Puasa merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat Muslim yang dilaksanakan selama bulan Ramadan. Selama berpuasa, umat Islam menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Dalam menjalani ibadah puasa tersebut, banyak orang yang merasa lelah dan mengantuk, sehingga mereka lebih memilih untuk tidur sepanjang hari. Namun, pertanyaannya adalah, apa hukum tidur sepanjang hari saat sedang berpuasa?
Dalam pandangan agama, tidur itu sendiri tidak membatalkan puasa. Hukum tidur bagi orang yang sedang berpuasa adalah diperbolehkan, bahkan menjadi sebuah kebiasaan bagi sebagian orang. Tidur dapat membantu mengatasi rasa lelah dan kekurangan energi yang mungkin timbul akibat tidak makan dan minum sepanjang hari. Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan energi yang cukup, sehingga tidur bisa menjadi solusi untuk tetap berenergi saat menjalankan ibadah puasa.
Namun, meskipun tidur diperbolehkan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Tidur sepanjang hari dapat membuat seseorang kehilangan waktu untuk beribadah, seperti membaca Al-Qur'an, melaksanakan shalat sunnah, atau menjalani berbagai amalan kebaikan lainnya yang sangat dianjurkan saat bulan Ramadan. Hukum seorang Muslim adalah untuk memperbanyak ibadah, terutama di bulan yang penuh berkah ini. Oleh karena itu, bagi mereka yang memutuskan untuk tidur sepanjang hari, sebaiknya diperhatikan durasi dan waktu tidurnya agar tidak mengabaikan hal-hal yang lebih penting.