Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Indonesia Mengirim Menlu Untuk Penyelesaian Masalah di Myanmar

Indonesia Mengirim Menlu Untuk Penyelesaian Masalah di Myanmar

5 September 2017 | Dibaca : 785x | Penulis : Rahmat Zaenudin

Tampang.com- Tragedy yang menimpa muslim Rohingya di Myanmar,menuai akti demo, sejumlah massa yang tergabung dalam sabahat Muslin Rohingya meakukan aksi di Kedubes Myanmar, Jakarta, Senin 4 september kemarin, sehingga membuat pemerintah bergerak cepat untuk masalah tersebut supaya tidak terjadi keributan yag terkain aksi demo massa tersebut.

Terkait krisis kemanusiaan yang terjadi di negara bagian Rakhine, Myanmar, Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi akan bertemu dengan beberapa pejabat Myanmar di Naypiydaw hari ini.

Dalam pertemuan itu Retno akan membicarakan keamanan di Rakhine State. Selanjutnya dia akan menemui State Counsellor Myanmar Daw Aung San Suu Kyi untuk menyampaikan beberapa proposal. 

"Saat ini saya masih berada di Yangon dan persiapan menuju Naypiydaw. Di sana saya akan melakukan pertemuan pertama adalah dengan Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar (Min Aung Hlaing)," kata Retno dalam video yang disiarkan di akun Twitter resmi Kementerian Luar Negeri, Senin (4/9/2017). 

"Di antaranya Indonesia akan menyampaikan beberapa proposal dan seruan termasuk di antaranya pentingnya untuk melakukan proteksi terhadap warga yang tinggal di Rakhine," katanya, seperti diberitakan Antara. 

"Termasuk di antaranya, bagaimana Indonesia akan memberikan bantuan kemanusiaan kepada Rakhine," katanya.

Presiden Jokowi mengirimkan Menlu Retno Marsudi untuk bertemu dengan sejumlah tokoh internasional untuk mencari solusi Myanmar.

"Saya telah menugaskan Menlu RI untuk menjalin komunikasi intensif dengan berbagai pihak termasuk dengan Sekjen PBB Antonio Guterres dan Penasihat Khusus untuk Rakhine State Kofi Annan," ungkap Presiden.

Menlu Retno Marsudi dengan Menlu merangkap Konselor Negara Republik Persatuan Myanmar Aung San Suu Kyi, keduanya sudah pernah bertemu di Myanmar pada 6 Desember 2016 dan pada 19 Desember 2016.

Pertemuan itu membahas agenda solusi atas tragedi kemanusiaan yang menimpa masyarakat etnis Muslim Rohingya yang tinggal di negara bagian Rakhine (atau biasa pula disebut Arakan).

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Permohonan Penangguhan Penahanan Gendeng Pamungkas di Tolak Polisi
19 Mei 2017, by Retno Indriyani
Tampang.com - Penangkapan Ki Gendeng Pamungkas terjadi pada hari Selasa malam (9/5/2017) di kediamannya di daerah Bogor, Jawa Barat. Ia ditangkap setelah ...
Sara Netanyahu, Istri Pemimpin Israel, Dituduh Melakukan Penipuan
22 Juni 2018, by Slesta
Istri Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu didakwa Kamis dengan penipuan dan pelanggaran kepercayaan atas dugaan penggunaan dana negara untuk makanan dan ...
Bermodalkan Pensil, Seniman Ini Ciptakan Gambar yang Tak Kalah dengan Foto
1 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Pria berusia 28 tahun dengan nama Jono Dry ini mengaku tak pernah mengikuti kelas seni. Jika begitu, berarti dia memang memiliki bakat yang luar ...
fikri faturrahman
12 Mei 2017, by Fikri Faturrahman
“ Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa” Sepenggal lirik, hymne guru Bangsa yang baik, adalah bangsa yang senantiasa menghormati ...
Keren, Desa di Tiongkok Ini Miliki Kode QR Raksasa
17 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Dilihat sepintas, susunan tanaman yang ada layaknya labirin biasa. Namun, jika ditelisik dengan baik, susunan tanaman tersebut ternyata ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab