Tampang.com | Fidyah merupakan istilah dalam Islam yang merujuk pada uang atau makanan yang diberikan sebagai kompensasi bagi orang-orang yang tidak dapat melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan, baik karena alasan kesehatan, usia lanjut, maupun kondisi lain yang menghalangi. Bagi yang tidak mampu berpuasa, membayar fidyah adalah salah satu cara untuk menunaikan kewajiban agama dan mendapatkan pahala. Lantas, bagaimana cara membayar fidyah bagi yang tidak bisa berpuasa?
Pertama-tama, penting untuk memahami bahwa fidyah ditujukan bagi mereka yang berhalangan puasa secara permanen, seperti penderita penyakit kronis atau lanjut usia yang tidak mampu berpuasa sama sekali. Bagi mereka yang bisa berpuasa tetapi tidak mampu melakukannya karena alasan kesehatan sementara, sebaiknya disarankan untuk mengganti puasa di lain waktu. Namun, jika seseorang benar-benar tidak dapat berpuasa sepanjang bulan Ramadan, orang tersebut dapat membayar fidyah.
Cara membayar fidyah bisa dilakukan dengan memberikan makanan kepada orang yang membutuhkan. Makanan yang diberikan biasanya setara dengan makanan pokok yang biasa dikonsumsi sehari-hari, seperti beras, gandum, atau makanan lainnya. Untuk satu hari puasa yang tidak dilaksanakan, fidyah yang dibayarkan setara dengan memberikan makanan kepada satu orang. Sebagai contoh, jika seseorang tidak bisa berpuasa selama 30 hari, maka dia perlu memberikan fidyah kepada 30 orang.