Tampang

Superkomputer Kuantum Oxford Berhasil Lakukan Teleportasi Data, Era Internet Kuantum Dimulai?

1 Mar 2025 17:56 wib. 103
0 0
Superkomputer Kuantum Oxford Berhasil Lakukan Teleportasi Data, Era Internet Kuantum Dimulai?
Sumber foto: iStock

Dr. Dougal Main, pemimpin penelitian dari Departemen Fisika di University of Oxford, menjelaskan bahwa demonstrasi sebelumnya dalam teleportasi kuantum berfokus pada transfer keadaan kuantum antara dua sistem yang terpisah. Namun, dalam penelitian terbaru ini, mereka berhasil menciptakan interaksi pada sistem yang terpisah dengan teknik teleportasi kuantum yang lebih canggih. Hasilnya adalah terciptanya gerbang kuantum logis, yang merupakan operasi dasar dalam komputasi kuantum, yang memungkinkan proses pengolahan informasi menjadi semakin kompleks dan efektif.

Salah satu keunggulan dari hasil penelitian ini adalah kemampuannya untuk menghubungkan prosesor kuantum yang beragam dalam satu sistem komputer yang saling terhubung. Hal ini membuka peluang untuk menyusun jaringan kuantum yang lebih besar yang mampu memanfaatkan kekuatan analisis dan pemrosesan data secara bersamaan. Selain itu, para peneliti menunjukkan bahwa dengan teknologi yang ada saat ini, sistem kuantum semacam itu bisa dibangun dan ditingkatkan secara bertahap.

Profesor David Lucas, yang juga merupakan anggota tim peneliti, menambahkan bahwa eksperimen yang dilakukan menunjukkan bahwa pemrosesan informasi kuantum yang terdistribusi melalui jaringan dapat dilakukan dengan teknologi yang saat ini tersedia. Ini menciptakan kemungkinan baru bagi pengembangan sistem komputasi yang lebih maju, yang dapat membuka jalan bagi inovasi di berbagai bidang, termasuk keamanan siber, telekomunikasi, dan penelitian ilmiah.

Dalam konteks ini, penting untuk mempertimbangkan dampak jangka panjang dan implikasi dari teleportasi kuantum dan komputasi kuantum pada ekosistem digital kita. Dengan kemampuan untuk mentransfer informasi dengan kecepatan dan keamanan tinggi, kita dapat membayangkan era baru dalam komunikasi dan jaringan yang lebih aman, di mana risiko kebocoran data dapat diminimalkan. Teknologi ini juga memiliki potensi untuk memfasilitasi kolaborasi ilmiah di seluruh dunia dengan meningkatkan kecepatan dan efisiensi pertukaran informasi.

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?