalig agar bisa dan bersama sama sampaikan mengenai betapa tidak bermartabatnya aksi teror tersebut," kata Jokowi

Jokowi mengajak para mubaligh dan pemuka agama lainnya untuk sama-sama menjaga Indonesia. Harapannya ke depan Indonesia tetap bersatu dan tidak ada lagi aksi terorisme.

 "Itulah saya kira tugas kita semuanya untuk menyelesaikan bahwa negara kita Indonesia masih banyak kekurangan," ujar dia.

Ia menambahkan bahwa untuk mencapai Indonesia yang lebih baik, maka negara besar seperti Indonesia perlu kerja sama dari seluruh rakyatnya. Menurutnya, memang untuk menjadi negara yang kuat pasti ada ujian dan tantangannya.

Sebelumnya seperti diberitakan, rentetan serangan teror terjadi sejak Ahad pagi kemarin di Surabaya, Jawa Timur. Tiga aksi bom bunuh diri terjadi di tiga gereja berbeda, kemarin. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan orang luka dan 13 korban tewas yang enam di antaranya terduga pelaku.

Malam tadi, sebuah bom meledak di Rumah Susun Wonocolo, Sidoarjo. Dalam peristiwa ini dua orang tewas akibat ledakan dan satu lainnya ditembak mati polisi karena memegang alat pemicu bom.

Pagi tadi, bom bunuh diri kembali terjadi di Surabaya. Kali ini Markas Polrestabes Surabaya menjadi target serangan itu.

Jokowi mengatakan pemerintah akan menindak tegas pelaku teror di Indonesia. Menurut dia aksi bom bunuh diri adalah tindakan pengecut dan biadab.

 

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

6 Tips Ini Merupakan Tips Sehat Bagi Anda yang Bekerja di Depan Komputer
7 Januari 2018, by Slesta
Tampang.com – Apakah Anda merupakan seseorang yang bekerja didepan computer? Bagaimana anda menjaga kesehatan Anda saat sebagian besar waktu Anda ...
Wow! Bahan Bakar Berbasis Wiski Ditemukan
11 Juli 2017, by Rio Nur Arifin
Sebuah perusahaan di Edinburgh, Skotlandia, telah mengembangkan jenis baru biofuel mobil yang terbuat dari residu wiski. Dikenal sebagai biobutanol, bahan ...
Indonesia Open 2017, Prannoy: Taufik Hidayat Adalah Salah Satu Idola Saya
15 Juni 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pebulutangkis tunggal putra India, Prannoy Haseena Sunil Kumar, yang mengalahkan unggulan pertama, Lee Chong Wei, asal Malaysia di turnamen bulu ...
Buy Muslim First di Indonesia
26 Oktober 2019, by Admin
Gerakan “Buy Muslim First” dari Malaysia, sepertinya akan sampai di Indonesia. Di Malaysia, gerakan ini berhasil membuat perekonomian lebih baik, ...
tommy soeharto
21 April 2017, by Tonton Taufik
Oleh: Hutomo Mandala Putra Tampang.com - Hasil pilkada kemarin akhirnya membuka mata kita bahwa nasionalisme Tionghoa di Indonesia telah ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview