Tutup Iklan
Tryout.id
  
login Register
feromon

Feromon Si Senyawa Jatuh Cinta

24 Oktober 2017 | Dibaca : 634x | Penulis : Dika Mustika

Banyak yang bilang jika jatuh cinta itu sesuatu yang tak bisa didefinisikan dan sulit untuk dijelaskan dalam kata-kata. Jatuh cinta itu sulit digambarkan. Jatuh cinta itu hanya bisa dirasakan. Jatuh cinta itu abstrak! Ternyata, jatuh cinta juga dapat dijelaskan secara ilmiah lho! Ok, begini penjelasannya menurut berbagai referensi.

Banyak ahli mengatakan bahwa ada senyawa yang bernama feromon dalam setiap tubuh manusia. Feromon ini berkontribusi dalam menimbulkan rasa ketertarikan kepada lawan jenis. Rasa sayang, cinta, rindu, ditimbulkan oleh senyawa ini. Definisi dari senyawa feromon adalah suatu zat kimia yang berasal dari kelenjar endoktrin dan dimiliki oleh semua makhluk hidup untuk mengenali jenisnya, lawan jenisnya, individu lain di luar dirinya, dan kelompok lain.

Sekarang, kita lihat yuk, bagaimana senyawa ini bekerja!

Cara kerja feromon biasanya dimulai dari kontak mata, kemudian feromon akan tercium oleh lubang hidung dan diteruskan ke syaraf otak (daerah hipotalamus) melalui syaraf. Hipotalamus ini juga yang  mengatur emosi manusia. Dan setelah menerima rangsangan, otak akan memberi respon balik dan akan mempengaruhi kondisi psikologis tubuh. Misalnya terjadi perubahan detak jantung, nafas tidak beraturan, suhu tubuh meningkat, berkeringat, dan lain-lain. Gejala ini lah, salah beberapa dari gejala jatuh cinta.

Hipotalamus kemudian akan menghasilkan senyawa-senyawa yang kemudian menjalankan fungsinya masing-masing. Senyawa dopamine, dan nenopinephrine memberikan respon tersipu-sipu ketika bertemua mata dengan orang yang dicintai. Senyawa Endorpin akan menimbulkan perasaan aman, damai, dan tentram. Sedangkan senyawa oksitosin berperan dalam membuat rasa cinta dan  rukun.

Selanjutnya efek dari senyawa feromon dan senyawa-senyawa kimia lain terhadap tubuh manusia dapatlah disamakan dengan efek narkoba. Senyawa-senyawa ini akan membuat seseorang kecanduan sehingga ingin melihat pasangannya lagi dan lagi.

Sssst, ketika jantungmu berdetak lebih cepat, bisa jadi itu tanda kalau feromonmu sedang berfungsi.

 

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Tips Berolahraga Tanpa Bau Badan
11 Juni 2018, by Maman Soleman
Banyak keringat yang keluar kerap menjadi indikator umum untuk melihat apakah olahraga yang kita lakukan berhasil. Sayangnya, bau badan yang menyertai kucuran ...
Untuk yang Doyan Makan, Mungkin 7 Cara Ini Dapat Dilakukan Untuk Turunkan Berat Badan
22 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Program menurunkan berat badan, sepertinya sulit dilakukan apalagi terhadap orang yang memang doyan sekali makan. Untuk orang jenis ini, proses ...
Cara Alami yang Lebih Efektif Mengatasi Kulit Kering
29 Juni 2018, by oteli w
Tak peduli apapun jenis kulitnya, semua orang bisa memiliki kulit kering sesekali sepanjang hidupnya. Kulit kering akan sulit untuk disembunyikan, terutama di ...
Bukan Lembar Halaman, Buku Ini Berisi Spesies Pepohonan
27 September 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Menurut sejarah, pada abad 18 di Jerman bermunculan perpustakaan-perpustakaan yang unik. Dalam perpustakaan ini, buku-buku yang ada bukanlah buku ...
Uji Rudal Hwangsong-12, Kim Jong Un Akan Wujudkan Cita-Citanya
18 September 2017, by Rindang Riyanti
Presiden Korea Utara, Kim Jong-un, berjanji akan mewujudkan cita-citanya untuk menjadikan Korea Utara sebagai negara bersenjata nuklir di dunia. Jong-Un ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview