Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Deteksi Anemia Bisa Dibantu oleh Penganalisis Darah Portabel

Deteksi Anemia Bisa Dibantu oleh Penganalisis Darah Portabel

10 Oktober 2017 | Dibaca : 486x | Penulis : Slesta

Peneliti dari University of Washington berharap bisa memperbaiki deteksi anemia dengan perangkat portable baru yang bisa mendeteksi kadar hemoglobin.

Alat analisa darah lebih kecil dari pemanggang roti dan dapat mendeteksi kadar hemoglobin dalam sampel darah utuh yang menggunakan absorbansi optik, yang berpotensi membantu perkiraan seperempat populasi dunia yang menderita anemia.

Hemoglobin adalah protein yang ditemukan pada sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Orang yang mengalami anemia mengalami penurunan konsentrasi hemoglobin sehingga terjadi kelelahan, pusing, denyut jantung abnormal dan sesak napas.

Sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam AIP Advances edisi Oktober, menunjukkan bagaimana perangkat tersebut dapat memberikan cara yang lebih layak dan terjangkau untuk menganalisis darah dan mengurangi beban anemia secara global.

Pengukur darah saat ini mengukur hemoglobin dengan cara menghancurkan sel darah merah secara kimiawi dalam sampel, memerlukan keahlian langsung untuk mempersiapkan dan menjalankan sampel. Proses ini membatasi kemampuan untuk memantau anemia di beberapa belahan dunia.

"Aspek yang paling menarik untuk penganalisis ini adalah bahwa ia menggunakan darah utuh dan tidak memerlukan langkah tambahan dan reagen untuk menyiapkan sampel," Nathan Sniadecki, seorang profesor teknik mesin di University of Washington, mengatakan dalam sebuah siaran pers.

Perangkat ini portabel dan hanya membutuhkan beberapa tetes darah untuk dianalisis.

"Anda hanya menjalankan darah ke saluran dan hanya itu," kata Nikita Taparia, kandidat doktoral di laboratorium Snaidecki. "Bisa dipakai di mana saja."

Alat analisa baru menggunakan sifat optik darah, seperti penyerapan dan hamburan untuk mengukur kadar hemoglobin. Darah dari pasien anemik mentransmisikan lebih banyak cahaya daripada darah dari orang sehat, sehingga tingkat keparahan anemia dapat diukur sebagai rasio yang ditransmisikan ke kerapatan cahaya asli.

"Sudah sangat menyenangkan menjadi bagian dari sebuah proyek dari awal sampai akhir yang menghasilkan perangkat yang benar-benar akan membantu orang," kata Taparia. "Alat analisa ini dimaksudkan untuk orang yang menderita penyakit."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Takut Tas nya Dicuri, Wanita ini Nekad Ikut Masuk ke Mesin X-Ray
18 Februari 2018, by Rachmiamy
Sudah bukan hal yang aneh jika kita bepergian menggunakan kereta di China barang yang kita bawa harus terlebih dahulu melewati mesin X-Ray demi menghindari ...
Muhammad Nazaruddin Mendapat Kabar Baik: Dapat Remisi Hari Raya Idul Fitri 2018
15 Juni 2018, by oteli w
Muhammad Nazaruddin Mendapat Kabar Baik: Dapat Remisi Hari Raya Idul Fitri 2018 Muhammad Nazarudin , mantan Bendahara Umum Partai Demokrat sekaligus ...
Posisi Menyususi yang Benar di Minggu – minggu Awal
7 November 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com - Untuk seorang ibu yang baru pertama kali melahirkan akan sangat sulit untuk mencari posisi yang aman menyusui sang bayi. Bahkan karena merasa ...
Marc Marquez : "Setiap Tahun Anda Belajar Hal Baru"
13 Januari 2018, by Rachmiamy
Marc Marquez menutup tahun 2017 dengan raihan gelar juara dunia MotoGP 2017. Gelar tersebut menambah koleksi gelar juara dunia MotoGP miliknya menjadi empat ...
Yoga dan Pilates Dapat Membantu Pancarkan Pesona Inner Beauty
27 Mei 2018, by Maman Soleman
Aura positif yang terpancar kuat dari dalam diri akan membuat seseorang terlihat lebih cantik dan menarik. Itulah yang disebut inner beauty. Untuk mendapatkan ...
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
JasaReview