Ketiga, Anies meminta tidak ada pegawai yang terlambat saat masuk kantor. Kehadiran minimal 15 menit sebelum jam pelayanan.
"Empat, tak boleh mengabaikan kedaruratan, terutama warga, sense of urgency. Bapak-Ibu harus tahu antisipasi hujan, Lebaran, dan lain-lain, Bapak-Ibu punya pengalaman," ujarnya.
Kelima, Anies ingin agar tak ada masalah yang menggantung atau tidak terselesaikan.
Keenam, hapuskan diskriminasi dan bertindak semena-mena atau merendahkan.
"Tak enak menjadi being dislike," ujarnya.
Ketujuh, ia meminta semua wali kota/bupati, camat, dan lurah memastikan tidak ada anak buahnya yang membolos atau berada di tempat yang tidak seharusnya pada saat jam kerja.