Tampang.com | Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara resmi mengumumkan kepengurusannya, dengan tujuan menjadi lembaga keuangan terbesar di Indonesia. Anggota Komisi VI DPR Fraksi Demokrat, Herman Khaeron, menilai bahwa Danantara memiliki potensi besar dalam mengelola aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna meningkatkan pendapatan dan investasi.
"Jika melihat ekosistem pengelolaan Danantara ini, saya yakin akan menjadi lembaga keuangan terbesar. Dengan total aset yang dimiliki BUMN, kita bisa mendapatkan pendapatan dan permodalan yang sangat besar," ujar Herman, Senin (24/3/2025).
Dukungan dari Presiden dan Profesionalisme Pengelola
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Danantara harus dikelola oleh para profesional yang memiliki pengalaman di bidang investasi. Hal ini diperkuat dengan susunan kepengurusan yang melibatkan tokoh-tokoh ekonomi dan keuangan nasional maupun internasional.
"Danantara dibentuk untuk mengelola investasi besar yang dapat mengoptimalkan potensi sumber daya alam kita. Dengan pengawasan ketat dari berbagai pihak, ini menjadi langkah maju bagi ekonomi Indonesia," tambah Herman.