Tutup Iklan
hijab
  
login Register
Deteksi Anemia Bisa Dibantu oleh Penganalisis Darah Portabel

Deteksi Anemia Bisa Dibantu oleh Penganalisis Darah Portabel

10 Oktober 2017 | Dibaca : 297x | Penulis : Slesta

Peneliti dari University of Washington berharap bisa memperbaiki deteksi anemia dengan perangkat portable baru yang bisa mendeteksi kadar hemoglobin.

Alat analisa darah lebih kecil dari pemanggang roti dan dapat mendeteksi kadar hemoglobin dalam sampel darah utuh yang menggunakan absorbansi optik, yang berpotensi membantu perkiraan seperempat populasi dunia yang menderita anemia.

Hemoglobin adalah protein yang ditemukan pada sel darah merah yang mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Orang yang mengalami anemia mengalami penurunan konsentrasi hemoglobin sehingga terjadi kelelahan, pusing, denyut jantung abnormal dan sesak napas.

Sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam AIP Advances edisi Oktober, menunjukkan bagaimana perangkat tersebut dapat memberikan cara yang lebih layak dan terjangkau untuk menganalisis darah dan mengurangi beban anemia secara global.

Pengukur darah saat ini mengukur hemoglobin dengan cara menghancurkan sel darah merah secara kimiawi dalam sampel, memerlukan keahlian langsung untuk mempersiapkan dan menjalankan sampel. Proses ini membatasi kemampuan untuk memantau anemia di beberapa belahan dunia.

"Aspek yang paling menarik untuk penganalisis ini adalah bahwa ia menggunakan darah utuh dan tidak memerlukan langkah tambahan dan reagen untuk menyiapkan sampel," Nathan Sniadecki, seorang profesor teknik mesin di University of Washington, mengatakan dalam sebuah siaran pers.

Perangkat ini portabel dan hanya membutuhkan beberapa tetes darah untuk dianalisis.

"Anda hanya menjalankan darah ke saluran dan hanya itu," kata Nikita Taparia, kandidat doktoral di laboratorium Snaidecki. "Bisa dipakai di mana saja."

Alat analisa baru menggunakan sifat optik darah, seperti penyerapan dan hamburan untuk mengukur kadar hemoglobin. Darah dari pasien anemik mentransmisikan lebih banyak cahaya daripada darah dari orang sehat, sehingga tingkat keparahan anemia dapat diukur sebagai rasio yang ditransmisikan ke kerapatan cahaya asli.

"Sudah sangat menyenangkan menjadi bagian dari sebuah proyek dari awal sampai akhir yang menghasilkan perangkat yang benar-benar akan membantu orang," kata Taparia. "Alat analisa ini dimaksudkan untuk orang yang menderita penyakit."

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Penyebab Kasus Remaja Hamil DiLuar Nikah
10 Oktober 2017, by Rahmat Zaenudin
Tampang.com- Pada jaman sekarang perkembangan sangatlah pesat, terutama teknologi. Banyak peralatan yang serba canggih yang membantu kita dalam banyak hal ...
Ini 10 Manfaat dari "Si Pedas" Cabai Hijau
4 Oktober 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Rasa pedas dari sebuah masakan ternyata tak hanya mampu menggugah selera, namun juga memiliki manfaat. Cabai hijau, salah satu sumber rasa pedas ...
Diet Mediterania Paling Populer di Pantai AS
24 Mei 2018, by Slesta
Bukti yang mengaitkan diet Mediterania dengan banyak manfaat kesehatan sangat luas dan terus berkembang, tetapi penelitian baru menemukan orang Amerika di ...
Nintendo Switch Kini Mampu Diakses Lewat Smartphone Kamu
20 Juli 2017, by Ghilman Azka Fauzan
Tampang.com - Para penggemar Nintendo kini bisa berbahagia. Pasalnya, Nintendo merilis Nintendo Switch pada aplikasi yang dapat diunduh baik pada iOS ataupun ...
Indonesia Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2018 Berhadapan Dengan China
25 Mei 2018, by oteli w
Indonesia Lolos ke Semifinal Piala Thomas 2018 Berhadapan Dengan China Tim Thomas Indonesia lolos ke semifinal setelah berhasil mengalahkan ...
Berita Terpopuler
Polling
Vote untuk Presiden 2019-20124
#Tagar
 
Copyright © Tampang.com
All rights reserved
 
Tutup Iklan
ObatDiabetes