Tampang

Rahasia di Balik Gelar Maskapai Paling Aman Dunia Tahun 2025: Siapa yang Mendominasi?

20 Jan 2025 14:16 wib. 97
0 0
Rahasia di Balik Gelar Maskapai Paling Aman Dunia Tahun 2025: Siapa yang Mendominasi?
Sumber foto: iStock

Di bawahnya, posisi empat dan lima masing-masing diisi oleh Virgin Australia dan Etihad Airways, melengkapi deretan maskapai yang menunjukkan komitmen tinggi terhadap keselamatan dan kualitas pelayanan.

Di Mana Posisi Maskapai Indonesia?

Sayangnya, hingga saat ini, belum ada maskapai Indonesia yang berhasil masuk dalam daftar ini. Hal ini menyoroti perlunya peningkatan dalam berbagai aspek, seperti standar keselamatan, pelatihan pilot, dan evaluasi kinerja maskapai secara keseluruhan.

Faktor Penentu dalam Penilaian

Penyusunan daftar ini dilakukan melalui proses evaluasi ketat oleh AirlineRatings.com. Beberapa indikator utama meliputi:

  1. Catatan insiden serius selama dua tahun terakhir.
  2. Usia dan ukuran armada.
  3. Tingkat insiden dan angka kematian.
  4. Profitabilitas maskapai.
  5. Hasil audit keselamatan internasional.
  6. Kualitas pelatihan pilot.

Poin-poin ini memberikan gambaran komprehensif mengenai standar keselamatan maskapai, memastikan hanya yang terbaik yang masuk dalam daftar.

Daftar Lengkap Maskapai Teraman 2025

Berikut adalah daftar 23 maskapai penerbangan layanan penuh teraman versi AirlineRatings.com:

  1. Air New Zealand
  2. Qantas
  3. Cathay Pacific; Qatar Airways; Emirates
  4. Virgin Australia
  5. Etihad Airways
  6. ANA
  7. EVA Air
  8. Korean Air
  9. Alaska Airlines
  10. Turkish Airlines (THY)
  11. TAP Portugal
  12. Hawaiian Airlines
  13. American Airlines
  14. SAS
  15. British Airways
  16. Iberia
  17. Finnair
  18. Lufthansa/Swiss
  19. JAL
  20. Air Canada
  21. Delta Airlines
  22. Vietnam Airlines
  23. United Airlines

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

Pupuk Oplosan Beredar di Tasikmalaya
0 Suka, 0 Komentar, 16 Nov 2017

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?