Tampang

Perbedaan Introvert, Ekstrovert, dan Ambivert: Mengapa Kita Butuh Kesunyian dan Keramaian?

28 Agu 2025 14:29 wib. 26
0 0
Tipe Kepribadian
Sumber foto: Canva

Mungkin kita pernah merasa sangat bersemangat di tengah keramaian, tapi di lain waktu merasa lelah dan butuh waktu sendiri. Atau, kita mengenal seseorang yang terlihat pendiam tapi bisa sangat bersosialisasi saat berada di lingkungan yang tepat. Perbedaan-perbedaan ini bukan sekadar karakter, tapi bagian dari spektrum kepribadian yang menentukan bagaimana kita mendapatkan dan mengeluarkan energi. Tiga tipe kepribadian yang paling umum dikenal, yaitu introvert, ekstrovert, dan ambivert, menjelaskan bagaimana kita berinteraksi dengan dunia luar dan bagaimana kita mengelola energi sosial kita.

Introvert: Mengisi Ulang Energi dari Kesunyian

Banyak orang salah mengira introvert sebagai pemalu, anti-sosial, atau penyendiri. Padahal, introvert adalah seseorang yang mendapatkan energi dari waktu sendiri atau interaksi dalam kelompok kecil yang intim. Keramaian, percakapan ringan yang dangkal, dan lingkungan yang terlalu ramai justru menguras energi mereka. Mereka tidak benci orang lain, tapi mereka cenderung lebih nyaman dengan interaksi yang bermakna dan mendalam.

Seorang introvert cenderung berpikir sebelum berbicara dan lebih suka mengamati daripada menjadi pusat perhatian. Mereka adalah pendengar yang baik dan sering kali memiliki lingkaran pertemanan yang lebih kecil namun sangat erat. Waktu yang mereka habiskan sendirian bukan karena mereka kesepian, melainkan karena itu adalah cara mereka mengisi ulang "baterai" sosial mereka. Setelah seharian berinteraksi, mereka butuh waktu tenang untuk merenung, memproses pikiran, dan merasa pulih. Kecenderungan ini membuat introvert sering kali menjadi individu yang reflektif, kreatif, dan sangat fokus pada tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

<123>

#HOT

0 Komentar

Belum ada komentar di artikel ini, jadilah yang pertama untuk memberikan komentar.

BERITA TERKAIT

BACA BERITA LAINNYA

POLLING

Dampak PPN 12% ke Rakyat, Positif atau Negatif?