Dari ayat di atas dapat dipahami bahwa haji mabrur adalah suatu ibadah yang harus dipenuhi dengan tulus ikhlas semata-mata karena Allah SWT. Dalam ibadah haji terdapat beberapa syarat dan rukun yang harus dipenuhi, sehingga dapat menjadi haji yang mabrur atau diterima oleh Allah SWT.
Penjelasan Haji Mabrur
Supaya haji dapat dianggap mabrur, seorang Muslim perlu menjalani haji sesuai dengan tata cara yang telah ditetapkan, serta dengan niat dan amal ibadah yang ikhlas. Selain itu, haji juga harus dilaksanakan dengan penuh rasa sabar, keikhlasan, dan kesabaran dalam menghadapi berbagai ujian dan cobaan yang timbul selama pelaksanaan ibadah haji.
Selain itu, penting juga bagi seorang jamaah haji untuk menjaga diri agar terhindar dari sifat-sifat yang dapat membatalkan pahala, seperti sikap sombong, sifat riya', perbuatan maksiat, serta bersikap tidak sabar dan tidak ikhlas selama menjalani ibadah haji. Haji mabrur juga memerlukan penyesuaian sikap dan perilaku selama di tanah suci, dengan menjunjung tinggi etika, kebersihan, serta rasa hormat terhadap sesama jamaah haji.