Tutup Iklan
JasaReview
  
login Register
feromon

Feromon Si Senyawa Jatuh Cinta

24 Oktober 2017 | Dibaca : 516x | Penulis : Dika Mustika

Banyak yang bilang jika jatuh cinta itu sesuatu yang tak bisa didefinisikan dan sulit untuk dijelaskan dalam kata-kata. Jatuh cinta itu sulit digambarkan. Jatuh cinta itu hanya bisa dirasakan. Jatuh cinta itu abstrak! Ternyata, jatuh cinta juga dapat dijelaskan secara ilmiah lho! Ok, begini penjelasannya menurut berbagai referensi.

Banyak ahli mengatakan bahwa ada senyawa yang bernama feromon dalam setiap tubuh manusia. Feromon ini berkontribusi dalam menimbulkan rasa ketertarikan kepada lawan jenis. Rasa sayang, cinta, rindu, ditimbulkan oleh senyawa ini. Definisi dari senyawa feromon adalah suatu zat kimia yang berasal dari kelenjar endoktrin dan dimiliki oleh semua makhluk hidup untuk mengenali jenisnya, lawan jenisnya, individu lain di luar dirinya, dan kelompok lain.

Sekarang, kita lihat yuk, bagaimana senyawa ini bekerja!

Cara kerja feromon biasanya dimulai dari kontak mata, kemudian feromon akan tercium oleh lubang hidung dan diteruskan ke syaraf otak (daerah hipotalamus) melalui syaraf. Hipotalamus ini juga yang  mengatur emosi manusia. Dan setelah menerima rangsangan, otak akan memberi respon balik dan akan mempengaruhi kondisi psikologis tubuh. Misalnya terjadi perubahan detak jantung, nafas tidak beraturan, suhu tubuh meningkat, berkeringat, dan lain-lain. Gejala ini lah, salah beberapa dari gejala jatuh cinta.

Hipotalamus kemudian akan menghasilkan senyawa-senyawa yang kemudian menjalankan fungsinya masing-masing. Senyawa dopamine, dan nenopinephrine memberikan respon tersipu-sipu ketika bertemua mata dengan orang yang dicintai. Senyawa Endorpin akan menimbulkan perasaan aman, damai, dan tentram. Sedangkan senyawa oksitosin berperan dalam membuat rasa cinta dan  rukun.

Selanjutnya efek dari senyawa feromon dan senyawa-senyawa kimia lain terhadap tubuh manusia dapatlah disamakan dengan efek narkoba. Senyawa-senyawa ini akan membuat seseorang kecanduan sehingga ingin melihat pasangannya lagi dan lagi.

Sssst, ketika jantungmu berdetak lebih cepat, bisa jadi itu tanda kalau feromonmu sedang berfungsi.

 

 

 

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

U.N .: Pameran Seni Korea Utara di UAE Bisa Melanggar Sanksi
12 April 2018, by Slesta
Dewan Keamanan PBB sedang menyelidiki pameran karya seni Korea Utara di Uni Emirat Arab untuk menentukan apakah pertunjukan itu melanggar sanksi ...
hormon kemarahan
19 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Tak sedikit orang yang menganggap jika kita lapar maka akan mudah marah, mudah tersinggung dan yang lainnya. Kaitan antara lapar dan emosi ...
Sering Buat Kegaduhan, Amien Rais Disarankan Segera Pensiun Dari Dunia Politik
18 April 2018, by Jenis Jaya Waruwu
Bukan sekali dua kali Amine Rais mengeluarkan pernyataan yang dianggap menimbulkan polemik. Ketua DPP Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menyampaikan agar ...
PLN Disjabar Bantu Bangun Jembatan Gantung
4 November 2017, by Admin
Tampang.com. CIAMIS – PT PLN Distribusi Jawa Barat (Disjabar) membantu pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Cisaga dengan ...
Presiden Wanita dan Muslim Pertama Di Singapura
13 September 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Departemen Pemilu Singapura (ELD) kemarin mengatakan, bahwa hanya ada satu orang yang memenuhi syarat untuk menjadi presiden di ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
hijab