Seringkali dijuluki dengan sebutan Blue Mosque, sesuai dengan warna biru yang mendominasi bangunan masjid. Dmulai dari kubah sampai dengan dinding keramiknya. Terletak tepat di sebelah Hagia Sophia, yaitu museum yang dulunya berfungsi sebagai gereja dan masjid pada era yang berbeda.
Merupakan masjid tertua yang berada di Tiongkok dan memiliki bangunan menyerupai kuil. Masjid Xi'an telah diresmikan oleh pemerintah setempat sebagai salah satu bangunan bersejarah di Tiongkok. Dibangun pada awal masa Dinasti Ming tahun 1368 dan masjid ini merupakan tonggak bersejarah terjadinya perkembangan Islam di negeri tirai bambu tersebut.
Memiliki ciri khas tersendiri yakni bangunan masjid yang didominasi warna merah bergaris putih. Mendapat julukan dari penduduk setempat dengan sebutan Samman Kottu Palli atau Mesjid Merah. Masjid ini dirancang oleh HL Saibo Lebbe, menggabungkan unsur kebudayaan Islam Asia Tenggara, India, Gotik serta Neo-Klasik.
Dibangun pada tahun 2009 dan baru selesai tahun 2017 lalu, menjadi masjid terbesar di Jerman. Memiliki daya tampung 4.000 jemaah dan selain itu juga memiliki area pertokoan untuk menunjang interaksi antar umat beragama.
Sangat menarik ya beragam arsitektur masjid-masjid di atas? Masjid yang berada di Indonesia memiliki ciri khas tersendiri, yang berbeda dengan masjid di negara lain. Ciri-ciri tersebut di antaranya adalah :
Kini seiring dengan perkembangan jaman, kubah masjid beraneka ragam bentuknya dan beragam pula warnanya. Kubah masjid yang paling sering digunakan di antaranya adalah kubah enamel, kubah grc, kubah galvalum dan kubah stainless. Kubah tidak hanya sebagai penentu arah kiblat tetapi juga sebagai lambang keindahan. Selain itu juga memudahkan pencarian ketika orang-orang mencari masjid.