Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Indonesia Mengirim Menlu Untuk Penyelesaian Masalah di Myanmar

Indonesia Mengirim Menlu Untuk Penyelesaian Masalah di Myanmar

5 September 2017 | Dibaca : 684x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Tragedy yang menimpa muslim Rohingya di Myanmar,menuai akti demo, sejumlah massa yang tergabung dalam sabahat Muslin Rohingya meakukan aksi di Kedubes Myanmar, Jakarta, Senin 4 september kemarin, sehingga membuat pemerintah bergerak cepat untuk masalah tersebut supaya tidak terjadi keributan yag terkain aksi demo massa tersebut.

Terkait krisis kemanusiaan yang terjadi di negara bagian Rakhine, Myanmar, Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi akan bertemu dengan beberapa pejabat Myanmar di Naypiydaw hari ini.

Dalam pertemuan itu Retno akan membicarakan keamanan di Rakhine State. Selanjutnya dia akan menemui State Counsellor Myanmar Daw Aung San Suu Kyi untuk menyampaikan beberapa proposal. 

"Saat ini saya masih berada di Yangon dan persiapan menuju Naypiydaw. Di sana saya akan melakukan pertemuan pertama adalah dengan Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar (Min Aung Hlaing)," kata Retno dalam video yang disiarkan di akun Twitter resmi Kementerian Luar Negeri, Senin (4/9/2017). 

"Di antaranya Indonesia akan menyampaikan beberapa proposal dan seruan termasuk di antaranya pentingnya untuk melakukan proteksi terhadap warga yang tinggal di Rakhine," katanya, seperti diberitakan Antara. 

"Termasuk di antaranya, bagaimana Indonesia akan memberikan bantuan kemanusiaan kepada Rakhine," katanya.

Presiden Jokowi mengirimkan Menlu Retno Marsudi untuk bertemu dengan sejumlah tokoh internasional untuk mencari solusi Myanmar.

"Saya telah menugaskan Menlu RI untuk menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak termasuk dengan Sekjen PBB Antonio Guterres dan Penasihat Khusus untuk Rakhine State Kofi Annan," ungkap Presiden.

Menlu Retno Marsudi dengan Menlu merangkap Konselor Negara Republik Persatuan Myanmar Aung San Suu Kyi, keduanya sudah pernah bertemu di Myanmar pada 6 Desember 2016 dan pada 19 Desember 2016.

Pertemuan itu membahas agenda solusi atas tragedi kemanusiaan yang menimpa masyarakat etnis Muslim Rohingya yang tinggal di negara bagian Rakhine (atau biasa pula disebut Arakan).

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Bentar lagi Puasa..Yuk Kurangi Bau Mulut kita yang Bikin Kurang Nyaman
30 April 2017, by Rahmat Zaenudin
Tak terasa sebentar lagi kita memasuki bulan Ramdhan, bulan suci yang mewajibkan umat islam untuk melakukan ibadah puasa. Selama melaksanakan ibadah puasa, ...
4 Alasan Wanita Bisa Hidup Lebih Lama dari Pria
22 Februari 2018, by Retno Indriyani
Tampang.com - Wanita memiliki rentang hidup lebih lama dari pada pria. Hal ini dibuktikan dengan adanya orang tertua di dunia asal Italia, Emma Morano. Dikutip ...
Masalah Tidak Selamanya  Menjadi Malapetaka Dalam Hidup Anda
14 Maret 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Manusia tidak pernah lepas dari masalah. Setiap orang pasti pernah bahkan sering mengalami masalah dalam hidupnya. Setipa orang memiliki masalah yang berbeda ...
Pasangan Ganda Campuran Tontowi dan Liliyana tidak Turun di Hongkong Open Super Series 2017
22 November 2017, by Admin
Tampang.com - Sebanyak tiga wakil ganda campuran Pelatnas PBSI dipastikan turun pada Hong Kong Open Super Series 2017. Mereka adalah Praveen Jordan/Debby ...
Inilah 4 Tips Untuk Hubungan Bebas dari Perselingkuhan
6 April 2018, by Slesta
Tampang.com – Setiap orang mendambakan hubungan yang sehat dan terhindar dari perselingkuhan. Lalu , apakah selingkuh itu sendiri dapat dicegah? ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview