Tampang.com | Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengimbau seluruh kepala daerah, termasuk Gubernur, Wali Kota, dan Bupati, untuk turun langsung ke lapangan guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.
Dalam kunjungannya ke Terminal Leuwipanjang, Sabtu (22/3/2025), Bima menegaskan bahwa kepala daerah tidak boleh meninggalkan daerahnya selama periode mudik.
"Kepala daerah diminta sebaiknya untuk standby monitor, karena kepala daerah itu tidak ada libur," ujar Bima.
Sterilisasi Jalur Mudik dari Pasar Tumpah
Bima menyoroti pasar tumpah sebagai penyebab utama kemacetan di beberapa jalur mudik. Ia meminta pemerintah daerah untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan di sekitar area pasar.
"Beberapa jalur terjadi penumpukan karena pasar tumpah, harusnya bisa diantisipasi. Jadi H-5 sampai H+5 dipastikan pasar-pasar itu harus steril," jelasnya.