Parkir di Tempat Tertutup
Menempatkan mobil di ruang garasi tertutup atau di bawah atap jauh lebih aman dibanding di luar ruangan. Sinar matahari, hujan, debu, dan perubahan cuaca bisa membuat cat cepat pudar dan mempercepat munculnya karat di bagian logam. Parkir di dalam bangunan atau minimal bawah naungan akan membantu menjaga eksterior mobil tetap terjaga selama kamu tidak di rumah. Liputan6
Bersihkan Mobil Secara Menyeluruh
Sebelum meninggalkan mobil lebih dari satu atau dua hari, sebaiknya lakukan pembersihan menyeluruh baik di bagian luar maupun dalam kabin. Membersihkan eksterior mobil membantu menghilangkan kotoran, air hujan yang dapat menyebabkan noda, serta sisa serangga yang bisa merusak cat. Sementara membersihkan bagian interior membantu mencegah tumbuhnya jamur atau bau tidak sedap saat mobil ditutup lama tanpa ventilasi udara yang cukup. Liputan6
Setelah dicuci dan dikeringkan, pertimbangkan juga menggunakan penutup mobil (car cover) untuk perlindungan tambahan dari debu, kotoran, dan goresan ringan. Ini terutama penting jika mobil diparkir di area terbuka tanpa garasi tertutup. Liputan6
Cek dan Perhatikan Kondisi Aki
Aki menjadi salah satu komponen yang paling rawan bermasalah ketika mobil ditinggal dalam jangka waktu lama. Sebelum pergi, pastikan aki dalam kondisi baik. Jika mobil jarang dipakai atau aki sudah tua, pertimbangkan untuk melakukan pengisian ulang atau bahkan menggantinya sebelum kamu meninggalkan rumah. Hal ini bisa mencegah mobil tidak bisa distarter saat kamu kembali karena aki yang tekor. Liputan6
Tutup Semua Jendela dan Pintu dengan Rapat
Sebelum meninggalkan rumah, cek kembali semua jendela dan pintu mobil. Pastikan semuanya tertutup rapat untuk mencegah masuknya air hujan, debu, atau bahkan hewan kecil seperti tikus yang bisa merusak kabel dan komponen lain di dalam mobil. Perhatian kecil seperti ini dapat membuat perbedaan besar ketika kamu kembali dari liburan. Liputan6