Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
Gerindra: 100% Dukungan Tetap Untuk Prabowo Jadi Capres 2019, Tidak Ada Pintu Untuk Anies Jadi Capres

Gerindra: 100% Dukungan Tetap Untuk Prabowo Jadi Capres 2019, Tidak Ada Pintu Untuk Anies Jadi Capres

9 Juli 2018 | Dibaca : 393x | Penulis : Jenis Jaya Waruwu

Tidak sampai satu bulan lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengumumkan pembukaan pendaftaran pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk periode 2019-2024. Selain Joko Widodo selaku petahana, dan Prabowo Subianto dari kubu oposisi, nama lain juga mencuat, salah satunya adalah Anies Baswedan Gubernur DKI Jakarta.

Mantan Menteri Pendidikan itu telah disebut-sebut bisa jadi capres, bukan cawapres di pemilu 2019. Namun, yang menjadi kendala untuk Anies Baswedan saat ini belum adanya partai politik yang mengusungnya untuk maju sebagai capres 2019. Meski Anies diusung oleh Gerindra di pilgub DKI Jakarta pada 2017 silam, namun untuk Pilpres 2019 ini Gerindra tidak membuka pintu untuk Anies jadi capres.

Hal itu dapat dilihat dari pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa tidak ada peluang buat Anies untuk mendapatkan dukungan partainya sebagai capres. Mereka sudah bulat mengusung Ketua Umum Gerindra yaitu Prabowo Subianto untuk jadi capres.

"Partai Gerindra tetap 100% mendukung Prabowo untuk menjadi Capres 2019. Menurut saya tidak ada peluang untuk menggeser dukungan tersebut pada Anies Baswedan," tegas Dasco, Minggu (8/7/2018).

Dasco memaparkan alasan mengapa tidak mungkin Gerindra mengalihkan dukungan kepada Anies. Alasan yang pertama adalah karena Gerindra telah memberikan mandat resmi kepada Prabowo Subianto untuk maju jadi capres melalui Rapimnas yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

"Dukungan tersebut merupakan mandat resmi dari seluruh kader Gerindra di semua tingkatan yang disampaikan pada Rapimnas bulan April lalu secara bulat dan tegas," papar Dasco

Alasan yang kedua adalah hasil pilkada serentak 2018 yang dilaksanakan 27 Juni 2018 lalu, pasangan yang diusung Gerindra banyak yang menang pemilu. Hal itu yang menjadi bukti betapa besarnya dukungan masyarakat kepada Ketua Umum Partai Gerindra itu.

"Saat ini penantang Jokowi terkuat adalah Pak Prabowo. Hasil Pilkada Jateng dan Jabar di mana suara paslon yang didukung Gerindra meroket adalah gambaran betapa besarnya dukungan masyarakat pada Pak Prabowo, sehingga secara realistis tidak ada lawan lain yang setangguh Pak Prabowo," katanya

Wakil Ketua DPP Gerindra Ferry Julianto juga mengatakan hal senada mengenai peluang Anies menjadi calon presiden sangatlah kecil.

"Pastinya Pak Prabowo yang punya kebijaksanaan apakah Anies diikhlaskan (menjadi calon Presiden) pasti Pak Prabowo (mengusulkan) kalau bisa Wakil Presiden enggak mungkin Presiden. Itu agak berat," kata Ferry

#Tagar Berita

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

robert lewandowski
21 Juni 2017, by Tonton Taufik
Jose Mourinho memiliki beberapa alternatif di musim transfer sebelum Premier League berjalan lagi. Beberapa incarannya: Alvaro Morata (Real Madrid), Andrea ...
Manfaat Sexting untuk Kebaikan Pasangan yang Sudah menikah
3 Maret 2018, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Sebulum membahas terlebih jauh dijelaskan dulu apa sebenarnya Sexting tersebut. Sexting didefinisikan sebagai aktivitas mengirim dan ...
Kenali Penyakit Lambung GERD yang Sering Menyerang Remaja
28 Desember 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Guys, ada yang tahu nggak dengan penyakit GERD? Nama aslinya sih Gastroesophageal Refluc Disease salah satu penyakit lambung. ...
Ketika Ayah Memergoki Putrinya Bersama Pria Asing
8 November 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Seorang ayah tentunya merasakan kekecewaan ketika menemukan putrinya tengah tidur bersama seorang pria asing yang bahkan belum dikenalnya. Hal ...
Ridwan Kamil : Mendominasi di Debat Pilkada
13 Maret 2018, by Slesta
Tampang.com – Debat Pilkada, tepat diselenggarakan kemarin malam, tampil keempat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat. Dalam debat ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab