Tampang

PERANG CAMERAPHONE! Xiaomi 17 Ultra Leica Edition vs Vivo X300 Pro — Siapa Juara Foto Terbaik?

31 Des 2025 14:43 wib. 35
0 0
Perbandingan Kamera Xiaomi 17 Ultra Leica Edition vs Vivo X300 Pro
Sumber foto: Google

Jakarta — Duel flagship kamera paling panas di penghujung tahun akhirnya terjadi! Dua smartphone flagship dari brand besar Asia, yaitu Xiaomi 17 Ultra Leica Edition dan Vivo X300 Pro, tampil sebagai kandidat terkuat bagi mereka yang mencari kamera smartphone terbaik di 2025. Lantas, mana yang lebih unggul? Keduanya punya kelebihan masing-masing, tapi pertempuran kamera mereka ternyata jauh lebih menarik dari yang dibayangkan.Liputan6+1

Xiaomi 17 Ultra Leica Edition: Fokus pada Warna Natural & Zoom Halus

Xiaomi 17 Ultra Leica Edition langsung mencuri perhatian sejak pertama kali diperkenalkan di China. Perangkat ini berasal dari lini flagship Xiaomi yang sudah terkenal dengan kamera berkemampuan tinggi. Kolaborasi Xiaomi dengan Leica terlihat bukan sekadar gimmick — logo Leica merah dan cincin zoom haptic pada modul kamera memberi kesan profesional dan fungsional.Liputan6

Dalam uji awal yang dipublikasikan oleh kanal teknologi, kamera Xiaomi 17 Ultra Leica Edition menunjukkan hasil warna yang natural dan lembut — terutama dalam kondisi cahaya siang hari. Ketika diuji di satu sesi foto telephoto dan zoom, perangkat ini berhasil menghasilkan gambar yang tidak terlalu diproses berlebihan, dengan warna kuning yang tampak realistis dan tekstur kulit yang lebih lembut.Liputan6

Selain itu, kemampuan video Xiaomi juga impresif: transisi dari zoom optik ke digital hingga 15x berlangsung mulus, meskipun artefak visual mulai muncul ketika zoom dilebihkan. Untuk perekaman malam hari pun, hasil awal menunjukkan performa yang menjanjikan meski masih ada sedikit kekurangan pada detail objek bergerak saat minim cahaya.Liputan6

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Setujukah Anda Pemerintah Tidak Menetapkan Bencana Sumatera menjadi Bencana Nasional?