Pengguna Starlink yang lain, Mel Sayer, juga menyatakan penolakannya terhadap produk-produk yang terkait dengan Trump. Ia bahkan menolak untuk menginap di hotel milik Trump, menegaskan keinginannya untuk tidak memberikan dukungan finansial kepada tokoh yang ia anggap tidak layak. “Saat ini, saya tidak ingin memberikan uang saya untuk Musk, terutama setelah sikapnya yang tidak beretika,” tutur Sayer.
Sementara itu, pertumbuhan pengguna Starlink di Inggris menunjukkan angka yang signifikan, melonjak dari 13.000 menjadi 87.000 orang dalam setahun. Namun, di tengah pertumbuhan tersebut, banyak pengguna yang mulai mempertimbangkan opsi lain karena ketidakpuasan terhadap langkah politik Musk serta kontroversi yang mengelilinginya. Hal ini menandakan bahwa meskipun Starlink masih memiliki pangsa pasar yang cukup besar, sentimen negatif terhadap pemilik dan tindakan politiknya dapat berdampak signifikan pada loyalitas pelanggan dalam jangka panjang.