Sejak 2018, Amerika Serikat berupaya menghambat kebangkitan teknologi China dengan berbagai sanksi, terutama terhadap perusahaan seperti Huawei. Larangan penggunaan teknologi AS, termasuk sistem operasi, chipset, dan modem 5G, justru menjadi pemicu bagi China untuk membangun ekosistemnya sendiri. Kini, China mulai mengurangi ketergantungan pada produk asing dengan mengembangkan:
-
Sistem operasi sendiri sebagai pengganti Windows dan Android.
-
Chipset buatan dalam negeri untuk kebutuhan AI dan komunikasi.
-
Industri memori (RAM) yang mulai menyaingi Micron, Samsung, dan SK Hynix.
Pendidikan dan Inovasi: Fondasi Teknologi China
Dominasi teknologi China bukan hanya hasil kebijakan jangka pendek, tetapi berakar dari investasi besar-besaran dalam pendidikan dan inovasi selama puluhan tahun. Sejak era Mao Zedong, China telah memahami bahwa kemandirian teknologi harus dibangun melalui ilmu pengetahuan dan riset yang kuat.
-
Konsep inovasi telah menjadi bagian dari filosofi China sejak zaman Dinasti Yinzhou, sebagaimana tertuang dalam kitab I Ching yang mengajarkan bahwa "semua cara yang bermanfaat harus mengikuti perkembangan zaman."
-
Pemikir-pemikir China seperti Cheng Hao dan Cheng Yi menekankan pentingnya pembelajaran dan inovasi setiap hari sebagai kunci kemajuan individu dan bangsa.
-
Presiden Jiang Zemin (1993-2003) menegaskan bahwa inovasi adalah jiwa kemajuan suatu bangsa, yang mendorong China untuk terus berinvestasi dalam penelitian dan teknologi.